- Home
-
- Entertainment
-
- Pangeran Harry Tak Lagi ...
Pangeran Harry Tak Lagi Dianggap Keluarga Kerajaan, Ini Hak Istimewa yang Hilang
Kamis, 10 Sep 2026, 09:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Status Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali menjadi sorotan setelah Kerajaan Inggris menegaskan posisi keduanya. Meski kini dikabarkan kembali menetap di Inggris bersama anak-anak mereka, pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu tidak otomatis mendapatkan kembali hak istimewa sebagai anggota aktif keluarga kerajaan.
Raja Charles III melalui Rumah Tangga Kerajaan menegaskan Harry dan Meghan kini menjalani kehidupan sebagai pihak privat. Artinya, berbagai fasilitas dan tugas resmi yang sebelumnya melekat pada status mereka sebagai bagian dari monarki tidak lagi berlaku.
Penegasan tersebut sekaligus menjawab spekulasi publik mengenai kemungkinan Harry dan Meghan kembali ke lingkaran Kerajaan Inggris setelah beberapa tahun tinggal di Amerika Serikat.
Pangeran Harry dan Meghan Markle Bukan Lagi Anggota Aktif Kerajaan
Raja Charles III melalui Rumah Tangga Kerajaan menegaskan Harry dan Meghan kini menjalani kehidupan sebagai pihak privat. Artinya, berbagai fasilitas dan tugas resmi yang sebelumnya melekat pada status mereka sebagai bagian dari monarki tidak lagi berlaku.
Penegasan tersebut sekaligus menjawab spekulasi publik mengenai kemungkinan Harry dan Meghan kembali ke lingkaran Kerajaan Inggris setelah beberapa tahun tinggal di Amerika Serikat.
Pangeran Harry dan Meghan Markle Bukan Lagi Anggota Aktif Kerajaan
Kedudukan Harry dan Meghan sebenarnya berubah sejak Januari 2020. Saat itu, keduanya memutuskan mundur dari tugas sebagai anggota senior Kerajaan Inggris dan memilih kehidupan yang lebih mandiri secara finansial.
Keputusan tersebut membuat mereka tidak lagi menjalankan agenda resmi atas nama Raja. Kini, pihak istana kembali memperjelas status tersebut melalui surat resmi yang diterbitkan Lord Chamberlain sebagai perwakilan Rumah Tangga Kerajaan.
Surat itu disebut bertujuan menghindari kebingungan mengenai posisi Harry dan Meghan di mata publik maupun lembaga pemerintahan.
Dengan status tersebut, Harry dan Meghan tidak dapat diperlakukan seperti Pangeran William, Catherine, Putri Anne, maupun anggota kerajaan lain yang masih aktif menjalankan tugas kenegaraan.
Hak Istimewa Apa yang Hilang?
Keputusan tersebut membuat mereka tidak lagi menjalankan agenda resmi atas nama Raja. Kini, pihak istana kembali memperjelas status tersebut melalui surat resmi yang diterbitkan Lord Chamberlain sebagai perwakilan Rumah Tangga Kerajaan.
Surat itu disebut bertujuan menghindari kebingungan mengenai posisi Harry dan Meghan di mata publik maupun lembaga pemerintahan.
Dengan status tersebut, Harry dan Meghan tidak dapat diperlakukan seperti Pangeran William, Catherine, Putri Anne, maupun anggota kerajaan lain yang masih aktif menjalankan tugas kenegaraan.
Hak Istimewa Apa yang Hilang?
Salah satu konsekuensi terbesar dari keputusan Harry dan Meghan adalah hilangnya akses terhadap sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan tugas kerajaan.
Mereka tidak lagi mendapatkan pendanaan publik untuk menjalankan aktivitas pribadi maupun proyek komersial. Berbagai kegiatan amal dan bisnis yang dilakukan pasangan tersebut juga dianggap sebagai urusan pribadi, bukan bagian dari agenda resmi Kerajaan Inggris.
Selain persoalan finansial, penggunaan gelar kehormatan juga menjadi perhatian. Gelar His Royal Highness (HRH) dan Her Royal Highness (HRH) tidak digunakan oleh Harry dan Meghan dalam kapasitas mereka saat ini.
Meski Harry tetap dikenal sebagai Duke of Sussex, status tersebut tidak membuatnya memiliki kewenangan untuk mewakili Raja dalam agenda kenegaraan.
Dengan kata lain, kembali tinggal di Inggris tidak serta-merta berarti Harry kembali menjadi working royal.
Pengawalan Polisi Harry Juga Jadi Masalah
Mereka tidak lagi mendapatkan pendanaan publik untuk menjalankan aktivitas pribadi maupun proyek komersial. Berbagai kegiatan amal dan bisnis yang dilakukan pasangan tersebut juga dianggap sebagai urusan pribadi, bukan bagian dari agenda resmi Kerajaan Inggris.
Selain persoalan finansial, penggunaan gelar kehormatan juga menjadi perhatian. Gelar His Royal Highness (HRH) dan Her Royal Highness (HRH) tidak digunakan oleh Harry dan Meghan dalam kapasitas mereka saat ini.
