- Home
-
- Entertainment
-
- Hannah Al Rashid Ingatka...
Hannah Al Rashid Ingatkan Jangan Buru-buru Cari Pasangan Setelah Cerai, Sindir Nino Fernandez?
Rabu, 07 Okt 2026, 17:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Setelah melewati perceraian, seseorang dapat merasakan berbagai emosi yang bercampur aduk. Mulai dari kesedihan, kebingungan, rasa kehilangan, hingga keinginan untuk segera memulai kehidupan baru.
Dalam kondisi tersebut, tidak sedikit orang yang kemudian ingin kembali memiliki pasangan sebagai tempat bersandar dan mencari rasa aman.
Hal tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas Hannah Al Rashid dan Nadine Alexandra dalam podcast Sini, Sis! bersama bintang tamu Kartika Jahja.
Ketiganya membicarakan proses yang terjadi<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> setelah perceraian, termasuk fenomena post-divorce dating trap atau perangkap berkencan setelah perceraian.
Menurut Hannah, fase tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan seseorang untuk kembali<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> menemukan jati dirinya setelah keluar dari hubungan yang sebelumnya membuatnya merasa kehilangan diri sendiri.
1. Muncul Setelah Seseorang Meninggalkan Hubungan yang Membuatnya Kehilangan Diri
Hannah Al Rashid menjelaskan bahwa perceraian atau berakhirnya sebuah hubungan dapat menjadi titik ketika seseorang mulai menyadari bahwa dirinya telah terlalu lama meng<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> <?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> esampingkan kebutuhan dan identitas pribadi.
âI think it's part of this like you said it's a right of passage, right? 'Cause like you've left this it's like a test from the universe almost, right? Like you've left this relationship where you<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> abandoned yourself, you no longer know who you are,â ujar Hannah.
Menurut Hannah, ketika seseorang baru saja keluar dari hubungan seperti itu, proses untuk kembali mengenali diri sendiri tidak selalu mudah.
Ada banyak hal yang perlu dipahami dan dipulihkan sebelum seseorang benar-benar siap melangkah menuju fase kehidupan berikutnya.
2. Keinginan<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> Cepat Move On Bisa Membuat Seseorang Mencari Pasangan Baru
Setelah meninggalkan hubungan yang melelahkan secara emosional, seseorang bisa saja memiliki keinginan untuk segera<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> merasakan kembali kenyamanan bersama orang lain.
Hannah Al Rashid menyebut kondisi tersebut dapat muncul karena berbagai perasaan yang bercampur setelah perceraian.
âJadi kayak karena kita banyak perasaan bingung dan sedih dan campur aduk macam-macam dan kita pengin cepat-cepat move on right or cepat-cepat like find a safety net,â lanjutnya.
Keinginan untuk menemukan safety net atau jaring pengaman secara emosional inilah yang kemudian dapat membuat seseorang terburu-buru mencari hubungan baru.
Padahal, proses untuk mem<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> ulihkan diri dan kembali memahami siapa dirinya setelah sebuah hubungan berakhir juga merupakan bagian penting dari perjalanan tersebut.
3. Jawaban untuk Kembali Berdiri Bukan Selalu dari Pasangan Baru
Nadine kemudian menekankan bahwa keinginan untuk menemukan seseorang sebagai tempat bergantung dapat menjadi sebuah ujian bagi diri sendiri. Menurutnya, seseorang perlu menyadari bahwa rasa aman dan kemampuan untuk kembali berdiri tidak selalu harus berasal dari orang lain.
âItâs another test untuk percaya dan sadar does not lie with another. Yes, the answer lies with myself<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> to be able to stand on my own two feet, to carry myself, to be there for myself,â tutur Nadine.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelum hadirnya pasangan, seseorang sebenarnya telah memiliki dirinya sendiri sebagai tempat pertama untuk bertahan. Kesadaran tersebut menjadi salah satu hal penting yang perlu diingat ketika seseorang menghadapi post-divorce dating trap.
âBut I got to remember I've always been there first for me. And that is I think what happens with that post-divorce dating trap,â lanjutnya.
Itulah pembahasan mengenai alasan seseorang sebaiknya tidak terburu-buru mencari pasangan setelah perceraian.
Hannah Al Rashid dan Nadine Alexandra mengingatkan bahwa memulai hubungan baru setelah perceraian bukan sekadar tentang<?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> <?marker name="assistant-pending-694dd819-200c-41ff-9c86-bbfd88792f6d-pending-tail"?> menemukan orang lain, tetapi juga tentang menemukan kembali diri sendiri.
Memberikan waktu untuk pulih dan belajar berdiri di atas kaki sendiri dapat menjadi bagian penting sebelum kembali membuka hati untuk hubungan berikutnya.
- Hannah Al Rashid
- Perceraian Nino Ferndandez dan Hannah Al Rashid
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.