Kisah Kuli Bangunan yang Diceraikan Usai Biayai Kuliah Istri Jadi PNS, Bikin Netizen Geram

Doc: Antara Foto (ilustrasi)

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah memilukan dari seorang buruh bangunan yang menanggung beban finansial dan mendampingi istrinya sejak kuliah hingga diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), kini viral dan mengundang simpati publik.

Seperti dikutip dari akun media sosial X, sang suami yang bekerja keras sebagai kuli bangunan telah menyiapkan dana untuk kuliah istrinya, mengantarnya mengajar sebagai guru honorer, dan mendukung perjalanan itu penuh cinta meskipun kondisi ekonomi mereka sangat terbatas. Namun, setelah istrinya berhasil lulus seleksi CPNS dan diangkat menjadi PNS, sang istri tiba-tiba menggugat cerai. Motifnya mengejutkan: rasa malu memiliki suami yang berprofesi sebagai buruh bangunan, padahal pencapaian karier istrinya tak lepas dari perjuangan sang suami. Cerita ini kemudian ramai diberitakan di media.

Netizen bereaksi keras terhadap nasib si suami. Di antara komentar pedas dan penuh empati, seorang pengguna X menulis, “Dunia kejam untuk lelaki miskin? Oh tidak. Dunia ini kejam terhadap lelaki baik dengan segala ketulusan hatinya.” @_k*tl*nnnn

Sementara pengguna lain menambahkan, “Jangan biarkan keberhasilanmu membuatmu melupakan siapa yang membantumu saat kamu jatuh. Sehat selalu untuk si Bapak.” @kt*r***.

Tak hanya komentar simpati yang muncul, ada juga netizen yang menyelipkan jenaka spekulasi. Beberapa bercanda bahwa sang suami sebenarnya adalah seorang CEO kaya raya yang memilih hidup sederhana, “Ternyata sang suami adalah CEO perusahaan ternama.” @j**nb*lzh*r*69. “Plot twist: sebenarnya bapaknya kaya raya, CEO perusahaan paling besar di Cina.” @r*fqpr*t*m**.

Namun, di balik tawa itu, tersimpan tragedi sosial relasi dalam rumah tangga bisa berubah lebur ketika kesenjangan status sosial muncul. Pakar dari UM Surabaya, Arin Setyowati, menjelaskan fenomena perceraian PNS perempuan yang meningkat pascarelasi ekonomi menjadi salah satu penyebab utama perceraian rumah tangga di lingkungan ASN. Arin menyoroti pentingnya penyesuaian relasi dalam rumah tangga, terutama ketika sang istri tiba-tiba mengalami peningkatan status dan pendapatan.

Meski cerita ini viral sebagai contoh ekstrem, ia mencerminkan sisi gelap dari perubahan sosial cepat. Sang suami, yang telah bertindak sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, kini disisihkan ketika pasangan mencapai posisi prestisius. Dia tidak menuntut harta atau gono-gini, melainkan hanya berharap bahwa kisahnya menjadi pelajaran agar tidak ada lagi pihak yang terlupakan dalam tiap keberhasilan pasangan.

Kisah ini bukan hanya vira, ia menjadi pengingat keras bahwa cinta sejati bukan tentang status. Ketulusan dan komitmen seharusnya layak dihargai, tanpa tergoyahkan oleh nilai sosial semata.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN