- Home
-
- Entertainment
-
- Anak Nyeletuk Pencitraan...
Anak Nyeletuk Pencitraan, Ruben Onsu Curiga Ada Pengaruh Lingkungan Tak Baik
Selasa, 09 Jun 2026, 18:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Ruben Onsu mengaku sempat dibuat terkejut oleh salah satu ucapan putrinya, Thania.
Presenter dan pengusaha tersebut menilai ada perubahan dalam cara berbicara sang anak yang membuatnya mulai mempertanyakan lingkungan di sekitar anak-anaknya sehari-hari.
Menurut Ruben, perubahan itu terlihat dari pilihan kata yang digunakan Thania dalam sebuah percakapan sederhana.
Ia merasa istilah yang diucapkan putrinya bukanlah bahasa yang lazim digunakan anak seusianya, sehingga memunculkan kekhawatiran tersendiri.
Ruben menjelaskan bahwa dirinya mulai memperhatikan adanya perbedaan sikap dan ucapan pada anak ketika berada di lingkungan tertentu atau setelah berinteraksi dengan orang lain.
Hal tersebut membuatnya semakin waspada terhadap berbagai pengaruh yang bisa diterima anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka.
"Ada perubahan di dirinya kalau ada orang lain, kelihatan dari ucapan," ujar Ruben.
Pengalaman yang paling membekas terjadi saat dirinya mengantar Thania ke sekolah. Dalam perjalanan, Ruben mencoba mengobrol santai dengan putrinya mengenai kegiatan yang baru saja ia lakukan.
Ia bercerita kepada Thania bahwa dirinya sempat datang ke sebuah rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa. Ruben mengira percakapan itu akan berakhir sebagai obrolan biasa antara ayah dan anak. Namun, respons yang diberikan Thania justru membuatnya terdiam.
"Contoh, ketika aku nganter anak ke sekolah saya ucapin ke Thania, 'kemarin Ayah datang ke rumah duka loh'," kata Ruben.
Tak disangka, Thania langsung menjawab dengan kalimat yang menurut Ruben cukup mengejutkan untuk anak berusia lima tahun.
"Iya ayah datang ke rumah Yeye, ayah pencitraan ya," ucap Thania seperti ditirukan Ruben.
Mendengar kata "pencitraan" keluar dari mulut anak yang masih sangat kecil, Ruben mengaku langsung berpikir keras mengenai dari mana istilah tersebut didengar.
Baginya, kata itu tergolong cukup kompleks dan biasanya digunakan dalam percakapan orang dewasa, terutama ketika membahas figur publik.
Reaksi spontan Thania membuat Ruben menyadari bahwa orang tua perlu lebih memperhatikan lingkungan sosial anak, termasuk percakapan yang mereka dengar setiap hari.
Anak-anak dikenal memiliki kemampuan menyerap informasi dengan sangat cepat, bahkan tanpa disadari oleh orang-orang di sekitarnya.
Ruben tidak secara langsung menyalahkan siapa pun atas kejadian tersebut.
Namun, ia menilai pengalaman itu menjadi pengingat bahwa anak-anak bisa meniru berbagai ucapan yang mereka dengar dari lingkungan, baik di rumah, sekolah, maupun dari media yang mereka konsumsi.
Sebagai seorang ayah, Ruben mengaku kini lebih berhati-hati dalam memantau perkembangan anak-anaknya.
Ia berharap dapat terus membimbing mereka agar memahami makna dari setiap kata yang diucapkan dan tidak sekadar menirukan istilah yang belum mereka pahami sepenuhnya.
Peristiwa sederhana itu mungkin terdengar sepele, tetapi bagi Ruben, ucapan Thania menjadi sinyal penting bahwa pengawasan dan komunikasi antara orang tua dan anak harus terus dijaga di tengah derasnya berbagai pengaruh dari lingkungan sekitar.*
- Ruben Onsu
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.