Dibalik Keindahan Alamnya, Krisis Kesehatan Mental di Bali Meningkat! PKHI Dorong Hipnoterapi Sebagai Solusi Alternatif

Ket. Krisis Mental di Pulau Dewata, PKHI Serukan Hipnoterapi sebagai Solusi

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Di balik citra Bali sebagai surga ketenangan dan spiritualitas, tersingkap fakta mengejutkan: angka bunuh diri di provinsi ini termasuk yang tertinggi di Indonesia.

Fakta ini memunculkan kekhawatiran serius di tengah pesona Bali yang selama ini dikenal sebagai destinasi penyembuhan jiwa. Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) pun angkat suara, menyebut situasi ini sebagai sinyal bahaya bagi kondisi kesehatan mental masyarakat Bali.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PKHI, Avifi Arka, menyebut fenomena ini sebagai ironi besar.

"Pulau yang mendunia karena ketenangan batinnya, justru sedang dilanda krisis batin kolektif," ungkapnya saat melantik kepengurusan baru PKHI Bali di Kabupaten Badung.

Hipnoterapi Sebagai Langkah Preventif

Tidak tinggal diam, PKHI menawarkan hipnoterapi sebagai solusi alternatif non-obat untuk menangani gangguan psikologis seperti kecemasan berat, stres kronis, hingga dorongan bunuh diri. Terapi ini dinilai dapat menjangkau lebih dalam akar masalah psikologis individu tanpa efek samping medis.

Ketua DPD PKHI Bali, Lan Ananda, mengungkapkan bahwa mereka telah menangani sejumlah kasus gangguan mental akut, termasuk pasien yang pernah mencoba bunuh diri.

"Kesehatan mental tidak bisa selesai hanya lewat slogan. Perlu aksi nyata, terapi konkret, dan pendekatan yang menyentuh langsung masyarakat," ujarnya tegas.

Literasi dan Aksi Lawan Stigma

Sebagai upaya edukatif, PKHI juga meluncurkan buku berjudul “Kursi Terapi Sense Hypno”, yang memuat kisah nyata pemulihan klien-klien dari berbagai gangguan mental melalui pendekatan hipnoterapi.

Buku ini menjadi sarana penting untuk membongkar stigma negatif terhadap praktik hipnosis yang selama ini kerap disalahpahami sebagai mistis atau tidak ilmiah.

PKHI juga mendorong adanya regulasi resmi dari pemerintah, agar hipnoterapi diakui sebagai salah satu metode pemulihan mental yang legal dan terstandardisasi. Langkah ini diyakini penting untuk memperluas akses dan mengurangi beban layanan kesehatan mental konvensional.

Bali Butuh Lebih dari Sekadar Pariwisata

Di tengah geliat promosi wisata dan pembangunan ekonomi, kondisi batin masyarakat Bali tak boleh luput dari perhatian. Jika tidak ditangani serius, meningkatnya angka bunuh diri hanya akan menjadi statistik sunyi yang terus bertambah, namun terabaikan.

Sudah saatnya Bali tak hanya dipandang sebagai tujuan wisata dunia, tetapi juga sebagai tempat yang peduli pada kesehatan mental warganya sendiri.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN