Sensasi Terangsang Tanpa Henti! Kisah Wanita 21 Tahun yang Alami Penyakit Seksual Langka Ini Bikin Merinding
Senin, 21 Jul 2025, 16:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Bayangkan merasakan sensasi âterangsangâ sepanjang waktu tanpa keinginan, tanpa kenikmatan justru menyakitkan. Inilah yang dialami Scarlet Kaitlin Wallen, seorang wanita 21 tahun dari Rhode Island, Amerika Serikat, yang mengidap kondisi langka bernama "Persistent Genital Arousal Disorder (PGAD)" sejak kecil.
Scarlet menceritakan âSaya sudah mengalami rasa sakit sepanjang yang saya ingat. Vulva saya terus menerus terasa terbakar, itu seperti terangsang secara alami tapi saya tidak menginginkannya.â
Sejak usia enam tahun, ia mengalami sensasi kesemutan dan terbakar di area genitalnya serta sensasi yang tak pernah berhenti dan sering dikira sebagai gairah, padahal ini bukan kenikmatan. Ia menggambarkannya seperti "burning bugs under my skin."
Kondisi ini bahkan membuatnya kesulitan beraktivitas, baik sekolah maupun bekerja. Scarlet sempat menarik diri dari teman-temannya, hingga memilih menyendiri demi menghindari stigma dan rasa malu.
Untuk meredam sensasi tak diinginkan itu, ia pernah menerapkan metode ekstrem: mengoleskan vapor rub ke alat kelaminnya agar rasa terbakar fisiknya menutupi sensasi PGAD.
Pada usia 18, Scarlet akhirnya berani menemui dokter di San Diego Sexual Medicine Clinic, ditemani sang ayah. Hasil diagnosa menunjukkan beberapa kondisi: PGAD, congenital neuroproliferative vestibulodynia (saraf panggul yang terlalu sensitif), hingga ada struktur vagina ganda yang tidak pernah ia sadari.
Beruntung, integrasi penanganan medis dilakukan bertahap:
* Februari 2023: dilakukan pengangkatan septum (dinding pembagi vagina) yang memisah vagina menjadi dua.
* September 2023: dilakukan prosedur vestibulectomy, pengangkatan sebagian jaringan nyeri agar bisa memulihkan sensasi secara alami sekaligus mengurangi rasa sakit.
Scarlet menyadari bahwa mengambil terlalu banyak jaringan bisa menghilangkan kemampuannya merasakan gairah sama sekali apalagi ia pernah menggunakan antidepresan SSRI yang sudah menyebabkan disfungsi seksual.
Meski jalannya panjang dan kompleks, Scarlet tetap optimis. Ia berharap suatu hari bisa menjalani hidup normal, bebas dari rasa sakit dan stigma.
Scarlet Kaitlin Wallen mengajarkan kita bahwa gaya hidup sehat mencakup kondisi organ intim dan psikologis, bahwa kenyamanan tubuh bukan hanya soal makan bergizi atau rutin bergerak, tapi juga bebas dari nyeri dan stigma. Semoga kisahnya menginspirasi penelitian lebih lanjut dan membuka wacana bagi mereka yang selama ini menderita dalam sunyi.
- Terangsang
- Penyakit PGAD
Redaktur: Nuraini Andriani
Penulis: Nuraini Andriani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.