Sering Bilang 'Nggak Punya Baju'? Mungkin Lemarimu Belum Ditata dengan Cara Ini

Minggu, 05 Jul 2026, 09:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM – Pernah merasa lemari penuh sesak, tetapi tetap bingung memilih baju? Kondisi ini ternyata cukup sering dialami banyak orang. Masalahnya bukan selalu karena koleksi pakaian yang kurang, melainkan cara menyimpannya yang belum tertata dengan baik.

Lemari yang rapi membuat setiap koleksi pakaian lebih mudah terlihat sehingga proses memilih outfit menjadi lebih cepat. Selain menghemat waktu saat bersiap, penataan yang tepat juga membantu memaksimalkan pakaian yang sudah dimiliki tanpa harus terus berbelanja.

Ket. Foto: — Sumber: freepik

Dengan sedikit perubahan dalam mengatur isi lemari, kamu bisa menciptakan lebih banyak kombinasi busana yang menarik untuk berbagai kesempatan. Berikut lima tips yang bisa diterapkan agar lemari lebih terorganisir dan aktivitas mix and match menjadi semakin mudah.

1. Sortir Pakaian dan Singkirkan yang Sudah Tidak Digunakan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek seluruh isi lemari. Pisahkan pakaian yang masih sering dipakai dari item yang sudah lama tidak digunakan atau kondisinya tidak lagi layak.

Kamu bisa menyumbangkan pakaian yang masih bagus atau mendaur ulang pakaian yang sudah rusak. Dengan mengurangi tumpukan pakaian yang tidak terpakai, isi lemari akan terasa lebih lega dan koleksi yang benar-benar digunakan menjadi lebih mudah ditemukan.

2. Kelompokkan Berdasarkan Jenis dan Warna

Setelah proses sortir selesai, susun pakaian sesuai kategorinya, seperti kaus, kemeja, blus, celana, rok, dress, hingga jaket atau outer.

Agar tampilannya semakin rapi, urutkan setiap kategori berdasarkan gradasi warna, mulai dari warna terang hingga gelap. Cara sederhana ini membuat kamu lebih cepat menemukan pakaian yang dibutuhkan sekaligus memudahkan menentukan padu padan warna yang cocok.

3. Jadikan Warna Netral sebagai Andalan Wardrobe

Jika ingin lebih mudah membuat berbagai kombinasi outfit, perbanyak koleksi pakaian berwarna netral seperti putih, hitam, abu-abu, navy, beige, atau cokelat.

Warna-warna tersebut cenderung fleksibel dipadukan dengan berbagai motif maupun warna lain. Hasilnya, satu item bisa digunakan dalam banyak gaya berbeda sehingga koleksi pakaian terasa lebih fungsional.

4. Pilih Pakaian yang Fleksibel Dipadukan

Saat membeli pakaian baru, sebaiknya pertimbangkan apakah item tersebut bisa dipakai bersama beberapa koleksi yang sudah ada di lemari.

Semakin banyak kombinasi yang bisa dibuat dari satu pakaian, semakin efisien pula isi wardrobe kamu. Kebiasaan ini juga membantu mengurangi pembelian impulsif terhadap pakaian yang akhirnya hanya dipakai satu atau dua kali.

5. Simpan Pakaian Favorit di Tempat yang Mudah Dijangkau

Atur posisi pakaian sesuai frekuensi penggunaannya. Letakkan pakaian yang sering dipakai di bagian depan atau area tengah lemari agar lebih mudah diambil setiap hari.

Sementara itu, pakaian pesta, busana musiman, atau koleksi yang jarang digunakan dapat disimpan di rak atas maupun bagian belakang. Penataan seperti ini membuat aktivitas memilih outfit menjadi lebih praktis sekaligus menjaga lemari tetap rapi.

Menata Lemari Bukan Sekadar Soal Kerapian

Lemari yang tertata dengan baik bukan hanya enak dipandang, tetapi juga membuat rutinitas berpakaian menjadi lebih efisien. Kamu bisa melihat seluruh koleksi dengan jelas, menemukan pakaian favorit dalam hitungan detik, hingga menciptakan lebih banyak gaya tanpa harus membeli baju baru.

Mulailah dengan langkah sederhana, seperti menyortir pakaian, mengelompokkannya berdasarkan kategori, dan menata posisi penyimpanan secara strategis. Dengan begitu, lemari akan terasa lebih lega dan proses mix and match setiap hari menjadi lebih menyenangkan.

  • Mix and Match Outfit
  • Tips Fashion

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.