Gak Doyan Flexing? Perdana Menteri Norwegia Membumi Kenakan Jam Tangan Rp1 Jutaan
Senin, 13 Jul 2026, 21:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, menjadi perbincangan publik setelah penampilannya di media sosial memperlihatkan pilihan aksesori yang jauh dari kesan mewah.
Dalam sebuah foto yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Store terlihat mengenakan jam tangan Swatch seri Once Again, model klasik yang dijual dengan harga sekitar Rp1 juta.
Unggahan tersebut kemudian ramai dibahas di media sosial, termasuk melalui akun X @txtkarir.
Banyak warganet menyoroti bagaimana seorang kepala pemerintahan dari salah satu negara dengan tingkat kesejahteraan tinggi justru memilih menggunakan jam tangan yang tergolong terjangkau, alih-alih produk jam tangan mewah bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Pilihan jam tangan itu bukan sekadar persoalan selera pribadi. Bagi banyak pengamat, keputusan Store mencerminkan budaya politik yang telah lama berkembang di kawasan Nordik, terutama di negara-negara Skandinavia seperti Norwegia, Swedia, Denmark, dan Finlandia.
Para pemimpin di kawasan tersebut dikenal lebih mengedepankan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara berpakaian maupun penggunaan barang-barang pribadi.
Budaya tersebut erat kaitannya dengan nilai kesetaraan sosial yang dijunjung tinggi masyarakat Nordik.
Para pejabat publik umumnya berusaha menghindari citra hidup berlebihan agar tidak menciptakan jarak dengan masyarakat yang mereka wakili.
Kesederhanaan dipandang sebagai bentuk penghormatan terhadap amanah publik sekaligus simbol bahwa jabatan tidak menjadi alasan untuk menampilkan kemewahan secara mencolok.
Jam Tangan Ikonik
Jam tangan Swatch Once Again sendiri merupakan salah satu model ikonik dari merek asal Swiss. Desainnya sederhana dengan dominasi warna hitam, dipadukan dial putih yang mudah dibaca, sehingga lebih menonjolkan fungsi dibandingkan kemewahan.
Hal ini kembali memunculkan diskusi mengenai gaya hidup para pemimpin dunia. Di banyak negara Nordik, masyarakat memang terbiasa melihat pejabat menggunakan transportasi umum, bersepeda ke kantor, atau mengenakan pakaian yang sederhana.
Hal-hal semacam itu dianggap sebagai bagian dari budaya yang menekankan kedekatan antara pemimpin dan warga negara.
Sebaliknya, gaya hidup sederhana tersebut sering kali dibandingkan dengan kondisi di sejumlah negara lain, di mana sebagian pejabat publik justru kerap menjadi sorotan karena menggunakan barang-barang mewah atau memamerkan gaya hidup yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi masyarakat.
Perbedaan ini memunculkan perdebatan mengenai pentingnya simbol kesederhanaan dalam membangun kepercayaan publik.
Meski pilihan jam tangan tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran integritas seorang pemimpin, penampilan sederhana Jonas Gahr Store menunjukkan bahwa simbol-simbol kecil tetap memiliki makna besar di mata masyarakat.
Dalam era media sosial, setiap detail yang ditampilkan seorang pejabat dapat menjadi cerminan nilai, budaya, dan cara kepemimpinan yang ingin mereka tunjukkan kepada publik.*
- Perdana Menteri Norwegia sederhana
- Jonas Gahr Store
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.