- Home
-
- Entertainment
-
- Kontroversi Leluhur Ha Y...
Kontroversi Leluhur Ha Young Memanas, Sang Ayah Akhirnya Angkat Bicara dan Meminta Maaf!
Rabu, 12 Agu 2026, 09:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kontroversi mengenai sosok Ahn Sangho, leluhur Hayoung, kembali menjadi sorotan publik setelah catatan sejarah mengenai keterlibatannya dalam organisasi yang dikaitkan dengan kelompok pro-Jepang pada masa pendudukan Korea kembali beredar di media sosial.
Sebelumnya, pihak keluarga Hayoung sempat membantah tudingan tersebut. Mereka menyatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai Ahn Sangho sebagai sosok yang berpihak kepada Jepang tidak benar.
Namun, setelah muncul sejumlah catatan sejarah yang mencantumkan nama Ahn Sangho sebagai salah satu tokoh yang pernah aktif dalam Daejeong Chinmokhoe, keluarga akhirnya memberikan klarifikasi dan mengakui adanya fakta tersebut.
Melansir laman Naver, Ayah Hayoung kemudian buka suara mengenai kontroversi yang berkembang. Dalam penjelasannya, keluarga menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan awal yang dianggap tidak sesuai dengan catatan sejarah yang kemudian ditemukan.
Catatan Sejarah
Catatan sejarah yang diterbitkan Seoul Historiography Institute mencantumkan Ahn Sangho sebagai seorang dokter yang lahir pada 1874.
Ia pernah menempuh pendidikan kedokteran di Jepang dan setelah kembali ke Korea aktif dalam dunia medis.
Ahn Sangho juga tercatat sebagai tokoh dalam organisasi profesi kedokteran pada masa tersebut.
Sementara itu, sejumlah sumber sejarah mencatat bahwa Ahn Sangho termasuk dalam jajaran tokoh yang terlibat dalam Daejeong Chinmokhoe ketika organisasi tersebut didirikan pada 1916.
Organisasi itu dibentuk pada masa pemerintahan kolonial Jepang dan beranggotakan sejumlah pejabat, bangsawan, pengusaha serta tokoh masyarakat Korea.
Dalam perkembangannya, Daejeong Chinmokhoe mengusung gagasan mengenai penyatuan atau harmonisasi antara Jepang dan Korea, sehingga kemudian dikaitkan dengan aktivitas kelompok pro-Jepang.
Nama Ahn Sangho juga tercantum dalam daftar tokoh yang ikut menjadi anggota atau pengurus awal Daejeong Chinmokhoe.
Catatan tersebut menjadi salah satu dasar munculnya kembali perdebatan mengenai rekam jejak sejarahnya.
Di tengah kontroversi tersebut, keluarga Hayoung memilih mengakui adanya catatan sejarah tersebut sekaligus meminta maaf atas bantahan yang sebelumnya mereka sampaikan.
Mereka menegaskan bahwa pernyataan awal dibuat berdasarkan informasi yang mereka ketahui saat itu.
Kasus ini pun kembali memunculkan perbincangan mengenai bagaimana keluarga figur publik menghadapi catatan sejarah leluhur mereka.
Di sisi lain, penting untuk membedakan antara rekam jejak seseorang yang hidup pada masa penjajahan dengan sikap atau tindakan generasi keturunannya pada masa kini.*
- Kontroversi Leluhur Ha Young
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.