Anak dan Menantu Dedi Mulyadi Sungkem ke Keluarga Korban, KDM: 'Saya Tidak Tahu Ada Acara Makan Gratis'

Minggu, 20 Jul 2025, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat menyusul tragedi dalam acara Pesta Rakyat syukuran pernikahan putranya, Maula Akbar, dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Garut tersebut memakan tiga korban jiwa dan menyebabkan 24 orang lainnya pingsan akibat insiden desak-desakan saat sesi pembagian makanan gratis. Dedi menegaskan komitmennya untuk bersikap terbuka dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung.

Ket. Foto: Tragedi makan gratis di pernikahan anak Dedi Mulyadi, telan 3 korban! — Sumber: TikTok

“Saya orang yang ingin selalu terbuka. Setiap problem yang terjadi, yang itu menjadi peristiwa hukum, saya dengan lapang dada dan dengan tangan terbuka bahkan mendukung upaya investigatif atau penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar,” ujarnya. 

Ia juga meminta agar proses investigasi dilakukan secara transparan agar publik mendapat penjelasan yang adil dan objektif.

“Lakukan secara transparan agar publik mendapat penjelasan yang objektif,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan anaknya oleh pihak kepolisian, Dedi menyatakan bahwa tidak ada keberatan sedikit pun.

“Gak ada masalah, kan semua orang kedudukannya sama di depan hukum. Mau anak saya, mau diri saya sendiri, kalau dipanggil harus datang dan memberikan keterangan secara benar. Buat saya, gak ada masalah.” jelasnya.

Insiden memilukan tersebut terjadi di Lapangan Oto Iskandar Dinata, Garut pada Jumat (18/7/2025), ketika ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti sesi makan gratis dalam rangkaian acara syukuran. Kerumunan yang membludak menyebabkan desak-desakan parah hingga menewaskan tiga orang:

  • Vania Aprilia (8), warga Sukamentri, Garut

  • Dewi Jubaedah (61), asal Jakarta Utara

  • Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polres Garut yang bertugas di lokasi

Ketiganya diduga tewas akibat terinjak dan kehabisan napas di tengah kepadatan massa. Polda Jabar saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk meminta keterangan dari panitia penyelenggara.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci mengenai agenda pembagian makanan dalam acara tersebut. Ia mengaku tidak dilibatkan dalam perencanaan teknis kegiatan yang berlangsung di Garut.

“Yang kegiatan di Garut hari ini, acara syukuran Maula dan Putri, secara pribadi saya tuh tidak tahu acara kegiatan itu. Saya tidak tahu ada acara syukuran bersama warga, kemudian mengundang warga makan bersama,” jelasnya.

Meski tidak terlibat langsung dalam penyelenggaraan, Dedi menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat yang terdampak.

“Saya menyampaikan turut berduka cita. Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama Maula dan Putri atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut,” tuturnya dengan nada penuh empati.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan empati, Maula Akbar dan Putri Karlina secara langsung mengunjungi keluarga korban. Dalam kesempatan tersebut, keduanya bersimpuh dan sungkem kepada orang tua dan kerabat para korban, menyampaikan permohonan maaf yang tulus serta menyatakan duka cita mendalam atas insiden yang terjadi.

Tindakan Maula dan Putri ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat, meskipun banyak pihak tetap mendesak agar investigasi dilakukan secara menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Polda Jabar saat ini masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden, termasuk mengevaluasi sistem pengamanan dan pengendalian massa dalam acara berskala besar seperti ini.

  • Anak dan Menantu KDM Minta Maaf
  • 3 Korban Tewas

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.