Mengenal Zazi Betari, Calon Snowboarder Pertama Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2030

Kamis, 08 Okt 2026, 14:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Membayangkan atlet snowboarding asal Indonesia mungkin terdengar seperti sesuatu yang sulit diwujudkan. Bagaimana tidak? Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang tidak memiliki musim dingin dengan hamparan salju luas. Namun, kondisi tersebut ternyata tidak membuat Zazi Betari mengubur mimpinya.

Gadis bernama lengkap Betari Zazi Landman ini justru berani menekuni olahraga yang sangat jauh dari keseharian masyarakat Indonesia. Di usia yang masih belia, Zazi sudah memiliki target besar: menjadi snowboarder freestyle Indonesia pertama yang tampil di Olimpiade Musim Dingin.

Lahir pada 9 Mei 2012, Zazi kini menjalani latihan di Laax, Swiss, salah satu lokasi yang dikenal sebagai tempat latihan olahraga musim dingin. Ia bahkan membidik panggung Olimpiade Musim Dingin 2030 di Prancis.

Perjalanan Zazi menuju dunia snowboarding pun tidak terjadi secara instan. Ada proses panjang yang dimulai sejak dirinya masih berusia empat tahun.

1. Mulai Kenal Salju Sejak Usia 4 Tahun

20261008132824_zazi-betari-gadis-indonesia-yang-mengejar-mimpi-jadi-snowboarder-olimpiade-pertamafoto-instagramcomzazibetari-1790760004710_169.jpeg

Ket. Foto: Sosok Zazi Betari. — Sumber: Instagram/@zazi.betari

Dok. Instagram/@zazi.betari

Kecintaan Zazi terhadap olahraga musim dingin bermula ketika dirinya masih sangat kecil. Melalui situs resminya, Zazi menceritakan bahwa ia pertama kali mencoba bermain ski ketika berusia empat tahun di Grandvalira, Andorra.

Pengalaman tersebut ternyata menjadi awal dari perjalanan panjangnya sebagai atlet olahraga musim dingin. Tiga tahun kemudian, saat berusia tujuh tahun, Zazi melihat para freestyle snowboarder beraksi di snowpark.

Trik-trik yang dilakukan para snowboarder tersebut langsung menarik perhatiannya. Dari sinilah ketertarikannya terhadap snowboarding mulai tumbuh hingga akhirnya ia memilih meninggalkan ski dan fokus mengejar karier di atas papan snowboard.

Kini, halfpipe menjadi salah satu disiplin yang menjadi fokus Zazi. Ia berlatih di Laax Snowpark, Swiss, dan mendapat bimbingan dari Iouri Podladtchikov, snowboarder yang pernah meraih medali emas Olimpiade 2014 di nomor halfpipe.

2. Hidup di Antara Pegunungan Salju dan Pantai Bali

20261008132852_zazi-betari-yang-ingin-membawa-mimpinya-untuk-tampil-di-olimpiade-musim-dingin-2030foto-instagramcomzazibetari-indonesiasnowbo-1790760005196.jpeg

Dok. Instagram/@zazi.betari

Kehidupan Zazi juga terbilang unik. Ketika sebagian besar anak seusianya menjalani rutinitas sekolah dan bermain di lingkungan yang familiar, Zazi justru harus membagi waktunya di beberapa negara demi mendukung aktivitas dan kariernya.

Ia diketahui menghabiskan waktu di Swiss, Barcelona, dan Bali. Menariknya, kehidupannya tidak hanya dipenuhi latihan di atas salju.

Zazi juga memiliki ketertarikan terhadap berbagai aktivitas lain seperti surfing, skateboarding, ballet, hingga bermain gitar. Perpaduan olahraga musim dingin dan olahraga yang identik dengan cuaca tropis tersebut membuat perjalanan Zazi semakin menarik untuk diikuti.

Ambisinya di dunia snowboarding juga mulai mendapat dukungan dari industri olahraga. Zazi bergabung sebagai team rider Roxy dan Nitro Snowboards. Pada November 2025, ia mengumumkan dirinya sebagai atlet freestyle snowboard Indonesia pertama yang masuk dalam roster Roxy.

3. Membawa Nama Indonesia ke Olimpiade Musim Dingin 2030

20261008132906_zazi-betari-saat-berlatih-di-cardrona-new-zealandfoto-instagramcomzazibetari-1790760005030.jpeg

Dok. Instagram/@zazi.betari

Bagi Zazi, snowboarding bukan sekadar olahraga atau aktivitas untuk mengisi waktu luang. Di balik berbagai latihan dan kompetisi yang dijalaninya, ada ambisi lebih besar yang ingin diwujudkan.

Ia ingin membawa nama Indonesia ke panggung snowboarding internasional dan mencetak sejarah sebagai snowboarder freestyle Indonesia pertama yang tampil di Olimpiade Musim Dingin.

Target besarnya mengarah pada Olimpiade Musim Dingin 2030 di Prancis. Federasi Internasional Ski dan Snowboard (FIS) juga telah mencatat nama Zazi Betari Landman sebagai atlet snowboarding Indonesia dengan FIS Code 1962950.

Sementara itu, Indonesia Snowboard Team turut menempatkan Zazi sebagai bagian dari perjalanan menuju panggung snowboarding internasional.

Tentu saja, jalan menuju Olimpiade masih panjang. Zazi masih harus melewati berbagai kompetisi, meningkatkan kemampuan, mengumpulkan pengalaman, serta memenuhi persyaratan kualifikasi yang berlaku.

Namun, kisah Zazi sudah menunjukkan satu hal menarik: lahir dan besar di negara tropis bukan berarti seseorang harus membatasi mimpinya hanya pada olahraga yang sesuai dengan iklim tempat tinggalnya.

Dari salju di Swiss hingga target besar di Olimpiade Musim Dingin 2030, Zazi Betari kini tengah menulis perjalanannya sendiri. Jika mimpinya terwujud, namanya berpeluang menjadi bagian dari sejarah baru olahraga musim dingin Indonesia.

  • Zazi Betari
  • snowboarder freestyle

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.