8 Perlengkapan Wajib Saat WFO di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Jangan Cuma Pakai Masker

Selasa, 08 Sep 2026, 15:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Paparan abu vulkanik membuat aktivitas di luar ruangan perlu dibatasi. Namun, bagi sebagian pekerja, bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mungkin bukan pilihan sehingga tetap harus berangkat ke kantor.

Kondisi tersebut membuat persiapan sebelum berangkat menjadi penting. Abu vulkanik dapat mengandung partikel halus yang berpotensi mengiritasi saluran pernapasan, mata, serta kulit.

Ket. Foto: Ilustrasi Masker KN95 Pro. — Sumber: Istimewa

Karena itu, pekerja yang harus melakukan perjalanan ke kantor sebaiknya menyiapkan perlindungan tambahan agar paparan abu dapat diminimalkan.

Lantas, apa saja barang yang sebaiknya dibawa saat tetap harus WFO di tengah paparan abu vulkanik?

1. Kenakan Pakaian Tertutup

Pakaian menjadi perlindungan pertama untuk mengurangi kontak langsung antara abu vulkanik dan kulit.

Gunakan atasan berlengan panjang serta celana atau rok panjang ketika bepergian. Bahan yang relatif licin seperti poliester atau nilon dapat dipilih karena abu cenderung lebih mudah dibersihkan dari permukaan tersebut.

Bagi pengguna hijab, pastikan rambut dan kulit kepala tertutup dengan baik selama perjalanan. Sementara itu, pekerja yang tidak menggunakan hijab dapat mengikat rambut dengan rapi dan menggunakan penutup kepala seperti topi atau scarf.

Sesampainya di kantor, pakaian luar yang terkena abu sebaiknya dilepas dan dibersihkan sebelum digunakan kembali.

2. Pilih Sepatu Tertutup

Jangan mengandalkan sandal atau alas kaki yang terbuka ketika harus melewati area yang terpapar abu.

Sepatu tertutup dapat membantu mengurangi paparan langsung terhadap kaki. Kaos kaki juga bisa digunakan sebagai perlindungan tambahan.

Jika memiliki sepatu khusus untuk bekerja, salah satu pilihan praktis adalah menggunakan sepatu perjalanan yang lebih tertutup dan menggantinya dengan sepatu kantor setelah tiba.

3. Gunakan Kacamata untuk Melindungi Mata

Selain saluran pernapasan, mata juga perlu mendapatkan perlindungan dari partikel abu.

Kacamata dapat membantu mengurangi kemungkinan abu masuk dan menyebabkan mata terasa kering, berpasir, atau mengalami iritasi.

Bagi pengguna lensa kontak, penggunaan kacamata dapat menjadi pilihan ketika kondisi lingkungan berdebu karena partikel asing yang masuk ke mata dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Jika mata terasa perih atau seperti kemasukan benda asing, hindari menguceknya. Mata dapat dibilas menggunakan air bersih atau cairan khusus yang sesuai.

4. Masker N95, KN95, atau KF94 Jadi Perlengkapan Utama

Masker merupakan salah satu perlengkapan terpenting ketika harus berada di luar ruangan saat terdapat paparan abu vulkanik.

Masker respirator seperti N95 atau KN95 dapat membantu menyaring partikel udara berukuran kecil. KF94 juga dapat menjadi pilihan, selama digunakan dengan posisi yang pas dan tidak meninggalkan banyak celah.

Pastikan masker menutupi hidung dan mulut dengan rapat. Untuk perjalanan yang cukup panjang, membawa beberapa masker cadangan juga bisa menjadi langkah praktis, terutama jika masker sudah kotor atau lembap.

Masker kain sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya perlindungan ketika paparan partikel abu cukup tinggi.

5. Siapkan Tisu Basah dan Tisu Kering

Tisu juga menjadi barang sederhana yang cukup berguna selama perjalanan.

Tisu kering dapat digunakan untuk membersihkan permukaan barang yang terkena debu. Sementara itu, tisu basah dapat digunakan untuk membantu membersihkan tangan setelah menyentuh benda yang terpapar abu.

Namun, hindari langsung menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum tangan dibersihkan.

6. Bawa Kantong Plastik atau Ziplock

Kantong plastik atau ziplock dapat digunakan untuk memisahkan barang yang terkena abu dari barang lainnya.

Misalnya, jaket, scarf, topi, atau luaran yang digunakan selama perjalanan dapat dimasukkan ke dalam kantong setelah sampai di kantor.

Cara ini membantu mencegah abu dari pakaian luar menyebar ke barang-barang lain di dalam tas.

7. Siapkan Baju dan Sepatu Kerja Cadangan

Jika memungkinkan, simpan pakaian kerja dan sepatu kantor di loker atau tempat kerja.

Dengan begitu, pakaian yang digunakan selama perjalanan dapat diganti setelah tiba di kantor. Cara ini juga bisa menjadi pilihan bagi pekerja yang harus tetap tampil rapi setelah melewati perjalanan di luar ruangan.

Setelah masuk ke ruangan, pakaian luar yang terkena abu sebaiknya dipisahkan dan tidak langsung diletakkan di meja kerja.

Jika kantor menggunakan pendingin ruangan, pastikan sistem ventilasi atau sirkulasi udara mengikuti kebijakan dan panduan pengelola gedung untuk meminimalkan masuknya udara luar yang tercemar.

8. Bawa Skincare Secukupnya

Paparan debu dan abu dapat membuat kulit terasa tidak nyaman. Karena itu, membawa pelembap dan sunscreen dapat membantu menjaga kondisi kulit selama beraktivitas.

Namun, hindari penggunaan produk yang terlalu berat atau berlebihan sebelum perjalanan apabila membuat permukaan kulit terasa sangat lengket sehingga debu lebih mudah menempel.

Untuk makeup, penggunaan produk yang lebih ringan dapat menjadi pilihan selama harus melakukan perjalanan di tengah kondisi berdebu.

Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih.

Jangan Lupa Bersihkan Diri Setelah Sampai Kantor

Selain membawa perlengkapan perlindungan, kebiasaan setelah tiba di kantor juga tidak kalah penting.

Sebelum menyentuh wajah, pastikan tangan sudah dibersihkan. Pakaian atau aksesori yang terkena abu sebaiknya dipisahkan dari barang lain.

Jika rambut dan kulit terkena abu, bersihkan dengan baik. Hindari mengibaskan pakaian atau barang yang penuh abu di dalam ruangan karena tindakan tersebut justru dapat membuat partikel kembali beterbangan.

Apabila mengalami sesak napas, batuk yang semakin parah, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lain setelah terpapar abu, segera cari bantuan medis.

Checklist Barang untuk WFO Saat Paparan Abu Vulkanik

Sebelum berangkat ke kantor, pastikan beberapa perlengkapan berikut sudah masuk ke dalam tas:

  • Masker N95, KN95, atau KF94.
  • Masker cadangan.
  • Kacamata.
  • Pakaian tertutup.
  • Sepatu tertutup dan kaos kaki.
  • Tisu basah dan tisu kering.
  • Kantong plastik atau ziplock.
  • Baju kerja cadangan.
  • Pelembap dan sunscreen.
  • Air minum.

Jika kondisi abu vulkanik sedang pekat atau kualitas udara memburuk, pertimbangkan untuk menunda aktivitas di luar ruangan jika memungkinkan dan ikuti arahan dari pemerintah maupun pihak berwenang.

Dengan persiapan yang tepat, risiko paparan abu selama perjalanan menuju kantor dapat diminimalkan. Namun, perlindungan terbaik tetap dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi belum memungkinkan.

  • abu vulkanik
  • Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.