Masih Jalani Hubungan Tanpa Status? Kenali Tanda HTS Bisa Berlanjut atau Tidak
Sabtu, 01 Agu 2026, 10:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM â Hubungan tanpa status (HTS) atau situationship semakin sering dijumpai, terutama di kalangan anak muda. Kondisi ini menggambarkan kedekatan dua orang yang sudah lebih dari sekadar teman, tetapi belum memiliki komitmen atau kepastian sebagai pasangan.
Banyak orang memilih menjalani hubungan seperti ini karena berbagai alasan, mulai dari belum siap berkomitmen, ingin mengenal pasangan lebih dalam, hingga fokus mengejar pendidikan atau karier. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas, apakah hubungan tanpa status benar-benar bisa berhasil?
Apakah Hubungan Tanpa Status Bisa Bertahan?
Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak ada jaminan pasti. Keberhasilan sebuah hubungan tanpa status sangat bergantung pada kesamaan tujuan, komunikasi yang sehat, dan kesiapan emosional kedua belah pihak.
Jika salah satu pihak berharap hubungan berkembang menjadi hubungan resmi, sedangkan pihak lain hanya ingin menikmati kedekatan tanpa komitmen, potensi konflik akan semakin besar. Karena itu, kejujuran mengenai perasaan dan harapan menjadi langkah penting agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Mengungkapkan keinginan memang memiliki risiko, tetapi komunikasi terbuka jauh lebih baik dibanding terus bertahan dalam hubungan yang penuh ketidakpastian.
Cara Menjalani Hubungan Tanpa Status agar Tetap Sehat
Meski sering dipandang negatif, hubungan tanpa status tetap bisa berjalan dengan baik apabila kedua orang memiliki kesepakatan yang jelas. Berikut beberapa hal yang dapat membantu menjaga hubungan tetap sehat.
1. Bangun komunikasi yang jujur
Bicarakan sejak awal mengenai ekspektasi, batasan, serta tujuan hubungan. Komunikasi yang terbuka dapat mengurangi kesalahpahaman sekaligus membuat kedua belah pihak merasa lebih nyaman.
2. Pastikan hubungan berjalan seimbang
Hubungan yang sehat tidak hanya bergantung pada usaha satu orang. Kedua pihak perlu sama-sama menunjukkan perhatian, menghargai satu sama lain, dan berkontribusi menjaga hubungan tetap berjalan.
3. Tetap utamakan harga diri
Hubungan seharusnya tidak membuat seseorang merasa kurang dihargai atau terus mempertanyakan nilai dirinya. Jika HTS justru memicu rasa cemas, tidak aman, atau membuatmu merasa diabaikan, mungkin sudah saatnya mengevaluasi hubungan tersebut.
4. Kenali kebutuhan emosional diri sendiri
Tidak semua orang cocok menjalani hubungan tanpa komitmen. Memahami apa yang benar-benar dibutuhkan dalam sebuah hubungan akan membantu menentukan apakah HTS merupakan pilihan yang tepat atau justru sebaiknya diakhiri.
Apakah Ada Sisi Positif Hubungan Tanpa Status?
Di balik berbagai risiko yang ada, hubungan tanpa status juga memiliki beberapa keuntungan bagi sebagian orang. Salah satunya adalah memberikan ruang untuk tetap dekat dengan seseorang tanpa tekanan komitmen jangka panjang.
Model hubungan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk saling mengenal karakter, kebiasaan, hingga kecocokan sebelum memutuskan menjalin hubungan yang lebih serius.
Selain itu, sebagian orang merasa HTS memberi mereka keleluasaan untuk tetap fokus pada pekerjaan, pendidikan, atau pengembangan diri tanpa harus terbebani tanggung jawab dalam hubungan resmi.
Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mempertahankan HTS
Jika ingin mempertahankan hubungan tanpa status, jangan hanya berpegang pada ucapan pasangan. Perhatikan juga tindakan yang mereka tunjukkan dalam keseharian.
Seseorang mungkin mengatakan memiliki perasaan, tetapi apabila terus menghindari komitmen, tidak konsisten, atau enggan membuat rencana bersama, perilaku tersebut juga perlu menjadi bahan pertimbangan.
Hindari pula berasumsi bahwa hubungan sudah bersifat eksklusif apabila belum pernah dibicarakan secara langsung. Kesepakatan yang jelas akan mengurangi risiko kesalahpahaman di kemudian hari.
Kapan Sebaiknya Hubungan Tanpa Status Diakhiri?
Apabila hubungan mulai menimbulkan tekanan emosional, rasa kecewa berkepanjangan, atau membuatmu terus menunggu kepastian yang tidak kunjung datang, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk mengakhirinya.
Sampaikan keputusan tersebut dengan jujur dan penuh rasa hormat. Meski tidak mudah, mengakhiri hubungan yang tidak lagi sehat bisa menjadi langkah terbaik demi menjaga kesehatan emosional dan membuka kesempatan bertemu dengan pasangan yang memiliki tujuan hubungan yang sama.
Pada akhirnya, hubungan tanpa status memang bisa berhasil, tetapi hanya jika kedua orang memiliki komunikasi yang terbuka, saling menghargai batasan, dan memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan dari hubungan tersebut.
- Relationship
- Situationship
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.