Keren Usung Misi Pelestarian Seni Budaya, Mahasiswi UI Raih Puteri Nusantara Jawa Barat 2026
Senin, 27 Jul 2026, 08:05 WIBDEPOK, KUNCANTIK.COM - Aura Sakinah Sorafa, mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), berhasil meraih gelar Puteri Nusantara Jawa Barat 2026 sekaligus menyabet predikat Puteri Favorit. Prestasi tersebut diraih pada ajang Puteri Nusantara Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia di Bandung, Jawa Barat.
Ajang ini merupakan platform apresiasi dan pengembangan diri bagi generasi muda perempuan yang mendorong penguatan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta pengerahan program advokasi berdampak bagi masyarakat.
Untuk merengkuh mahkota tersebut, Aura harus melewati rangkaian proses seleksi yang ketat dan kompetitif. Berawal dari tahapan seleksi administrasi yang meloloskan 87 peserta, Aura lalu berjuang pada tahap personal interview untuk menggali kepribadian, motivasi, serta komitmennya sebagai representasi pemuda daerah hingga kemudian terpilih masuk ke dalam 22 finalis.
Bersama peserta finalis lainnya, ia menampilkan potensi diri pada sesi unjuk bakat, mengasah personal branding digital melalui pembuatan video profil, serta menggalang dukungan publik pada sesi votingdigital. Perjuangan tersebut bermuara pada babak grand final, di mana Aura tampil memukau pada sesi tanya jawab (QnA), speech & advokasi, hingga tanya jawab lanjutan pada babak 5 besar hingga akhirnya sukses dinobatkan sebagai pemenang utama.
Dalam ajang tersebut, Aura mengusung program bertajuk âSenada Rasaâ yang mengangkat tema Seni Nusantara untuk Generasi Muda. Melalui Ruang Aspirasi Seni Budaya, program ini menjadi wadah bagi anak muda untuk belajar, berbagi gagasan, menampilkan karya, serta berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya.
Menurut Aura, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan budaya populer, masih banyak generasi muda yang memandang seni dan budaya Indonesia sebagai sesuatu yang kuno serta kurang relevan dengan kehidupan masa kini. Akibatnya, ruang apresiasi terhadap berbagai kesenian daerah semakin terbatas dan regenerasi pelaku seni menjadi tantangan di sejumlah daerah. Padahal, seni budaya merupakan bagian dari identitas bangsa yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang perlu terus diwariskan.
Melalui program ini, Aura berencana menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, seperti lokakarya kerajinan seni bagi anak-anak sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini, serta produksi konten edukatif di media sosial yang menyasar generasi muda. Untuk memperluas dampaknya, ia juga berencana menjalin kolaborasi dengan sekolah, sanggar seni, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemerintah daerah agar program tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendorong pelestarian budaya secara berkelanjutan.
Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperluas apresiasi generasi muda terhadap seni dan budaya Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Program âSenada Rasaâ mendukung tercapainya SDGs 4 (Quality Education) melalui edukasi budaya, SDG 11s (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian warisan budaya, SDG 8s (Decent Work and Economic Growth) melalui pemberdayaan pelaku seni dan UMKM, serta SDG 17s (Partnership for the Goals) melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kepedulian Aura terhadap pelestarian seni budaya tumbuh dari pengalamannya selama aktif di Himpunan Mahasiswa Administrasi Perkantoran (HIMORA) Program Pendidikan Vokasi UI. Berawal sebagai staf hingga dipercaya menjadi Ketua Departemen Seni dan Budaya, ia terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa, mulai dari pertunjukan seni hingga kegiatan apresiasi budaya.
Bagi Aura, mengikuti ajang Puteri Nusantara bukan sekadar perkara meraih gelar, tetapi menjadi kesempatan untuk memperluas dampak sosial melalui program advokasi yang dibawanya. Berbekal pengalaman dalam berbagai kegiatan kepemudaan, seperti forum diplomasi internasional, Model United Nations (MUN), dan program Learn SDGs, ia terdorong untuk keluar dari zona nyaman sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi. âSaya ingin membuktikan bahwa keluar dari zona nyaman dapat membuat diri semakin berkembang, terutama dalam mengasah karakter dan kemampuan komunikasi,â ujarnya.
Sebagai Puteri Nusantara Jawa Barat 2026, Aura berkomitmen untuk terus mengembangkan program tersebut bersama berbagai mitra agar semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pelestarian budaya Indonesia.
âHarapannya, Senada Rasa dapat menjadi jembatan antara seni dan generasi muda sehingga budaya Nusantara tetap hidup, berkembang, dan semakin dikenal oleh masyarakat luas,â ungkapnya.
Aura juga mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Program Pendidikan Vokasi UI turut menjadi bekal penting selama mengikuti kompetisi. Pembelajaran yang berfokus pada kemampuan komunikasi membantunya membangun kepercayaan diri saat menyampaikan gagasan di hadapan dewan juri. Sementara itu, mata kuliah pelayanan prima membekalinya dengan pemahaman mengenai etika, profesionalisme, empati, serta kemampuan membangun kesan positif ketika berinteraksi dengan orang lain. Pembelajaran bahasa Inggris dan bahasa Jepang pun turut mendukung kemampuannya berkomunikasi secara efektif dalam setiap tahapan seleksi.
Prestasi Aura menunjukkan bahwa mahasiswa UI tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan profesional, tetapi juga didorong menjadi pribadi yang adaptif, berjiwa kepemimpinan, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat. Sejalan dengan komitmen UI dalam mencetak lulusan yang berdampak, pencapaian tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang yang mereka tekuni.
- universitas indonesia
- Perempuan Berprestasi
Redaktur: M Zaki Alatas
Penulis: M Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Heboh Honor Artis Tertunggak di TV, Inul Daratista Bongkar Bayaran Dicicil hingga Wika Salim Dimarahi
-
Davina Karamoy Ngaku Susah Tahan Tawa di Film “Andai Waktu Bisa Diulang Kembali”
-
Ghea Indrawari Spill Momen Terpaksa Dandan Sendiri usai Di-ghosting MUA dan Hair Stylist, Hasil Akhirnya Malah Bikin Kagum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.