Kenapa Pasien Kanker Indonesia Ramai Berobat ke Tiongkok? Ternyata Teknologi Ini Alasannya
Kamis, 06 Agu 2026, 16:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Tren berobat ke luar negeri di kalangan masyarakat Indonesia kini mengalami pergeseran arah. Jika sebelumnya Malaysia dan Singapura menjadi pilihan utama, kini China (Tiongkok) semakin diminati, khususnya bagi para penyintas penyakit kanker.
Mengandalkan kombinasi teknologi kedokteran barat yang minimal invasif (tanpa operasi besar) dan Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM), rumah sakit di China menawarkan harapan baru dengan efisiensi biaya yang kompetitif.
Menghancurkan Tumor Tanpa Pisau Bedah
2. NanoKnife (IRE): Penggunaan tegangan listrik tinggi untuk merusak selaput sel kanker secara permanen. Metode ini menjadi solusi utama untuk area sensitif yang sulit dioperasi, seperti kanker pankreas dan hati.
3. Terapi Intervensi Mikrovaskular (CVI): Modifikasi kemoterapi dengan memasukkan dosis obat yang jauh lebih kecil langsung ke pembuluh darah yang memberi makan tumor. Efeknya, pasien terhindar dari efek samping parah seperti mual hebat atau rambut rontok global.
4. Kombinasi Tradisional (TCM): Penggabungan herbal Tiongkok akupunktur untuk mendetoksifikasi tubuh, mengurangi nyeri, serta mendongkrak sistem imun pasien selama masa pemulihan.
Tiga Rumah Sakit Rujukan Utama Pasien Internasional
1. St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
2. Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou
Fuda dikenal luas berkat tingkat keberhasilan yang tinggi dalam menerapkan metode Cryosurgery dan NanoKnife. Rumah sakit ini kerap menangani kasus-kasus tumor padat yang kompleks dan stadium lanjut.
3. GoBroad Healthcare Group
Bagi pasien yang berfokus pada kanker darah (leukemia dan limfoma), jaringan GoBroad yang tersebar di Beijing dan Shanghai merupakan pusat keunggulan terdepan, termasuk untuk tindakan transplantasi sumsum tulang dan terapi seluler CAR-T.
Estimasi Biaya Pengobatan dan Dukungan Asuransi
- Cryosurgery / Ablasi: USD 5.000 â USD 12.000 (sekitar Rp 80 juta â Rp 190 juta) per sesi.
- NanoKnife (IRE): USD 15.000 â USD 25.000 (sekitar Rp 240 juta â Rp 400 juta) per tindakan.
- Intervensi Mikrovaskular: USD 3.500 â USD 7.000 (sekitar Rp 56 juta â Rp 112 juta) per siklus.
- Terapi Proton (Radiasi Presisi): USD 35.000 â USD 50.000 (sekitar Rp 560 juta â Rp 800 juta) per paket.
Kemudahan Akses Bagi Pasien Indonesia
- Teknologi Kanker Terbaru
- Pengobatan Kanker Terbaru
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.