Bongkar Cuan Fantastis Sarwendah! Omzet Live TikTok Tembus Rp1,43 Miliar, Netizen Singgung Pajak

Rabu, 10 Jun 2026, 14:15 WIB

Sarwendah kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini bukan soal kehidupan pribadinya, melainkan terkait angka fantastis yang disebut-sebut berhasil diraihnya dari aktivitas berjualan melalui platform TikTok.

Nama mantan personel Cherrybelle tersebut mendadak viral setelah beredar data yang mengklaim pendapatan penjualannya dari program afiliasi dan siaran langsung TikTok mencapai miliaran rupiah. Informasi itu langsung memancing rasa penasaran publik, terlebih sebelumnya Sarwendah pernah mengungkap bahwa dirinya mampu memperoleh ratusan juta rupiah hanya dalam waktu singkat saat melakukan live shopping.

Perbincangan bermula ketika sebuah akun media sosial membagikan data yang diklaim sebagai laporan performa penjualan Sarwendah melalui fitur affiliate dan live TikTok. Dalam unggahan tersebut, terlihat angka yang cukup mencengangkan.

Berdasarkan data yang beredar, total nilai penjualan yang dikaitkan dengan aktivitas promosi Sarwendah disebut mencapai sekitar Rp1,43 miliar. Nominal tersebut sontak membuat banyak warganet terkejut mengingat angka itu jauh di atas penghasilan rata-rata masyarakat Indonesia.

Dari total tersebut, segmen siaran langsung atau live shopping disebut menjadi penyumbang terbesar. Nilainya bahkan mencapai sekitar Rp1,15 miliar, jauh melampaui kontribusi dari konten video promosi biasa.

Sementara itu, penjualan yang berasal dari video promosi tercatat berada di kisaran puluhan juta rupiah. Data tersebut juga memperlihatkan bahwa produk-produk yang dipromosikan Sarwendah memiliki harga rata-rata sekitar Rp100 ribuan, angka yang dinilai cukup terjangkau bagi mayoritas pengguna TikTok Shop.

Menariknya, sejumlah merek yang pernah bekerja sama dengan Sarwendah turut disebut menjadi kontributor utama dalam perolehan omzet tersebut. Salah satu merek kecantikan tercatat menjadi penyumbang terbesar dengan nilai penjualan ratusan juta rupiah. Selain itu, produk kesehatan milik Sarwendah sendiri juga disebut berhasil menghasilkan angka penjualan yang tidak kalah mengesankan.

Beberapa produk lain yang dipromosikan dalam siaran langsung juga berhasil mencatatkan penjualan puluhan hingga hampir ratusan juta rupiah. Namun demikian, data yang beredar juga menunjukkan bahwa tidak semua produk berhasil menarik minat pembeli. Ada sejumlah barang yang disebut memiliki performa penjualan minim meski telah dipromosikan secara langsung.

Meski angka Rp1,43 miliar terdengar sangat fantastis, sejumlah warganet mencoba memberikan pemahaman terkait data tersebut. Mereka menegaskan bahwa angka yang beredar diduga merupakan total omzet atau nilai transaksi penjualan, bukan pendapatan bersih yang langsung masuk ke kantong Sarwendah.

Menurut penjelasan beberapa pengguna media sosial, afiliator biasanya memperoleh komisi dalam persentase tertentu dari total transaksi yang terjadi. Besaran komisi tersebut dapat berbeda-beda tergantung kesepakatan dengan brand atau pemilik produk.

Sebagai contoh, jika nilai transaksi mencapai Rp200 juta dalam satu sesi live dan komisi yang diterima sebesar 10 persen, maka pendapatan yang diperoleh afiliator berada di kisaran Rp20 juta sebelum memperhitungkan faktor lain seperti pembatalan transaksi atau pengembalian barang.

Selain itu, beberapa netizen juga menyoroti kemungkinan adanya dukungan iklan dari brand yang turut membantu meningkatkan performa penjualan saat siaran langsung berlangsung. Faktor promosi berbayar dinilai menjadi salah satu alasan mengapa sebuah live shopping dapat menghasilkan omzet yang sangat besar dalam waktu relatif singkat.

Tak hanya itu, muncul pula komentar yang menyinggung aspek perpajakan. Beberapa pengguna media sosial berharap seluruh aktivitas bisnis digital dengan omzet besar tetap berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Sarwendah terkait data yang beredar tersebut. Namun, viralnya angka omzet miliaran rupiah ini kembali menunjukkan besarnya potensi bisnis live shopping dan affiliate marketing di era digital. Fenomena tersebut sekaligus membuktikan bahwa para figur publik dengan basis penggemar yang kuat memiliki pengaruh besar dalam mendorong penjualan produk melalui media sosial.

  • TikTok
  • Sarwendah

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.