Sejarah Penjajahan di Nusantara: Mengenal 6 Negara Asing yang Pernah Menduduki Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026, 20:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Perjalanan sejarah bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan tidaklah singkat. Sebelum akhirnya berhasil memproklamasikan kedaulatan pada 17 Agustus 1945, Nusantara harus melewati dinamika panjang di bawah kendali bangsa-bangsa asing.
Banyak yang mengira bahwa penjajahan di Indonesia hanya dilakukan oleh Belanda dan Jepang. Padahal, sejarah mencatat ada beberapa negara Eropa lainnya yang sempat datang, menancapkan pengaruh, hingga menerapkan sistem kekuasaannya di berbagai penjuru Nusantara.
Kehadiran bangsa-bangsa asing ini umumnya diawali oleh pencarian sumber daya alam, khususnya rempah-rempah yang memiliki nilai jual sangat tinggi di pasar dunia kala itu. Berikut adalah 6 negara yang pernah menjajah Indonesia beserta sejarah singkat kekuasaannya:
1. Portugis (1509â1595)
Masa pendudukan Portugis dimulai lewat ekspedisi pelayaran di bawah arahan Alfonso de Albuquerque dan dipimpin oleh António de Abreu untuk berburu rempah-rempah. Kedatangan mereka awalnya diterima baik oleh Kerajaan Ternate di Maluku.
Namun, hubungan harmonis tersebut rusak setelah Portugis mulai memaksakan praktik monopoli perdagangan secara sepihak. Di bawah pimpinan Sultan Baabullah, rakyat Maluku melakukan perlawanan sengit hingga berhasil mengusir bangsa Portugis pada tahun 1584.
2. Spanyol (1521â1529)
Bangsa Spanyol tiba di Kepulauan Maluku pada tahun 1521 dan menjalin aliansi dengan Kerajaan Tidore. Langkah ini memicu gesekan politik dan ekonomi dengan Portugis yang telah lebih dahulu bersekutu dengan Ternate.
Konflik perebutan wilayah dan jalur perdagangan ini berakhir setelah disepakatinya Perjanjian Saragosa pada 1529. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Spanyol diwajibkan meninggalkan Maluku dan mengalihkan fokus kekuasaannya ke wilayah Filipina.
3. Belanda (1602â1942)
Belanda mencatatkan durasi pendudukan terlama di Nusantara, yakni berkisar hingga 3,5 abad. Memanfaatkan melemahnya posisi Portugis, Belanda mendirikan kongsi dagang Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada 1602 guna memonopoli komoditas rempah-rempah.
Setelah VOC dibubarkan, pemerintah kolonial Belanda menerapkan berbagai kebijakan yang menyengsarakan rakyat, termasuk sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel). Kekuasaan panjang ini baru berakhir usai Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang dalam Perang Dunia II.
4. Prancis (1806â1811)
Ketika VOC mengalami kebangkrutan dan situasi politik di Eropa berada di bawah pengaruh Kekaisaran Prancis, Nusantara secara tak langsung jatuh ke tangan Prancis. Pada 1808, Raja Louis Napoleon menunjuk Marsekal Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda.
Salah satu peninggalan fenomenal Daendels adalah pembangunan Jalan Raya Pos dari Anyer hingga Panarukan. Masa pendudukan Prancis ini tergolong singkat dan berakhir pada 1811 setelah pasukan Inggris berhasil mengalahkan pertahanan Prancis di Jawa.
5. Inggris (1811â1816)
Setelah merebut kekuasaan dari Prancis, Inggris menguasai Nusantara di bawah kepemimpinan Thomas Stamford Raffles. Selama masa pemerintahannya, Raffles melakukan beberapa perombakan, seperti menghapus sistem kerja paksa ala Belanda, merintis sistem sewa tanah (landrente), merestrukturisasi pembagian wilayah di Pulau Jawa, serta merangkul bupati lokal.
Namun, kepemilikan wilayah ini tidak bertahan lama karena Inggris harus mengembalikan Nusantara kepada Belanda melalui kesepakatan diplomasi di Eropa.
6. Jepang (1942â1945)
Kedatangan Jepang pada 1942 awalnya disambut hangat karena mengusung janji manis untuk membebaskan bangsa-bangsa Asia dari imperialisme Barat. Namun, dalam kurun waktu 3,5 tahun duduk di Nusantara, pendudukan militer Jepang terbukti sangat kelam.
Rakyat Indonesia dikerahkan secara paksa (Romusha) dan sumber daya alam dikuras habis untuk menyokong mesin perang Jepang dalam Perang Pasifik. Pendudukan Jepang berakhir seketika setelah Kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh pasukan Sekutu pada Agustus 1945.
Kekosongan kekuasaan (vacuum of power) pasca-menyerahnya Jepang dimanfaatkan secara sigap oleh para pendiri bangsa untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.
Memahami perjalanan sejarah panjang dari dominasi enam negara penjajah ini bukan sekadar mengingat kekejaman masa lalu, melainkan menjadi cermin berharga akan besarnya harga sebuah kedaulatan yang wajib dijaga oleh setiap generasi penerus bangsa.
- Sejarah Indonesia
- Negara Penjajah Indonesia
Redaktur: Sarah Ramadhani
Penulis: Sarah Ramadhani
Berita Terkait:
-
Putri Sultan Malaysia Dinikahi Pembalap Inggris, Pernikahan Super Mewah dengan Tiara Berlian Warisan Kerajaan Jadi Sorotan
-
Influencer Vicky Alaydrus Curhat Diganggu Setan Agresif di Rumah, Ungkap Pengalaman Horor
-
Hamil Anak Ketiga, Anne Hathaway Tampil Berani Pamer Baby Bump di Premiere The End of Oak Street
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.