Harga Ayam Potong Melonjak Rp35-40 Ribu per Ekor, Ini Alternatif Protein yang Bisa Dicoba
Kamis, 01 Okt 2026, 13:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Harga ayam potong kembali menjadi perhatian masyarakat. Harga ayam yang sebelumnya relatif terjangkau kini disebut mengalami kenaikan hingga berada di kisaran Rp35 ribu-Rp40 ribu per ekor.
Kenaikan harga tersebut membuat masyarakat harus kembali mengatur pengeluaran, terutama mereka yang sehari-hari mengandalkan ayam sebagai lauk utama. Bagi sebagian rumah tangga, ayam menjadi salah satu sumber protein yang paling mudah diolah dan bisa dikonsumsi untuk beberapa kali makan.
Ketika harga ayam naik, pengeluaran untuk kebutuhan makan pun ikut bertambah. Kondisi ini membuat konsumen mulai mencari alternatif lauk yang tetap mengandung protein, tetapi tidak terlalu membebani pengeluaran harian.
Harga Ayam Naik, Pengeluaran Ikut Bertambah
Ayam potong menjadi salah satu bahan makanan yang cukup sering dibeli masyarakat. Selain mudah ditemukan di pasar maupun supermarket, ayam juga dapat diolah menjadi berbagai macam menu.
Mulai dari ayam goreng, ayam kecap, ayam suwir, ayam sambal hingga berbagai olahan lainnya. Karena itu, kenaikan harga ayam cukup terasa bagi masyarakat yang menjadikannya lauk sehari-hari.
Dengan harga mencapai Rp35 ribu-Rp40 ribu per ekor, konsumen yang biasanya membeli ayam secara rutin kini bisa mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi pembelian atau mencampurnya dengan sumber protein lainnya.
Apalagi, harga tersebut belum termasuk biaya bumbu dan bahan tambahan lain yang digunakan untuk memasak. Jika ayam dibeli untuk kebutuhan beberapa kali makan, kenaikan harga tentu dapat memengaruhi anggaran belanja harian maupun mingguan.
Tak Harus Ayam, Protein Bisa Didapat dari Makanan Lain
Meski harga ayam sedang naik, kebutuhan protein tetap perlu diperhatikan. Protein dibutuhkan tubuh untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan serta mendukung berbagai fungsi tubuh.
Karena itu, masyarakat tidak harus selalu mengandalkan ayam untuk memenuhi kebutuhan protein. Ada sejumlah bahan makanan lain yang bisa menjadi pilihan dengan harga yang lebih ramah di kantong.
1. Telur
Telur menjadi salah satu pilihan paling praktis ketika harga ayam sedang tinggi. Telur relatif mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai menu.
Mulai dari telur rebus, telur dadar, telur ceplok, telur balado hingga telur orak-arik. Telur juga dapat dipadukan dengan sayuran agar menu makan lebih beragam.
Bagi yang ingin berhemat, telur bisa menjadi stok protein untuk beberapa kali makan tanpa perlu membeli ayam setiap hari.
2. Tempe
Tempe juga bisa menjadi alternatif protein yang ekonomis. Bahan makanan berbahan dasar kedelai ini dapat diolah dengan cara yang sederhana.
Tempe bisa digoreng, ditumis, dibuat orek, dimasak dengan kecap hingga diolah menjadi tempe cabe garam. Harganya yang relatif terjangkau membuat tempe cocok dijadikan lauk sehari-hari.
3. Tahu
Selain tempe, tahu juga dapat menjadi pilihan. Tahu bisa dimasak dengan berbagai cara dan mudah dikombinasikan dengan bahan makanan lainnya. Tahu goreng, tahu tumis, tahu kecap hingga tahu telur bisa menjadi alternatif ketika ingin mengurangi konsumsi ayam.
4. Ikan
Bagi masyarakat yang ingin variasi lauk, ikan juga bisa menjadi pilihan sumber protein. Beberapa jenis ikan seperti lele, kembung dan bandeng dapat dipertimbangkan sesuai harga di daerah masing-masing.
Ikan dapat digoreng, dibakar, ditumis atau dimasak menggunakan bumbu sederhana. Selain protein, ikan juga mengandung berbagai zat gizi lain.
5. Kacang-kacangan
Sumber protein juga bisa diperoleh dari kacang-kacangan dan produk olahannya. Kacang tanah, kacang hijau serta berbagai produk berbahan kedelai dapat menjadi bagian dari menu sehari-hari.
Dengan mengombinasikan beberapa sumber protein tersebut, masyarakat tetap bisa membuat menu yang bervariasi tanpa harus selalu membeli ayam.
Kenaikan harga ayam potong memang bisa membuat anggaran makan ikut berubah. Namun, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi dengan memilih sumber protein lain seperti telur, tempe, tahu, ikan hingga kacang-kacangan.
Selain lebih bervariasi, pilihan tersebut juga dapat membantu menyesuaikan pengeluaran ketika harga ayam sedang melonjak.
- Harga Ayam Potong
- Alternatif Protein Selain Ayam
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.