Mengenal Arti Mindfulness yang Tengah Viral Usai Konten Maudy Ayunda Dikritik Netizen

Senin, 14 Sep 2026, 19:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Istilah mindfulness atau kesadaran penuh kembali mendadak trending dan menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial Indonesia.

Bukan hanya karena manfaatnya untuk kesehatan mental, tren ini mencuat akibat gelombang kritik tajam dari warganet terhadap konten terbaru yang diunggah oleh figur publik Maudy Ayunda.

Ket. Foto: Maudy Ayunda. — Sumber: Instagram @maudyayunda

Sejumlah penilai daring menganggap konten tersebut tone-deaf atau kurang peka terhadap realitas sosial masyarakat luas, sehingga memicu perdebatan luas mengenai batasan privilege dan penerapan konsep mindfulness itu sendiri.

1. Mengenal Konsep Mindfulness

  • Definisi Dasar: Secara harfiah, mindfulness adalah praktik memfokuskan perhatian pada saat ini (present moment) secara sadar dan tanpa menghakimi perasaan, pikiran, maupun sensasi tubuh yang sedang dirasakan.

  • Manfaat Utama: Praktik ini sering digunakan untuk meredakan stres, meningkatkan fokus, serta membangun ketenangan batin dalam menghadapi tekanan hidup sehari-hari.

2. Polemik Konten Maudy Ayunda di Media Sosial

  • Awal Mula Kontroversi: Maudy Ayunda membagikan pandangan atau aktivitas yang lekat dengan nuansa mindfulness melalui kanal digitalnya, yang kemudian menarik perhatian luas netizen.

  • Kritik Publik: Sebagian besar warganet melayangkan kritik karena menilai konten tersebut terkesan mengabaikan realitas sosio-ekonomi atau kesulitan nyata yang dihadapi masyarakat kebanyakan (tone-deaf), di mana tidak semua orang memiliki keleluasaan waktu dan materi untuk menjalani gaya hidup penuh kesadaran ala figur publik.

Perdebatan yang mengiringi konten Maudy Ayunda ini sejatinya memberikan ruang refleksi yang penting bagi kita semua, khususnya para pembuat konten (content creators) di era digital.

Di satu sisi, praktik mindfulness memang terbukti secara ilmiah membawa dampak positif bagi kesehatan mental, manajemen stres, dan ketenangan batin individu.

Namun di sisi lain, penyampaian pesan tersebut harus tetap dibarengi dengan kepekaan sosial (social awareness) terhadap realitas ekonomi dan tantangan hidup yang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat luas.

Pada akhirnya, memahami batasan antara motivasi personal dan kondisi objektif di lapangan menjadi kunci agar sebuah pesan dapat diterima dengan bijak tanpa mencederai empati publik. Bagaimana menurut Cantiks sendiri? Apakah batasan privilege dalam membagikan konten motivasi ini perlu lebih diperhatikan? Sampaikan pandangan kamu di kolom komentar!

  • Apa Itu Mindfulness

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.