Profil Dokter Icha, Dokter yang Tewas Gantung Diri Usai Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU
Senin, 29 Jun 2026, 18:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar duka menyelimuti dunia kesehatan Nusa Tenggara Timur. dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau akrab disapa dokter Icha ditemukan meninggal dunia di kediaman orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.00 WITA.
Dokter muda berusia 27 tahun ini diduga mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat bertugas di IGD RSU Leona.
Peristiwa bermula pada Sabtu (13/6) ketika Dokter Icha menangani pasien anak korban gigitan ular berbisa di IGD RSU Leona. Saat itu, tiga anggota DPRD TTU atau Veronika Lake (PDIP), Norbertus Bani (PKB), dan Therensius Lazakar (Golkar)âmendatangi IGD untuk menjenguk keponakan Therensius.
Mereka disebut melakukan intimidasi dengan nada tinggi karena panik melihat kondisi pasien, meski kemudian meminta maaf setelah mendapat penjelasan medis.
Paman korban, Fabianus Banase, mengungkapkan bahwa Dokter Icha sempat menjalani perawatan medis selama enam hari akibat tekanan psikologis yang dialaminya sejak 15 Juni 2026.
Setelah kondisinya membaik, ia diperbolehkan pulang pada 21 Juni dan melanjutkan pengobatan rawat jalan. Namun, pada Jumat malam, salah satu adiknya yang juga berprofesi sebagai dokter menemukannya dalam kondisi tergantung di lantai dua rumah.
Fabianus menjelaskan, saat kejadian Dokter Icha berada di rumah bersama dua adiknya. Ayahnya sedang di kebun, sementara ibunya masih bekerja.
"Berdasarkan perkiraan keluarga, dr Icha telah meninggal sekitar 20 menit sebelum ditemukan," ujar Fabianus dalam wawancara.
Pihak keluarga pun langsung membawa jenazah ke rumah sakit untuk visum dan proses lebih lanjut.
Profil Dokter Icha: Anak Sulung yang Berdedikasi di Perbatasan
dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni merupakan anak sulung dari tiga bersaudara, lahir dari pasangan Gabriel Pakaenoni (pensiunan PNS) dan Nur (ASN Pemprov NTT).
Ia bertugas sebagai dokter umum di IGD RS Leona Kefamenanu, mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah perbatasan.
Sosoknya dikenal ramah dan berdedikasi tinggi, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan pasien yang pernah ditanganinya.
Salah satu anggota dewan yang terseret, Veronika Lake, membantah melakukan intimidasi. Ia mengaku kunjungan ke RSU Leona tidak direncanakan dan hanya ikut rombongan pulang dari arisan.
"Kehadiran saya di rumah sakit bukan merupakan kunjungan yang direncanakan sebelumnya," ujarnya.
Ia mengklaim baru masuk ke IGD setelah perdebatan antara dua rekannya dan dokter berlangsung, dan hanya menanyakan standar pelayanan.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, menegaskan akan segera memanggil Veronika Lake, Norbertus Bani, dan Therensius Lazakar untuk dimintai klarifikasi.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa sejumlah rekan Dokter Icha yang berada di IGD saat kejadian. Kasus ini pun menjadi sorotan nasional, menyoroti perlindungan terhadap tenaga kesehatan dari intimidasi pihak mana pun.
- Profil Dokter Icha
- Dokter Tewas Gantung Diri
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.