- Home
-
- Entertainment
-
- Harga Masker Naik Gila-g...
Harga Masker Naik Gila-gilaan di Tengah Erupsi, Nana Mirdad Singgung Soal Kemanusiaan
Selasa, 08 Sep 2026, 10:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa hari lalu turut berdampak terhadap sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jabodetabek. Abu vulkanik yang menyebar membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.
Meningkatnya kebutuhan masker di tengah kondisi tersebut membuat masyarakat berbondong-bondong melakukan pembelian. Situasi ini kemudian memunculkan fenomena panic buying, terlebih ketika masyarakat khawatir persediaan masker akan semakin sulit ditemukan.
Di tengah kondisi tersebut, muncul pula keluhan mengenai harga masker yang disebut mengalami kenaikan drastis. Persoalan ini kemudian mendapat perhatian dari Nana Mirdad.
Melalui akun Threads miliknya, Nana Mirdad mengungkapkan rasa geram melihat harga masker yang disebut melonjak tajam ketika masyarakat sedang menghadapi situasi bencana.

(Unggahan Threads Nana Mirdad soal kenaikan harga masker, dok: Threads)
Nana menyoroti sebuah produk masker yang menurutnya mengalami perubahan harga dalam waktu singkat. Ia menyebut masker yang pada pagi hari masih dijual sekitar Rp12 ribu kemudian disebut dibanderol hingga Rp180 ribuan per buah.
"Agak gila juga disaat rakyat banyak yang kesusahan liat brand penjual masker proper malah naikin harga jadi 180rb-an per biji. Sementara paginya masih dijual di harga 12rb aja," tulis Nana.
Menurut istri Andrew White tersebut, dirinya memahami bahwa aktivitas perdagangan tentu memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Namun, ia menilai kenaikan harga secara berlebihan di tengah kondisi bencana merupakan hal yang seharusnya tidak dilakukan.
"Memang, jualan goalnya profit. Tapi ngga usah securang ini pada saat bencana kali ya ð¥¹," lanjutnya.
Nana kemudian menjelaskan alasan dirinya cukup mengetahui mengenai harga masker, khususnya jenis N95. Ia menyebut sang suami memiliki perusahaan yang salah satu produk dalam daftar penjualannya adalah masker N95.
"Kebetulan suami saya juga salah satu product list di perusahaannya adalah masker N95 jadi harga distributornya saya tau persis berapa," ungkap Nana.
Pengetahuan tersebut membuat Nana semakin mempertanyakan adanya kenaikan harga secara mendadak. Ia menyebut tindakan menaikkan harga secara spontan ketika permintaan masyarakat sedang tinggi sebagai sesuatu yang tidak mencerminkan sisi kemanusiaan.
"Mark up spontan kaya gini ngga berperikemanusiaan," tegasnya.
Sorotan Nana Mirdad tersebut pun menjadi perhatian karena persoalan harga masker muncul bersamaan dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari abu vulkanik.
Bagi masyarakat, masker dalam situasi seperti ini bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Penggunaan masker menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikel abu, terutama ketika kualitas udara terdampak oleh aktivitas vulkanik.*
- Nana Mirdad
- abu vulkanik
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
-
Karier Melesat di AS, LE SSERAFIM Kembali ke ‘The Jennifer Hudson Show’ Untuk Ketiga Kalinya
-
Kenapa Letusan Anak Krakatau Jadi Sorotan Dunia? Tragedi Kelam Krakatau 1883 Bikin Merinding!
-
Memicu Luka Kornea, Ini Bahaya Mengucek Mata Saat Terpapar Abu Vulkanik Beserta Penjelasan dan Solusi Dokter Spesialis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.