7 Jejak Guruh Soekarnoputra di Dunia Seni, dari Guruh Gipsy hingga Swara Mahardhika

Sabtu, 26 Sep 2026, 18:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Panggung seni dan kebudayaan Tanah Air berduka. Maestro seni legendaris Guruh Soekarnoputra meninggal dunia, Sabtu (26/9/2026), di usia 73 tahun.

Putra bungsu proklamator sekaligus Presiden pertama RI Soekarno ini meninggalkan duka mendalam bagi dunia seni Indonesia. Selama puluhan tahun berkarier, adik Megawati Soekarnoputri tersebut mendedikasikan hidupnya sebagai komposer, musisi hingga koreografer.

Ket. Foto: 7 Jejak Guruh Soekarnoputra di Dunia Seni, dari Guruh Gipsy hingga Swara Mahardhika — Sumber: Istimewa

Guruh dikenal sebagai sosok yang konsisten mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui musik dan seni pertunjukan. Karya-karyanya pun menjadi bagian dari perjalanan sejarah seni Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut deretan jejak karya legendaris Guruh Soekarnoputra yang mewarnai perjalanan seni Tanah Air.

1. Album Fenomenal Guruh Gipsy (1977)

Kiprah Guruh di industri rekaman antara lain ditandai melalui proyek kolaborasi bertajuk Guruh Gipsy. Dalam proyek tersebut, Guruh menggandeng band Gipsy yang diperkuat sejumlah musisi besar, termasuk mendiang Chrisye dan Keenan Nasution.

Album tersebut memadukan musik tradisional gamelan Bali dengan sentuhan progressive rock. Perpaduan tersebut membuat Guruh Gipsy dikenang sebagai salah satu karya penting dalam perkembangan musik Indonesia.

Majalah Rolling Stone Indonesia pada Desember 2007 menempatkan Guruh Gipsy di peringkat kedua dalam daftar album Indonesia terbaik sepanjang masa, di bawah Badai Pasti Berlalu.

2. Spektakel Kolosal Bersama Swara Mahardhika

Guruh juga menorehkan jejak di seni pertunjukan melalui wadah kesenian yang didirikannya, Swara Mahardhika.

Melalui kelompok tersebut, dia melahirkan sejumlah pertunjukan kolosal bertajuk Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra. Beberapa di antaranya yakni Pergelaran Karya Cipta Guruh Sukarno Putra I (1979), Untukmu Indonesiaku! (1980), Cinta Indonesia (1984), hingga Gilang Indonesia Gemilang (1986).

3. Deretan Lagu Populer Sepanjang Masa

Sebagai komposer, Guruh menghasilkan sederet lagu yang kemudian dikenal luas oleh masyarakat. Sejumlah karyanya juga populer setelah dibawakan oleh Chrisye.

Di antaranya Galih dan Ratna serta Gita Cinta yang menghiasi film Gita Cinta dari SMA (1979). Ada pula Kenang-Kenangan dalam film Puspa Indah Taman Hati (1980), Anak Jalanan (1978), Melati Suci, Hallo Jakarta, Chopin Larung, hingga Damai.

Karya-karya tersebut memperlihatkan ciri khas Guruh dalam menggabungkan unsur musik, lirik dan nuansa budaya Indonesia.

4. Produser Album Puspa Indah Chrisye (1980)

Peran Guruh dalam perjalanan musik Indonesia juga terlihat dari keterlibatannya dalam album solo Chrisye, Puspa Indah yang dirilis pada 1980.

Guruh berperan sebagai produser sekaligus pencipta sejumlah lagu dalam album tersebut. Beberapa nomor yang menjadi bagian dari album itu antara lain Marlina, Lagu Putih, Puspa Indah dan Lakon Manusia.

Album Puspa Indah kemudian menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan musik Chrisye pada era 1980-an.

5. Rekam Jejak Diskografi yang Produktif

Sepanjang perjalanan kariernya, Guruh tercatat menelurkan tujuh album musik dan empat album kompilasi.

Karya-karyanya terus berkembang dengan mengeksplorasi berbagai bentuk musik. Di antaranya melalui album NTXTC - Hosmiks (1996) hingga Campur Sari Karya Cipta Guruh Sukarno Putra: Candu Asmara (1998) yang mengeksplorasi perpaduan musik tradisional dan modern.

6. Merambah Sinema Dokumenter

Kiprah Guruh tidak berhenti di musik dan seni tari. Pada 1980, dia juga merambah dunia sinema dengan merilis film dokumenter berjudul Untukmu Indonesiaku!.

Film tersebut menjadi dokumentasi visual dari pertunjukan panggung kolosal dengan tema yang sama.

7. Warisan Swara Mahardhika dan GSP Production

Guruh juga meninggalkan warisan melalui berbagai yayasan dan institusi seni yang dibangunnya. Dua di antaranya adalah Swara Mahardhika dan GSP Production atau Gencar Semarak Perkasa.

Kedua wadah tersebut menjadi bagian dari perjalanan Guruh dalam mengembangkan seni pertunjukan dan mencetak talenta-talenta tari.

Melalui karya musik, tari dan pertunjukan kolosal, Guruh Soekarnoputra meninggalkan jejak panjang dalam perkembangan seni dan kebudayaan Indonesia. Warisan karyanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah seni Tanah Air yang terus dikenang.

  • Guruh Soekarnoputra
  • Karya Guruh Soekarnoputra

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.