Sebelum KTT APEC di Korsel, Trump akan Temui Xi di Tiongkok
Selasa, 22 Jul 2025, 08:33 WIBBEIJING- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping di acara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)yang berlangsung di Korea Selatan 30 Oktober hingga 1 November 2025.
Namun sebelum menghadiri pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik itu, Trump diperkirakan akan mengunjungi Tiongkok terlebih dahulu untuk bertemu Xi.
South China Morning Post yang mengutip beberapa sumber, Minggu (20/7), melaporkan dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu telah berupaya bernegosiasi guna mengakhiri perang tarif yang semakin meningkat dan telah menjungkirbalikkan perdagangan dan rantai pasokan global.
Menurut sumber yang mengetahui masalah itu, kedua belah pihak telah membahas potensi pertemuan antara para pemimpin di kawasan tersebut tahun ini, tetapi mereka belum mengonfirmasi tanggal atau lokasi.
Trump telah berupaya mengenakan tarif kepada para importir AS untuk hampir semua barang asing, yang menurutnya akan merangsang manufaktur dalam negeri, tetapi para kritikus mengatakan pungutan yang lebih tinggi justru akan membuat banyak barang konsumen menjadi lebih mahal bagi warga Amerika.
Presiden AS menyerukan tarif dasar universal sebesar 10 persen untuk barang-barang yang diimpor dari semua negara, dengan tarif yang lebih tinggi untuk impor dari negara-negara yang paling "bermasalah", termasuk Tiongkok. Impor dari negara tersebut kini memiliki tarif tertinggi, yaitu 55 persen.
Trump menetapkan batas waktu 12 Agustus bagi AS dan Tiongkok untuk mencapai kesepakatan tarif tahan lama.
Juru bicara Trump tidak menanggapi permintaan komentar tentang rencana pertemuan dengan Xi yang dilaporkan pada musim gugur.
Memulihkan Hubungan
Pertemuan tingkat tinggi terakhir kedua negara terjadi pada tanggal 11 Juli, ketika Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi mengadakan pertemuan yang keduanya menggambarkan sebagai pertemuan yang produktif dan positif di Malaysia tentang bagaimana negosiasi perdagangan harus dilanjutkan.
Rubio kemudian mencatat bahwa Trump telah diundang ke Tiongkok untuk bertemu Xi, dan mengatakan bahwa kedua pemimpin âmenginginkan hal itu terjadiâ.
Pada 18 Juli, Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao mengatakan Tiongkok ingin memulihkan hubungan dagangnya dengan AS ke posisi yang stabil dan perundingan baru-baru ini di Eropa menunjukkan bahwa perang tarif tidak diperlukan.
- negosiasi panjang
- kesepakatan tarif
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.