Perundingan Tak Langsung Utusan AS dan Iran Capai Hasil Positif

Jum'at, 03 Jul 2026, 07:53 WIB

DOHA, KUCANTIK.COM - Pertemuan tidak langsung antara delegasi Amerika Serikat (AS) dan Iran di Doha, pada Rabu (1/7) menghasilkan kemajuan positif dalam pembahasan berbagai isu yang berkaitan dengan nota kesepahaman yang baru-baru ini disepakati kedua pihak, sebagaimana dilaporkan Qatar selaku mediator.

“Para mediator dari Qatar dan Pakistan hari ini menyelesaikan pertemuan terpisah dengan para perunding AS dan Iran di Doha, dengan kemajuan positif yang dicapai dalam berbagai isu yang berkaitan dengan Nota Kesepahaman Islamabad, sebagai tindak lanjut dari hasil Konferensi Tingkat Tinggi Danau Lucerne,” tulis Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, melalui platform media sosial X.

Ket. Foto: Majed Al Ansari — Sumber: istimewa

Dia mengatakan kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan dalam waktu mendatang, sementara jadwal pertemuan berikutnya akan ditetapkan secepat mungkin setelah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

“Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan dalam periode mendatang, dengan pertemuan berikutnya dijadwalkan sesegera mungkin setelah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran,” tambahnya.

Upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran yang gugur dalam serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026 itu dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (3/7).

Presiden AS, Donald Trump seperti disampaikan Juru Bicara Gedung Putih, Anna Kelly, Rabu, percaya Washington dan Teheran memiliki peluang yang baik untuk mencapai kesepakatan mengenai masalah nuklir di Iran.

“Presiden Trump sudah jelas, jika mereka menembak kami, maka kami akan membalas. Namun, dia merasa bahwa AS dan Iran memiliki kesempatan yang baik untuk membuat kesepakatan yang akan menghilangkan kemampuan nuklir mereka (Iran),” kata Kelly kepada Fox News.

Perang Lebanon

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi pada Rabu (1/7) menyampaikan telah selesainya perundingan di Qatar soal implementasi nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian antara Iran dan AS.

Kantor berita resmi Iran, IRNA melaporkan bahwa memimpin delegasi dari Kementerian Luar Negeri, Bank Sentral, dan Kementerian Pertanian, Gharibabadi menyampaikan bahwa tim Iran telah menggelar pembicaraan dengan Perdana Menteri (PM) sekaligus Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Syekh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani pada pagi hari, kemudian menghadiri dua pertemuan dengan delegasi Qatar dan Pakistan.

“Pertemuan pertama kelompok pengawas untuk pelaksanaan MoU tersebut juga telah digelar dengan partisipasi para negosiator senior dari ketiga negara,” kata Gharibabadi.

IRNA melaporkan bahwa dalam diskusi tersebut, delegasi Iran menegaskan dan membahas pelanggaran-pelanggaran AS terhadap kewajibannya di bawah Paragraf 1 MoU, yang berkaitan dengan berakhirnya perang di Lebanon, kabar mengenai tindakan AS terkait penguatan peralatan militer dan pasukannya di kawasan Asia Barat, serta pernyataan-pernyataan mengancam dan intervensionis yang dilontarkan oleh para pejabat AS.

Gharibabadi menjelaskan bahwa delegasi Iran menyoroti kewajiban para pihak di bawah MoU itu merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dan tidak dapat dipandang secara terpisah. Delegasi Iran juga menambahkan bahwa keputusan telah diambil soal saluran komunikasi darurat kelompok pemantau yang akan dibentuk paling lambat Kamis (2/7), dan pelanggaran terhadap MoU akan dilaporkan, dibahas, serta diputuskan secara resmi dan terdokumentasi.

Gharibabadi juga menuturkan bahwa dalam serangkaian pertemuan dengan para pejabat Qatar, termasuk perwakilan bank sentral Iran, sejumlah isu tertentu soal penggunaan sebagian aset Iran yang dibekukan senilai 6 miliar dollar AS telah dibahas, dan diputuskan bahwa, berdasarkan kebutuhan Iran, barang-barang yang diperlukan akan dibeli dan diserahkan kepada negara tersebut.

Gharibabadi menekankan bahwa tidak ada pertemuan langsung antara delegasi Iran dan AS yang digelar di Doha.

Menurut IRNA, bersamaan dengan serangkaian pertemuan tim Iran di Doha, sebuah delegasi AS yang dipimpin oleh utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner, juga berada di Qatar untuk mengadakan pertemuan dengan para pejabat Qatar.Xinhua/Ant/E-9

  • Konflik Timur Tengah

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.