Ribuan Lelaki Jadi Korban! Pria ini Menyamar Jadi Wanita dan Buat Video Intim untuk Disebar
Senin, 14 Jul 2025, 14:25 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah kasus kontroversial di Nanjing, China, baru-baru ini mengguncang dunia maya. Seorang pria berusia 38 tahun, yang menyamar sebagai wanita, kini menjadi perbincangan hangat setelah dirumorkan telah mengencani lebih dari 1.600 laki-laki. Tak hanya itu, ia juga diduga merekam hubungan intim yang dilakukan dengan para pria tersebut dan mengunggah video-video tersebut ke internet demi popularitas dan keuntungan pribadi.
Menurut laporan Mothership pada Jumat (11/7), kasus ini pertama kali mencuat ketika seorang pria melaporkan kepada pihak berwajib bahwa dirinya muncul dalam sebuah video intim yang tersebar luas di dunia maya. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap pria yang diketahui bernama Jiao, dengan nama samaran daring "Nanjing Ah Hong", pada Sabtu (5/7/2025). Ia kemudian ditahan sehari setelahnya dengan tuduhan menyebarkan materi pornografi secara ilegal.
âInvestigasi mengungkapkan bahwa Jiao telah merekam aktivitas seksual tanpa sepengetahuan para korban dan kemudian membagikannya di platform daring,â ujar pihak kepolisian.
Meski video dan akun media sosial milik Jiao telah dihapus, beberapa tangkapan layar yang diduga berasal dari unggahan pelaku masih beredar luas di platform Weibo. Dalam gambar-gambar itu, Jiao terlihat mengenakan wig cokelat, riasan wajah, serta pakaian wanita seperti baju lengan panjang, masker bedah, dan rok setengah badan. Ia bahkan diketahui sering melakukan siaran langsung (live streaming) di sebuah kamar yang tampaknya dilengkapi dengan ranjang dan lemari.
Beberapa tangkapan layar lainnya menunjukkan bahwa Jiao melakukan pertemuan dengan sejumlah pria di kamar yang sama, mengindikasikan bahwa aksi ini sudah berlangsung berkali-kali dan melibatkan banyak orang. Tentu saja, ini menimbulkan reaksi keras dari warganet. Banyak yang merasa marah dan khawatir, bahkan ada yang memperingatkan risiko penyakit menular seksual (PMS) akibat tindakan Jiao yang dilakukan tanpa kejelasan riwayat kesehatan.
âCoba cek apakah pacar atau suamimu pernah terlihat di video itu,â tulis seorang pengguna Weibo. Kekhawatiran yang sama pun diungkapkan oleh beberapa orang lainnya yang merasa resah dengan penyebaran video tersebut.
Namun, polisi Nanjing mengonfirmasi bahwa meskipun Jiao benar mengencani banyak pria dan merekam aktivitas tersebut tanpa izin, jumlah korban yang beredar di media sosial ternyata jauh lebih besar dari kenyataannya. Polisi menegaskan bahwa pelaku berusia 38 tahun, bukan 60 tahun seperti yang sempat beredar di rumor-rumor liar. âBenar, pelaku melakukan hubungan intim dengan banyak pria dan merekamnya tanpa izin, namun jumlah korban tidak mencapai 1.691 orang seperti yang dirumorkan,â ujar pihak kepolisian.
Pihak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Kota Nanjing juga dilibatkan dalam penyelidikan. Mereka mengonfirmasi bahwa meskipun tidak dapat mengungkapkan apakah pelaku mengidap penyakit menular seksual (PMS) akibat masalah privasi, mereka menganjurkan siapa pun yang merasa pernah terlibat dengan Jiao untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Kami membuka pintu kapan saja bagi siapa saja yang khawatir dan ingin melakukan pengecekan kesehatan," kata seorang staf CDC.
Kasus ini kini tengah ditindaklanjuti dengan serius, dan pihak berwenang terus memantau perkembangan penyelidikan untuk memastikan tidak ada lagi korban yang merasa terancam. Namun, satu hal yang pasti, fenomena ini memicu perbincangan hangat tentang privasi, keamanan daring, dan risiko yang tak terduga dari hubungan virtual yang bisa berujung pada kejadian yang merugikan banyak pihak.
- Skandal Cinta
- Menyamar
Redaktur: Nuraini Andriani
Penulis: Nuraini Andriani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.