Parfum Aroma Dessert Viral di 2026! Dipicu Tren Ozempic, Wangi Manis Kini Jadi Pengganti Makanan Favorit
Selasa, 30 Jun 2026, 12:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Parfum dengan aroma makanan penutup atau gourmand fragrance menjadi salah satu tren wewangian terbesar sepanjang 2026. Aroma vanilla, karamel, pistachio, cokelat, hingga kue panggang semakin banyak diburu, terutama kalangan Gen Z yang menyukai wewangian manis namun tetap elegan.
Di balik popularitas parfum manis ini, ternyata ada fenomena menarik yang membuat tren ini semakin ramai diperbincangkan. Sejumlah pakar menyebut meningkatnya penggunaan obat penurun berat badan seperti Ozempic dan semaglutide ikut memengaruhi melonjaknya minat terhadap parfum beraroma dessert.
Lantas, apa saja fakta menarik di balik tren tersebut? Berikut ulasannya.
1. Aroma Pistachio Jadi Wewangian Paling Diburu
Laporan Spates Fragrance Report 2026 mencatat aroma pistachio mengalami lonjakan popularitas hingga 852,5 persen. Selain pistachio, aroma vanilla masih menjadi favorit, disusul karamel, cokelat, apel, dan peach yang identik dengan hidangan penutup.
Tren ini menunjukkan masyarakat kini semakin menyukai parfum dengan karakter manis yang memberikan kesan hangat dan nyaman.
2. Aroma Dessert Bisa Membuat Otak Merasa Bahagia
Menurut neuropsikolog Sanam Hafeez, PsyD, indra penciuman memiliki hubungan yang sangat erat dengan memori, emosi, dan pusat penghargaan di otak.
Aroma seperti vanilla, karamel, maupun cokelat mampu membangkitkan perasaan nyaman dan bahagia karena otak menghubungkannya dengan pengalaman menyenangkan saat menikmati makanan favorit. Itulah sebabnya parfum gourmand tidak hanya membuat tubuh harum, tetapi juga memberikan efek emosional yang positif.
3. Ozempic Disebut Ikut Memicu Tren Ini
Penggunaan obat penurun berat badan golongan GLP-1 seperti Ozempic diketahui mampu mengurangi rasa lapar sekaligus menekan keinginan mengonsumsi makanan manis.
Karena tidak lagi menikmati dessert seperti sebelumnya, sebagian pengguna mencari cara lain untuk mendapatkan sensasi menyenangkan tersebut. Salah satunya melalui parfum dengan aroma makanan penutup yang mampu menghadirkan pengalaman sensorik serupa tanpa harus mengonsumsi kalori.
4. Parfum Gourmand Jadi Pengganti Kenikmatan Makanan Manis
Para ahli menjelaskan makan bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga berkaitan dengan kebiasaan, kenyamanan, hingga penghargaan terhadap diri sendiri.
Saat keinginan makan berkurang akibat efek obat GLP-1, parfum beraroma dessert dapat menjadi alternatif untuk tetap merasakan pengalaman emosional yang sama. Aroma manis tersebut mampu memberikan rasa puas secara psikologis tanpa mengganggu program diet yang sedang dijalani.
Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana wewangian kini memiliki fungsi lebih dari sekadar pelengkap penampilan.
5. Aroma Manis Kini Tampil Lebih Elegan dan Dewasa
Parfum gourmand modern tidak lagi hanya menghadirkan aroma seperti permen atau kue yang terasa sangat manis.
Banyak produsen kini memadukan vanilla, karamel, atau pistachio dengan sentuhan woody, musk, amber, maupun rempah-rempah. Hasilnya adalah parfum yang tetap manis, tetapi memiliki karakter lebih mewah, elegan, dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Tak heran jika parfum gourmand diprediksi masih akan mendominasi tren wewangian sepanjang 2026. Perpaduan aroma yang memanjakan indra penciuman sekaligus mampu menghadirkan rasa nyaman membuat parfum jenis ini semakin digemari, terutama di tengah perubahan gaya hidup yang dipengaruhi tren hidup sehat dan meningkatnya penggunaan obat diet seperti Ozempic.
- Parfum
- Parfum Aroma Dessert
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.