Tarif Hotel Melonjak hingga 5 Kali Lipat Jelang Konser BTS, Pemerintah Korsel Bertindak

Kamis, 04 Jun 2026, 11:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pemerintah Korea Selatan akhirnya turun tangan menyusul lonjakan harga penginapan yang terjadi menjelang konser BTS di Busan.

Melansir dari Xports News, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bersama kementerian terkait telah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Gabungan.

Ket. Foto: BTS — Sumber: Istimewa

Pemerintah juga tengah mengupayakan penerapan "Sistem Jaminan Tarif Wajar" guna mengendalikan tarif akomodasi selama periode dengan permintaan tinggi.

Melalui sistem tersebut, pelaku usaha diwajibkan melaporkan dan mengumumkan tarif kamar menjelang musim ramai (high season) maupun periode festival daerah.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar Harga

Pemerintah Korea Selatan akan mempertimbangkan pemberian sanksi tegas hingga pembekuan izin usaha bagi pelaku usaha yang melanggar sistem tersebut.

Pelanggaran yang dimaksud mencakup tidak mencantumkan harga, memanipulasi informasi harga, tidak menyesuaikan tarif sesuai laporan yang telah disampaikan, hingga melakukan pembatalan pesanan secara sepihak.

Selain itu, pemerintah juga berencana menyediakan sekitar 1.300 unit akomodasi alternatif. Fasilitas tersebut akan memanfaatkan berbagai sarana yang tersedia, seperti asrama universitas, pusat pelatihan lembaga publik, fasilitas pelatihan kepemudaan, serta fasilitas keagamaan.

Program Homestay Warga Lokal

Pemerintah Kota Busan turut mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan penginapan selama konser berlangsung.

Salah satu solusi yang disiapkan adalah program homestay warga lokal. Melalui program ini, masyarakat Busan akan membuka pintu rumah mereka secara langsung bagi para pengunjung yang datang untuk menghadiri konser.

Lonjakan Tarif hingga Lima Kali Lipat

Sebelumnya, Komisi Perdagangan Adil (FTC) bersama Badan Konsumen Korea pada Mei lalu merilis hasil investigasi terhadap 135 akomodasi di wilayah Busan.

Hasil investigasi tersebut menunjukkan bahwa tarif penginapan selama periode konser BTS mengalami kenaikan rata-rata hingga 2,4 kali lipat dibandingkan tarif pada akhir pekan biasa.

Secara rinci, tarif motel tercatat meningkat hingga 3,3 kali lipat, sementara tarif hotel naik sekitar 2,9 kali lipat. Bahkan, beberapa akomodasi diketahui menaikkan harga hingga lebih dari lima kali lipat dari tarif normal.

Kasus paling ekstrem yang ditemukan menunjukkan adanya kamar yang biasanya disewakan seharga 100 ribu won (Rp1,1 juta) melonjak menjadi 750 ribu won (Rp8,7 juta).

Sementara itu, kamar yang sebelumnya dibanderol 300 ribu won (Rp3,5 juta) meningkat drastis hingga mencapai 1,8 juta won (Rp21,1 juta). Di sisi lain, keluhan mengenai pembatalan pesanan secara sepihak juga terus bermunculan setelah jadwal konser diumumkan.

Sejumlah penggemar mengaku bahwa pihak penginapan membatalkan reservasi mereka dengan alasan overbooking atau renovasi. Namun, kamar yang dibatalkan tersebut kemudian diduga dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.

BTS dijadwalkan menggelar konser di Busan, Korea Selatan, pada 12–13 Juni 2026. Konser tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur dunia grup K-pop tersebut.

  • Konser BTS 2026
  • Tarif Hotel di Konser BTS

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.