Rahasia Panjang Umur Orang Jepang: Sarapan Lengket Ini Ampuh Jaga Jantung, Tulang, dan Imunitas

Jum'at, 12 Jun 2026, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jepang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Bahkan, wilayah Okinawa kerap dijadikan contoh gaya hidup sehat karena banyak penduduknya yang mampu hidup hingga usia lanjut dengan kondisi tubuh yang tetap bugar.

Di balik fenomena tersebut, para ahli menilai pola makan masyarakat Jepang menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap kesehatan dan umur panjang mereka. Salah satu menu yang kerap dikonsumsi saat sarapan bahkan disebut sebagai superfood tradisional yang kaya manfaat bagi tubuh. Makanan tersebut adalah natto.

Meski tampilannya kerap membuat orang asing ragu untuk mencobanya, natto justru menjadi makanan favorit banyak warga Jepang dan telah dikonsumsi turun-temurun selama berabad-abad.

Apa Itu Natto?

Natto merupakan makanan tradisional Jepang yang dibuat dari kedelai yang difermentasi menggunakan bakteri Bacillus subtilis. Proses fermentasi tersebut menghasilkan tekstur yang sangat khas, yakni lengket, berlendir, dan membentuk serat-serat halus ketika diaduk.

Konon, natto pertama kali ditemukan secara tidak sengaja pada era samurai. Saat itu, kedelai rebus yang dibungkus menggunakan jerami mengalami fermentasi alami karena adanya bakteri yang hidup pada jerami tersebut. Dari situlah lahir salah satu makanan paling ikonik di Jepang.

Selain teksturnya yang unik, natto juga memiliki rasa umami yang kuat dengan sedikit sentuhan pahit dan aroma yang cukup tajam. Tak heran jika makanan ini sering dianggap sebagai salah satu kuliner Jepang dengan cita rasa paling menantang bagi pemula.

Kaya Protein dan Nutrisi Penting

Ket. Foto: Natto. — Sumber: Freepik

Di balik tampilannya yang tidak biasa, natto menyimpan segudang nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Dalam setiap 100 gram natto terdapat sekitar 19,4 gram protein, 5,4 gram serat, 11 gram lemak sehat, 729 miligram kalium, dan 217 miligram kalsium. Kandungan proteinnya bahkan setara dengan sekitar tiga butir telur, menjadikannya sumber protein nabati yang sangat baik.

Tak hanya itu, natto juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang mendukung fungsi tubuh sehari-hari.

Disebut Baik untuk Kesehatan Usus

Salah satu keunggulan utama natto adalah kandungan probiotiknya yang tinggi. Sebagai makanan fermentasi, natto mengandung bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

Mikrobioma yang sehat berperan penting dalam proses pencernaan, penyerapan nutrisi, serta membantu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam saluran cerna.

Menariknya, para peneliti juga menemukan bahwa kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Karena sebagian besar sel imun berada di area usus, menjaga keseimbangan bakteri baik dapat membantu tubuh lebih optimal dalam melawan berbagai penyakit.

Bantu Jaga Tulang dan Kurangi Risiko Osteoporosis

Natto juga terkenal karena kandungan vitamin K yang sangat tinggi. Nutrisi ini memiliki peran penting dalam menjaga kepadatan tulang sekaligus membantu proses pembekuan darah yang normal.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi natto secara rutin berpotensi membantu mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada perempuan yang memasuki masa perimenopause dan menopause.

Kandungan vitamin K yang melimpah dipercaya membantu menjaga kekuatan tulang sehingga risiko patah tulang akibat pengeroposan dapat ditekan.

Berpotensi Menyehatkan Jantung

Manfaat natto tidak berhenti sampai di situ. Makanan tradisional Jepang ini juga dikaitkan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Kandungan lemak tak jenuh ganda yang terdapat di dalam natto dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang. Selain itu, berbagai senyawa hasil fermentasi yang terbentuk selama proses produksi natto juga diyakini berpotensi mendukung kesehatan kardiovaskular.

Karena alasan inilah, natto sering disebut sebagai salah satu makanan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.

Bagaimana Cara Menikmati Natto?

Di Jepang, natto paling sering disantap sebagai menu sarapan bersama nasi hangat. Untuk memperkaya rasa, masyarakat Jepang biasanya menambahkan berbagai pelengkap seperti daun bawang, kimchi, mustard, minyak wijen, nori, kuning telur, hingga alpukat.

Selain itu, natto juga kerap dijadikan isian sushi, campuran sup miso, atau topping untuk mi Jepang seperti udon.

Meski aromanya cukup menyengat dan teksturnya mungkin terasa asing bagi sebagian orang, natto tetap menjadi salah satu rahasia pola makan sehat masyarakat Jepang yang terus bertahan hingga saat ini. Tak heran jika makanan sederhana berbahan dasar kedelai ini kerap disebut sebagai salah satu kunci yang membantu masyarakat Jepang menikmati hidup lebih sehat dan berumur panjang.

  • Jepang
  • rahasia panjang umur orang jepang

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.