Meski Harry tetap dikenal sebagai Duke of Sussex, status tersebut tidak membuatnya memiliki kewenangan untuk mewakili Raja dalam agenda kenegaraan.
Dengan kata lain, kembali tinggal di Inggris tidak serta-merta berarti Harry kembali menjadi working royal.
Pengawalan Polisi Harry Juga Jadi Masalah
Persoalan keamanan menjadi salah satu bagian paling rumit dalam status Harry saat ini.
Setelah Harry dan Meghan mundur pada 2020, akses mereka terhadap pengamanan polisi yang sebelumnya diberikan karena status kerajaan ikut berubah. Harry kemudian terlibat dalam perselisihan hukum dengan Kementerian Dalam Negeri Inggris terkait keputusan mengenai pengamanan dirinya dan keluarganya.
Kini, tingkat risiko keamanan mereka dapat kembali dievaluasi oleh Ravec, badan independen yang menilai kebutuhan perlindungan bagi individu tertentu.
Artinya, jika Harry dan keluarganya membutuhkan pengamanan khusus, keputusan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada statusnya sebagai putra Raja. Faktor ancaman dan tingkat risiko akan menjadi pertimbangan utama.
Siapa Saja yang Masih Aktif Menjalankan Tugas Kerajaan?
Setelah Harry dan Meghan mundur pada 2020, akses mereka terhadap pengamanan polisi yang sebelumnya diberikan karena status kerajaan ikut berubah. Harry kemudian terlibat dalam perselisihan hukum dengan Kementerian Dalam Negeri Inggris terkait keputusan mengenai pengamanan dirinya dan keluarganya.
Kini, tingkat risiko keamanan mereka dapat kembali dievaluasi oleh Ravec, badan independen yang menilai kebutuhan perlindungan bagi individu tertentu.
Artinya, jika Harry dan keluarganya membutuhkan pengamanan khusus, keputusan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada statusnya sebagai putra Raja. Faktor ancaman dan tingkat risiko akan menjadi pertimbangan utama.
Siapa Saja yang Masih Aktif Menjalankan Tugas Kerajaan?
Saat ini, agenda resmi monarki tetap dijalankan oleh Raja Charles III dan Ratu Camilla bersama sejumlah anggota aktif keluarga kerajaan.
Pangeran William dan Catherine menjadi salah satu pasangan terpenting dalam menjalankan tugas kenegaraan. Selain itu, Putri Anne serta Duke dan Duchess of Edinburgh juga masih terlibat dalam berbagai kegiatan resmi kerajaan.
Sejumlah kerabat lain turut membantu menjalankan agenda monarki, tetapi lingkaran tersebut berbeda dengan Harry dan Meghan yang memilih kehidupan privat.
Harry dan Meghan sendiri disebut memilih tinggal di kawasan Cotswolds, Inggris tengah. Kepindahan ini membuat kehidupan keluarga mereka kembali dekat dengan Inggris, tetapi tidak mengembalikan posisi mereka ke dalam jajaran anggota kerajaan yang bekerja untuk monarki.
Dengan demikian, meski Harry tetap merupakan putra Raja Charles III, statusnya dalam urusan kenegaraan berbeda jauh dari anggota kerajaan yang masih aktif. Kepulangan ke Inggris juga tidak otomatis menghapus konsekuensi dari keputusan yang dibuat pasangan tersebut pada 2020.
Pada akhirnya, garis pemisah antara kehidupan pribadi Harry dan Meghan dengan tugas resmi Kerajaan Inggris kini dibuat semakin jelas: mereka bebas menjalankan kehidupan sendiri, tetapi juga tidak lagi menikmati seluruh fasilitas yang datang bersama peran sebagai anggota aktif monarki.
Pangeran William dan Catherine menjadi salah satu pasangan terpenting dalam menjalankan tugas kenegaraan. Selain itu, Putri Anne serta Duke dan Duchess of Edinburgh juga masih terlibat dalam berbagai kegiatan resmi kerajaan.
Sejumlah kerabat lain turut membantu menjalankan agenda monarki, tetapi lingkaran tersebut berbeda dengan Harry dan Meghan yang memilih kehidupan privat.
Harry dan Meghan sendiri disebut memilih tinggal di kawasan Cotswolds, Inggris tengah. Kepindahan ini membuat kehidupan keluarga mereka kembali dekat dengan Inggris, tetapi tidak mengembalikan posisi mereka ke dalam jajaran anggota kerajaan yang bekerja untuk monarki.
Dengan demikian, meski Harry tetap merupakan putra Raja Charles III, statusnya dalam urusan kenegaraan berbeda jauh dari anggota kerajaan yang masih aktif. Kepulangan ke Inggris juga tidak otomatis menghapus konsekuensi dari keputusan yang dibuat pasangan tersebut pada 2020.
Pada akhirnya, garis pemisah antara kehidupan pribadi Harry dan Meghan dengan tugas resmi Kerajaan Inggris kini dibuat semakin jelas: mereka bebas menjalankan kehidupan sendiri, tetapi juga tidak lagi menikmati seluruh fasilitas yang datang bersama peran sebagai anggota aktif monarki.
- Pangeran Harry
- Meghan Markle
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.