Zara x John Galliano Bikin Fans Kecewa, Koleksi Fantastis Malah Dijual Terbatas!

Senin, 05 Okt 2026, 13:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kolaborasi yang sejak awal bikin penasaran akhirnya resmi diluncurkan. Zara dan John Galliano merilis koleksi pertama dari proyek kolaborasi kreatif mereka yang berlangsung selama dua tahun. Namun, alih-alih hanya mendapat pujian, peluncuran ini justru membuat sebagian penggemar kecewa karena koleksinya tidak tersedia secara luas.

Koleksi bertajuk Re form Zara Volume 1 tersebut resmi diperkenalkan pada Kamis (1/10/2026), bertepatan dengan berlangsungnya Paris Fashion Week. Zara membagikan foto-foto koleksi melalui akun Instagram resminya dengan menggandeng fotografer fashion ternama Steven Meisel.

Sejak pertama kali diumumkan pada Maret lalu, kerja sama Zara dengan Galliano memang sudah menjadi perbincangan. Pasalnya, Galliano dikenal sebagai salah satu nama besar di industri fashion high-end, sementara Zara memiliki identitas yang sangat kuat sebagai brand high-street.

Kini, hasil kolaborasi keduanya akhirnya bisa dilihat publik.

John Galliano Bawa Sentuhan Dramatis ke Zara

20261005125649_koleksi-zara-dan-john-galliano-1790916976629.jpeg

Ket. Foto: Kolaborasi Zara dan John Galliano. — Sumber: Zara

Dok. Zara

Dalam proyek tersebut, Galliano disebut melakukan pendekatan re author terhadap arsip lama Zara. Ia mengolah kembali berbagai elemen dari koleksi terdahulu dengan cara mendekonstruksi dan merekonfigurasi desain menjadi tampilan baru.

Hasilnya terlihat cukup berbeda dari kesan busana Zara yang selama ini dikenal publik.

Potongan asimetris, permainan siluet, efek distorsi, hingga detail yang sengaja dibuat seolah belum selesai menjadi bagian kuat dari koleksi Re{form}. Sentuhan teatrikal yang selama ini identik dengan gaya Galliano juga terasa cukup dominan.

Sejumlah gaun menggunakan material lace dengan teknik layering yang menciptakan kesan dramatis. Detail tersebut bahkan mengingatkan penggemar fashion pada periode kejayaan Galliano ketika menjabat sebagai creative director Dior.

Beberapa desain lainnya tampil semakin berani dengan teknik dekonstruksi. Jahitan bagian dalam sengaja diperlihatkan, sementara detail yang menyerupai underwear menjadi bagian dari konstruksi pakaian.

Dengan karakter tersebut, Re{form} Zara Volume 1 terasa seperti pertemuan antara estetika high fashion Galliano dengan skala produksi brand high-street.

Sempat Dikritik Sejak Kolaborasi Diumumkan

20261002133435_JG-2.jpg

Dok. Zara

Menariknya, perjalanan kolaborasi ini tidak sepenuhnya mulus. Ketika Zara mengumumkan kerja sama dengan Galliano pada Maret lalu, sejumlah penggemar fashion langsung mempertanyakan keputusan tersebut.

Galliano sendiri memiliki rekam jejak panjang di industri fashion. Selain dikenal melalui karyanya di Dior, ia juga pernah memimpin rumah mode Givenchy dan Maison Margiela.

Namun, perjalanan kariernya juga pernah diwarnai kontroversi besar setelah komentar antisemitisme yang dilontarkannya pada masa lalu memicu kecaman internasional.

Karena itu, keputusan Galliano untuk bekerja sama dengan Zara sempat menimbulkan perdebatan. Sebagian mempertanyakan mengapa desainer dengan latar belakang high fashion memilih berkolaborasi dengan brand yang identik dengan fast fashion.

Meski begitu, respons setelah koleksi resmi dirilis justru cenderung lebih positif. Banyak penggemar akhirnya dapat melihat langsung bagaimana karakter desain Galliano diterjemahkan ke dalam koleksi Zara.

Fans Kecewa karena Koleksi Tak Bisa Dibeli di Mana-mana

20261005125721_koleksi-zara-dan-john-galliano-1790916976562.jpeg

Dok. Zara

Di balik antusiasme terhadap desainnya, ada satu hal yang membuat sebagian penggemar merasa kecewa: ketersediaan koleksi yang sangat terbatas secara offline.

Pembelian secara langsung di toko disebut hanya tersedia di Zara London, Inggris, dan Madrid, Spanyol. Sementara konsumen di luar lokasi tersebut harus mengandalkan situs Zara untuk mendapatkan koleksi Re{form}.

Harga item yang dirilis pun cukup beragam, mulai dari sekitar US$29 hingga US$999.

Keterbatasan tersebut langsung memancing keluhan dari penggemar. Salah satu komentar di media sosial bahkan mengaku kecewa karena koleksi yang sudah lama dinantikan justru hanya tersedia di negara tertentu.

"Jutaan orang telah menantikan koleksi ini tapi kalian hanya menjualnya di negara tertentu. Kenapa? Sungguh besar kekecewaan yang kalian timbulkan," tulis seorang netizen.

Keluhan tersebut memperlihatkan tingginya ekspektasi terhadap kolaborasi Galliano dan Zara. Setelah berbulan-bulan menunggu sejak pengumuman pertama, penggemar dari berbagai negara tentu berharap bisa mendapatkan akses yang lebih mudah.

Ada Pop Up di Paris

20261002133516_TALI-RANTAI.jpg

Dok. Zara

Meski akses pembelian offline terbatas, Zara tetap menghadirkan pengalaman khusus bagi penggemar fashion di Paris. Brand tersebut membuka instalasi pop-up yang memungkinkan pengunjung melihat koleksi Re{form} secara langsung di tengah atmosfer Paris Fashion Week.

Kehadiran instalasi tersebut menjadi salah satu cara Zara memperkuat momentum peluncuran koleksi sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi publik.

Peluncuran Re{form} Zara Volume 1 juga terasa semakin menarik bagi penggemar Galliano karena sebelumnya rencana pameran besar yang berkaitan dengan sang desainer di Metropolitan Museum of Art atau MET dikabarkan batal.

Kini, koleksi Zara menjadi salah satu kesempatan bagi penggemar untuk kembali melihat interpretasi kreatif Galliano secara langsung.

Kolaborasi Zara dan John Galliano akhirnya membuktikan proyek tersebut bukan sekadar gimmick. Koleksinya membawa karakter desain Galliano yang kuat, tetapi sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai akses dan keterbatasan distribusinya.

Bagi penggemar yang sudah menunggu sejak Maret, desainnya mungkin berhasil menjawab rasa penasaran. Sayangnya, kesempatan untuk benar-benar memilikinya masih menjadi persoalan tersendiri karena koleksi tersebut belum tersedia secara offline di banyak negara.

  • zara
  • John Galliano

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.