Begadang Bisa Picu Penyakit Jantung hingga Risiko Kematian, Mitos atau Fakta?
Rabu, 08 Jul 2026, 06:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Tidur kurang dari enam jam setiap malam dapat mengganggu metabolisme tubuh. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih cepat menyimpan lemak sehingga banyak orang yang memiliki kebiasaan begadang mengeluhkan kenaikan berat badan.
Tak hanya itu, kurang tidur juga dapat merusak sel-sel otak serta melemahkan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, menjaga kualitas dan durasi tidur menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Hal-Hal yang Bisa Saja Terjadi Ketika Kurang Tidur
Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga dapat memengaruhi suasana hati. Seseorang yang tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup cenderung mengalami perubahan emosi dan menjadi lebih mudah marah.
Selain itu, berikut sejumlah dampak yang dapat terjadi ketika seseorang kurang tidur.
1. Kemampuan Berpikir Berkurang
Ketika seseorang kurang tidur, kemampuan berpikir dan daya kognitif otak akan menurun.
Meski tubuh sedang beristirahat, otak tetap bekerja saat tidur. Aktivitas saraf di otak ketika tidur dan bangun berlangsung hampir sama. Namun, kurang tidur dapat mengganggu tingkat fokus, kewaspadaan, serta memori jangka pendek maupun jangka panjang.
2. Gairah Seksual Mengalami Penurunan
Kurang tidur juga dapat menyebabkan penurunan gairah seksual serta menurunkan tingkat kepuasan seksual. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rasa kantuk, kelelahan, dan stres yang muncul akibat kurangnya waktu tidur.
3. Kulit Mengalami Penuaan Dini
Kurang tidur bukan hanya menyebabkan wajah tampak pucat dan mata bengkak, tetapi juga dapat memicu munculnya garis-garis halus serta lingkaran hitam di bawah mata.
Hal ini terjadi karena kurang tidur membuat tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres. Ketika hormon tersebut diproduksi secara berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit, yaitu protein yang berfungsi menjaga kulit tetap elastis.
4. Menyebabkan Masalah Kesehatan Serius
Kebiasaan begadang dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, di antaranya:
-
Penyakit jantung, yaitu berbagai gangguan pada organ jantung, seperti gangguan pembuluh darah, irama jantung, katup jantung, maupun kelainan jantung bawaan.
-
Gagal jantung, yaitu kondisi ketika organ jantung melemah sehingga tidak mampu memompa darah yang cukup ke seluruh tubuh.
-
Serangan jantung, yaitu kondisi ketika aliran darah menuju jantung terhenti sehingga menyebabkan sebagian sel jantung mengalami kematian.
-
Diabetes, yaitu penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah.
Cara Meningkatkan Kualitas Tidur
Apabila sering mengalami gangguan tidur yang menyebabkan kualitas tidur menurun, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Dokter dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai berdasarkan penyebab gangguan tidur. Jika kondisinya sudah cukup berat, dokter biasanya akan meresepkan obat untuk membantu meningkatkan kualitas tidur.
Selain itu, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk memperoleh kualitas tidur yang lebih baik, seperti memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum tidur, membuat suasana kamar senyaman mungkin, menerapkan jadwal tidur yang teratur, membatasi tidur siang, serta rutin berolahraga.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara konsisten, kualitas tidur diharapkan dapat meningkat sekaligus membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
- Bahaya Begadang
- Begadang Picu Penyakit Jantung
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.