25 Tahun Rawat Istri Lumpuh Tanpa Lelah, Janji Suami Ini Bikin Hati Tersentuh

Kamis, 13 Agu 2026, 10:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Apa arti kesetiaan dalam sebuah pernikahan? Bagi Li Junliang, jawabannya bukan sekadar janji yang diucapkan saat menikah, tetapi tindakan yang dibuktikan setiap hari selama puluhan tahun.

Kisah pria asal China ini menjadi sorotan setelah diketahui sudah merawat istrinya, Jia Fang, yang mengalami kelumpuhan parah selama 25 tahun. Selama seperempat abad, Li tidak hanya menjadi suami, tetapi juga pengasuh utama bagi perempuan yang dicintainya.

Kisah pasangan ini berasal dari Pingdingshan, Provinsi Henan, China. Melansir SCMP, kehidupan mereka berubah drastis pada 2001 ketika Jia mengalami kecelakaan tragis.

Saat itu, Jia yang masih berusia 36 tahun terjatuh dari sebuah tebing ketika menaiki kendaraan roda tiga. Insiden tersebut menyebabkan Jia mengalami kelumpuhan dari bagian dada hingga ke bawah.

Sejak kecelakaan itu, aktivitas sehari-hari Jia menjadi sangat terbatas. Ia membutuhkan bantuan untuk berbagai kebutuhan dasar. Dalam kondisi tersebut, Li yang usianya hanya terpaut satu tahun dari Jia memilih untuk tetap berada di sisinya dan mengambil peran sebagai pengasuh utama.

Setiap Dua Jam Harus Bangun Merawat Istri

Merawat seseorang dengan kelumpuhan berat bukanlah pekerjaan sederhana. Li harus memberikan perhatian hampir sepanjang waktu, termasuk ketika malam tiba.

Pada tahun-tahun pertama setelah kecelakaan, Li rutin mengubah posisi tubuh Jia setiap dua jam. Hal tersebut dilakukan untuk membantu mencegah munculnya luka akibat terlalu lama berada dalam posisi yang sama.

Seiring waktu, frekuensinya berubah menjadi sekitar setiap empat jam. Rutinitas tersebut membuat Li hampir tidak pernah mendapatkan tidur malam yang benar-benar nyenyak selama lebih dari dua dekade.

Pengorbanannya tidak berhenti di situ. Li juga rutin memijat tangan dan kaki Jia untuk membantu menjaga kondisi otot. Ketika ingin mengajak istrinya keluar rumah, ia harus mengangkat Jia ke kursi roda agar sang istri dapat menikmati sinar matahari dan udara segar.

Semua rutinitas tersebut dilakukan berulang kali selama bertahun-tahun.

Bukan Hanya Merawat Istri, Li Juga Membesarkan Dua Anak

Ket. Foto: Jia Fang dan Li. — Sumber: Baidu via SCMP

Di tengah tanggung jawab besar sebagai pengasuh, Li tetap harus menjalankan perannya sebagai ayah.

Ketika kecelakaan terjadi, kedua anak mereka masih berusia 10 dan 13 tahun. Li harus merawat Jia sekaligus memastikan kedua anaknya tetap mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak.

Kini, kedua anak mereka telah dewasa dan bahkan memiliki keluarga masing-masing. Di rumah pasangan tersebut juga terdapat sejumlah sertifikat prestasi yang pernah diraih anak-anak mereka ketika masih bersekolah.

Hal itu menjadi gambaran bagaimana Li selama bertahun-tahun berusaha menjaga keluarganya tetap berjalan meski menghadapi keadaan yang sangat berat.

Rambut Memutih, Janji Tetap Sama

Jia menyadari sepenuhnya besarnya pengorbanan sang suami. Ia bahkan memperhatikan perubahan fisik Li setelah puluhan tahun menjalani kehidupan tersebut.

Jia mengatakan rambut suaminya kini telah memutih karena bekerja keras dan terus memikirkan keluarganya. Sementara itu, sebagian besar rambutnya masih berwarna hitam.

"Suamiku bekerja tanpa lelah dan mengkhawatirkan setiap hal tentang keluarga kami. Rambutnya sudah sepenuhnya memutih, sementara sebagian besar rambutku masih hitam," ujar Jia.

Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada pria yang telah mendampinginya selama seperempat abad.

"Junliang, terima kasih sudah merawatku selama 25 tahun!" kata Jia.

Namun, bagi Li, apa yang dilakukannya bukanlah sebuah beban.

Ia menganggap Jia sebagai pasangan hidup yang telah menemaninya, melahirkan kedua anak mereka, serta memberikan begitu banyak hal untuk keluarga.

"Kamu adalah istriku. Kamu telah melahirkan putra dan putri kita serta memberikan begitu banyak hal untuk keluarga. Tidak peduli tantangan yang kami hadapi atau seberapa lelah aku, aku akan merawatmu selama 25, 35, atau bahkan 45 tahun lagi," tutur Li.

Janji Pernikahan yang Masih Dipegang Teguh

Li juga mengingat kembali janji yang pernah disampaikannya ketika mereka menikah. Menurutnya, rumah mereka tidak akan pernah terasa lengkap tanpa kehadiran Jia.

Setelah 25 tahun berlalu, janji tersebut ternyata masih ia pegang.

Kesetiaan Li membuat Jia merasa menjadi salah satu perempuan paling beruntung. Di tengah kondisi yang mengubah kehidupannya secara drastis, ia tetap memiliki seseorang yang bersedia berada di sisinya dalam suka maupun duka.

"Saya percaya bahwa saya adalah orang paling bahagia di dunia; saya telah menikah dengan pria yang tepat," ujar Jia.

Kisah mereka kemudian mendapatkan perhatian luas dari masyarakat China. Seorang tetangga mengaku kagum melihat ketekunan Li merawat istrinya selama bertahun-tahun.

Menurutnya, tidak banyak orang yang mampu menjalani tanggung jawab sebesar itu dalam waktu yang begitu panjang. Bukan hanya merawat Jia, Li juga disebut tetap menjaga rumah agar selalu bersih dan rapi.

Kisah Li dan Jia menjadi pengingat bahwa kesetiaan dalam pernikahan terkadang tidak terlihat dari kata-kata besar, melainkan dari rutinitas kecil yang dilakukan terus-menerus. Selama 25 tahun, Li memilih untuk tetap tinggal, merawat, dan menjaga keluarganya, membuktikan janji pernikahan baginya bukan sekadar ucapan.

  • kisah inspiratif
  • cinta sejati

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.