Bukan Sekadar Privasi, Ini Alasan Orang Tua Sembunyikan Wajah Anak di Media Sosial
Jum'at, 02 Okt 2026, 11:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Wajah anak Alyssa Daguise dan Al Ghazali baru-baru ini sempat terlihat dan terekam kamera ketika muncul dalam vlog Bunda Maia.
Meski hanya terlihat sekilas, momen tersebut rupanya membuat Alyssa merasa menyesal, terlebih sebagai seorang ibu yang selama ini berusaha menjaga privasi anaknya.
Lantas, sebenarnya apa yang membuat sebagian orang tua memilih untuk tidak memperlihatkan wajah anak mereka di media sosial? Apa saja dampak yang mungkin terjadi ketika foto atau video anak tersebar di internet?
Kreator konten Siti Khotijah membagikan pandangannya mengenai alasan orang tua memilih menutupi wajah anak mereka. Menurutnya, keputusan tersebut bisa dilatarbelakangi berbagai pertimbangan.
Ia kemudian menjelaskan tiga dampak yang berpotensi merugikan orang tua maupun anak jika wajah dan foto anak terlalu bebas dibagikan di media sosial.
âYang pertama tentunya privasi dan keamanan. Sekali diunggah, foto anak bisa kesebar kemana aja loh tanpa kita tahu. Dari screenshot, share, sampai masuk ke dataset AI,â ujarnya melalui video yang diunggah di akun TikTok miliknya, dikutip Kamis (1/10/2026).
Menurut Siti, hal tersebut menjadi salah satu alasan banyak orang tua memilih untuk tidak memperlihatkan wajah anak secara penuh di media sosial. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap privasi sekaligus keamanan anak.
âYang kedua, risiko penyalahgunaan. Foto anak bisa aja dipake orang lain kayak iklan palsu, konten gak pantas, sampai defect. Serem kan? Dan yang ketiga, aspek agama,â ucapnya.
Privasi dan Keamanan Anak Jadi Pertimbangan
Siti menjelaskan bahwa foto anak yang sudah diunggah ke internet memiliki kemungkinan untuk tersebar lebih luas tanpa sepengetahuan orang tua. Foto tersebut dapat disimpan, di-screenshot, dibagikan kembali, bahkan digunakan dalam berbagai konteks yang tidak diketahui oleh pemilik foto.
Karena itu, sebagian orang tua memilih lebih berhati-hati ketika membagikan foto maupun video anak di media sosial. Salah satunya dengan menutupi wajah atau tidak memperlihatkan wajah anak secara jelas.
Menurut Siti, kehati-hatian tersebut bukan berarti orang tua tidak bangga terhadap anak mereka. Justru, keputusan untuk menjaga wajah anak dari sorotan publik dapat menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan.
Risiko Foto Anak Disalahgunakan
Selain persoalan privasi, Siti juga menyoroti risiko penyalahgunaan foto anak di internet. Menurutnya, foto yang beredar di media sosial berpotensi digunakan oleh pihak lain tanpa izin.
Penggunaan tersebut bisa terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari iklan palsu hingga konten yang tidak pantas. Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua karena mereka tidak lagi memiliki kendali penuh terhadap penyebaran foto setelah diunggah ke internet.
âYang kedua, risiko penyalahgunaan. Foto anak bisa aja dipake orang lain kayak iklan palsu, konten gak pantas, sampai defect. Serem kan?â ujar Siti.
Ada Pertimbangan dari Sisi Agama
Selain privasi dan risiko penyalahgunaan, Siti juga menyebut adanya pertimbangan dari sisi agama. Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan Islam terdapat kekhawatiran mengenai iri dan dengki yang dianggap dapat membawa keburukan.
Atas dasar itu, sebagian orang tua memilih untuk tidak terlalu mengekspos anak mereka di media sosial. Menutupi wajah anak menjadi salah satu cara yang membuat orang tua merasa lebih tenang dalam membagikan momen keluarga kepada publik.
âNah, dengan nutupin wajah anak, orang tua merasa lebih aman dan tenang. Jadi nutupin wajah anak bukan berarti orang tuanya gak bangga sama anaknya, tapi bentuk kasih sayang dan proteksi,â tuturnya.
Keputusan untuk menutupi wajah anak di media sosial pada akhirnya menjadi pilihan masing-masing orang tua. Bagi sebagian keluarga, langkah tersebut merupakan bentuk perlindungan agar privasi dan keamanan anak tetap terjaga di tengah semakin luasnya penyebaran informasi di dunia digital.
- Alasan Orang Tua Sembunyikan Wajah Anak
- Privasi Anak
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.