- Home
-
- Entertainment
-
- Usher GIIAS 2026 Buka Su...
Usher GIIAS 2026 Buka Suara, Akui Direkam Diam-Diam oleh Kreator Ebemartono
Senin, 03 Agu 2026, 15:10 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kontroversi kreator konten Ebemartono alias Emanuel Bryan masih menjadi sorotan setelah video berjudul âCara Deketin Cewek di Pameranâ viral dan menuai kritik.
Usher GIIAS 2026 yang mengaku menjadi objek dalam video tersebut akhirnya angkat suara. Melalui unggahan di Threads, ia mengaku merasa dirugikan karena tidak mengetahui dirinya direkam menggunakan kacamata Meta milik Emanuel Bryan dan tidak pernah memberikan izin untuk publikasi video tersebut.
Kronologi Lengkap Usher GIIAS 2026 Murka Gegara Direkam Tanpa Izin oleh Kreator Ebemartono alias Emanuel Bryan
Usher tersebut mengaku saat kejadian ia sedang bekerja sebagai freelancer di salah satu booth mobil dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Ia mengatakan dua pria datang ke booth tempatnya bertugas dan bertanya mengenai spesifikasi mobil. Sebagai usher, ia menjelaskan informasi produk hingga percakapan berlanjut ke pertanyaan pribadi seperti nama dan umur.
"Konten kreator ini datang berdua ke mobil yang aku jaga, awalnya menanyakan tentang mobilnya dan tentu aku menjelaskan dan menjawab dengan sopan," tulisnya, dikutip Senin (3/8/2026).
Ia mengaku tidak mengetahui bahwa percakapan tersebut sedang direkam. Saat melihat seseorang memegang ponsel dari arah belakang, ia mengira kamera hanya merekam mobil atau area booth.
Belakangan, ia baru mengetahui percakapan tersebut direkam menggunakan kamera pada kacamata Meta milik Emanuel Bryan.
Syok Videonya Diunggah dengan Judul "Cara Deketin Cewek di Pameran"
Setelah video diunggah ke media sosial, usher tersebut mengaku terkejut karena dirinya menjadi objek utama dalam konten berjudul âCara Deketin Cewek di Pameranâ.
Ia menyebut tidak pernah diberi tahu bahwa percakapannya akan dijadikan konten.
"Isi konten dan narasi tersebut aku merasa sangat tidak nyaman," ungkapnya.
Mengaku Tak Pernah Memberikan Persetujuan
Usher tersebut menegaskan tidak pernah memberikan izin untuk direkam maupun dijadikan fokus utama dalam video.
"Di sini tidak ada persetujuan di awal kalau yang dibuat konten itu adalah aku perorangan. Mereka juga tidak memberitahukan bahwa mereka memakai kamera yang ada di kacamatanya untuk merekam aku dari depan," tulisnya.
Menurutnya, merekam seseorang sebagai bagian dari keramaian berbeda dengan menjadikan seseorang sebagai objek utama dalam sebuah konten.
Menghubungi Emanuel Bryan untuk Meminta Video Dihapus
Karena merasa tidak nyaman, usher tersebut menghubungi Emanuel Bryan melalui DM dan meminta video dihapus.
Namun, ia mengaku permintaan tersebut sempat ditolak. Dalam percakapan yang dibagikan, pihak yang disebut sebagai Bryan mengatakan video dibuat di ruang publik.
"Public space, gak perlu izin. Kalau private property perlu," kata Bryan.
Usher tersebut kemudian menyampaikan bahwa meskipun berada di ruang publik, seseorang yang menjadi objek utama dalam video seharusnya tetap dimintai persetujuan.
Klaim Diminta Membayar Biaya Produksi
Usher tersebut juga mengungkap bahwa dirinya sempat diminta membayar biaya produksi apabila ingin video tersebut diturunkan.
Dalam tangkapan layar percakapan yang diunggah, terdapat pesan, "Kalau mau takedown boleh aja, tapi ada biaya cost yang perlu di-pay atas biaya produksi videonya."
Ia mempertanyakan alasan harus membayar karena sejak awal tidak pernah meminta dirinya dijadikan objek konten.
"Bahkan teman-teman aku sesama usher yang meminta mereka untuk tidak mem-post video mereka malah dimintai sejumlah uang. Kita tidak meminta dikontenin, bahkan dari awal kita tidak tahu kita dijadikan object konten oleh mereka," tulisnya.
Video yang memicu kontroversi tersebut kini diketahui telah dihapus dari media sosial. Namun, usher tersebut menyatakan persoalan belum sepenuhnya selesai dan masih mempertimbangkan langkah berikutnya.
- Kreator Ebemartono
- Usher GIIAS 2026
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.