7 Fakta Koleksi Devi Rahul Mishra di Paris Haute Couture Fall 2026, Busana Bak Monumen Hidup Terinspirasi Kuil India

Minggu, 12 Jul 2026, 18:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Paris Haute Couture Fall 2026 kembali menghadirkan karya-karya luar biasa dari para desainer dunia. Namun, salah satu koleksi yang paling menyita perhatian datang dari desainer asal India, Rahul Mishra, lewat koleksi bertajuk Devi.

Alih-alih menghadirkan gaun glamor semata, Rahul Mishra menawarkan sesuatu yang jauh lebih dalam. Ia mengubah filosofi arsitektur kuil kuno India menjadi karya haute couture yang sarat makna, menjadikan setiap busana tampil layaknya monumen hidup yang berjalan di atas runway.

Ket. Foto: Koleksi Devi Rahul Mishra di Paris Haute Couture 2026. — Sumber: Rahul Mishra

Berikut tujuh fakta menarik di balik koleksi Devi yang sukses mencuri perhatian di Paris Haute Couture Fall 2026.

1. Terinspirasi dari Arsitektur Kuil Kuno India

20260712165952_1000464997.jpg

Dok. Istimewa

Rahul Mishra tidak sekadar mengambil motif-motif tradisional India sebagai dekorasi. Dalam koleksi Devi, ia mengadopsi filosofi pembangunan kuil kuno yang mengutamakan keseimbangan antara seni, spiritualitas, dan keahlian.

Setiap busana dirancang seperti sebuah bangunan sakral yang memiliki struktur, ritme, dan cerita tersendiri. Hasilnya bukan hanya pakaian, melainkan karya seni yang menyatukan arsitektur, patung, dan mode.

2. Mengangkat Sosok Feminin Ilahi Lewat Tema Devi

20260712170019_1000464998.jpg

Dok. Istimewa

Nama Devi sendiri berarti dewi dalam tradisi Hindu. Koleksi ini mengeksplorasi sosok perempuan sebagai simbol penciptaan, perlindungan, kekuatan, dan transformasi.

Rahul Mishra menerjemahkan konsep tersebut melalui siluet megah, detail artistik, dan permainan tekstur yang menghadirkan kesan anggun sekaligus penuh wibawa.

3. Terinspirasi Peradaban Lembah Indus

20260712170049_1000464996.jpg

Dok. Istimewa

Salah satu sumber inspirasi utama berasal dari peninggalan Peradaban Lembah Indus, khususnya patung-patung dewi berbahan terakota yang menjadi simbol kesuburan dan kehidupan.

Inspirasi tersebut diterjemahkan ke dalam busana melalui bentuk-bentuk organik, volume yang membulat, serta sulaman kaya tekstur yang memberikan kesan seperti permukaan tanah liat kuno.

Perpaduan ini membuat setiap rancangan terasa memiliki hubungan dengan sejarah peradaban manusia yang telah berlangsung ribuan tahun.

4. Sentuhan Seni Patung Gandhara Hadir dalam Setiap Lipatan

20260712170117_1000464999.jpg

Dok. Istimewa

Rahul Mishra juga mengambil inspirasi dari seni patung Gandhara, yang terkenal dengan ukiran lipatan kain bergaya Yunani Romawi pada patung Buddha.

Efek tersebut dihadirkan melalui teknik konstruksi tekstil berlapis yang membuat kain tampak seperti pahatan marmer. Busana terlihat kokoh dan monumental, tetapi tetap mampu bergerak lembut mengikuti langkah para model.

Perpaduan antara kekuatan struktur dan kelembutan material menjadi salah satu ciri paling menonjol dari koleksi ini.

5. Sulaman Tangan Berubah Menjadi Ukiran Arsitektur

20260712170147_1000465000.jpg

Dok. Istimewa

Keahlian para pengrajin India menjadi jantung utama koleksi Devi.

Ribuan detail sulaman tangan dikerjakan selama berjam-jam hingga membentuk permukaan menyerupai relief batu pada dinding kuil kuno. Jarum dan benang seolah menggantikan fungsi pahat yang digunakan para pematung berabad-abad lalu.

Teknik ini menghadirkan dimensi, bayangan, dan tekstur yang membuat setiap busana tampak hidup dari berbagai sudut pandang.

6. Siluet Busana Menyerupai Bangunan Sakral

20260712170206_1000465001.jpg

Dok. Istimewa

Tak hanya detailnya, bentuk busana juga mengambil inspirasi dari arsitektur kuil India.

Beberapa gaun memiliki siluet menjulang yang mengingatkan pada shikhara, menara khas kuil Hindu, sementara rancangan lain menghadirkan volume besar menyerupai gerbang upacara dan aula suci tempat berkumpulnya masyarakat.

Busana-busana tersebut terasa monumental, seolah bukan sekadar pakaian, melainkan struktur arsitektur yang hidup di atas runway.

7. Menegaskan Warisan Kerajinan Tangan India di Panggung Dunia

20260712170233_1000464995.jpg

Dok. Istimewa

Melalui koleksi ini, Rahul Mishra kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan kerajinan tangan India.

Setiap busana dikerjakan para pengrajin dengan teknik yang diwariskan turun-temurun. Ribuan jam pengerjaan tangan menghasilkan detail luar biasa yang sulit ditiru oleh produksi massal. 

Lewat Devi, Rahul Mishra membuktikan haute couture bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga tentang menjaga warisan budaya, menghormati para pengrajin, serta menghadirkan sejarah ke dalam karya mode kontemporer.

Koleksi Devi pun menjadi salah satu presentasi paling berkesan di Paris Haute Couture Fall 2026. Dengan memadukan arsitektur, sejarah, spiritualitas, dan keahlian tangan, Rahul Mishra berhasil menghadirkan bahasa baru dalam dunia haute couture. 

Setiap busana bukan sekadar gaun mewah, melainkan simbol hidup yang membawa kisah panjang peradaban India ke panggung mode internasional.

  • Haute Couture 2026
  • koleksi haute couture

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.