Mantan Idol KPop Pria Mendadak Akui Jadi Transgender Wanita, Netizen Indonesia Panas Dingin!

Doc: Starweave Entertainment

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia KPop kembali diguncang isu sensitif yang memicu perdebatan panas. Kali ini, giliran mantan idol pria Ryujei yang dikenal sebagai salah satu member grup JWiiver yang mengumumkan transformasinya sebagai wanita transgender. 

Keputusan berani ini langsung jadi pusat perhatian dan kontroversi, terutama di kalangan penggemar KPop asal Indonesia yang sebagian besar masih memegang teguh nilai-nilai konservatif.

Ryujei, yang punya nama asli Chae Ho Cheol, bukanlah wajah baru di industri hiburan Korea. Dia pertama kali mencuri perhatian saat tampil di acara survival BOYS24, dan akhirnya berhasil debut bersama boy group JWiiver pada 2022 di bawah naungan Starweave Entertainment. 

Namun, setelah grup tersebut bubar pada 2024, Ryujei seolah menghilang dari radar publik hingga kemunculannya yang benar-benar berbeda baru-baru ini.

Dalam siaran langsung yang diadakan pada 18 Juli 2025, Ryujei yang kini memperkenalkan diri sebagai Cherry alias Chae Ryu Jin mengumumkan secara terang-terangan dia adalah transgender wanita. 

“Ini bukan sekadar hobi atau eksperimen. Ini adalah hidupku. Aku seorang transgender,” ujar Cherry tegas, menyampaikan pengakuan yang langsung menyita perhatian publik.

Sebelumnya, Cherry sempat menunjukkan ketertarikannya terhadap cross-dressing dan meminta penggemar memanggilnya dengan nama baru serta menggunakan kata ganti he, she, atau they. Namun, pengumuman terbaru ini mengukuhkan identitas gendernya secara resmi.

Cherry mengungkap dia sudah merasa berbeda sejak kecil. 

“Aku merasa seperti ini dari lahir. Bukan karena ada pengaruh luar atau kejadian tertentu, hanya saja sejak kecil aku tahu aku tidak sepenuhnya cocok dengan tubuhku,” tuturnya dengan jujur.

Sayangnya, keberanian Cherry mendapat reaksi beragam. Meski sebagian netizen menyatakan dukungan dan memuji kejujurannya, banyak pula yang menolak dan mengecam transformasinya. 

Di media sosial, sejumlah penggemar Indonesia mengaku tidak bisa mendukung idol yang mengidentifikasi sebagai LGBT karena alasan agama.

“Aku nggak bisa nge-judge, tapi juga nggak bisa dukung. Agama tetap jadi pegangan utama,” tulis seorang netizen. 

Yang lain menimpali, “Udah cakep banget sebagai pretty boy, tapi ya ini hidup dia. Kita cuma bisa lihat aja.”

Isu LGBT dalam industri KPop memang bukan hal baru. Nama-nama seperti Bain JUST B dan solois Holland juga pernah menjadi headline karena keterbukaan mereka soal orientasi seksual. 

Namun, transformasi Ryujei menjadi Cherry tampaknya membuka babak baru yang lebih kompleks dan mengundang perdebatan lebih tajam, terutama di negara dengan mayoritas masyarakat religius seperti Indonesia.

Apakah ke depan dunia KPop akan semakin terbuka terhadap identitas gender dan orientasi seksual? Atau justru semakin memicu perpecahan antar basis penggemar? 

Keputusan Cherry kini menjadi sorotan besar dan akan terus memantik diskusi panjang di tengah publik.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN