Sering Minum Es Teh Manis Setiap Hari? Hati-Hati, Liver Bisa Rusak Perlahan Tanpa Gejala

Rabu, 03 Jun 2026, 14:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bagi banyak orang Indonesia, es teh manis sudah menjadi bagian dari keseharian. Minuman ini hampir selalu hadir saat makan siang, makan malam, hingga saat berkumpul bersama keluarga dan teman.

Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat es teh manis menjadi pilihan favorit untuk menghilangkan dahaga. Namun, kebiasaan mengonsumsi es teh manis setiap hari selama bertahun-tahun ternyata bukanlah hal sepele.

Ket. Foto: Foto ilustrasi segelas teh manis — Sumber: Magnific.com

Di balik rasa manis yang nikmat, terdapat kandungan gula yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, gula dapat memberikan dampak negatif bagi berbagai organ tubuh, termasuk hati atau liver.

Banyak orang tidak menyadari bahwa kerusakan hati tidak selalu disebabkan oleh alkohol. Pola makan yang buruk dan konsumsi minuman manis berlebihan juga dapat menjadi pemicu gangguan kesehatan liver.

Saat tubuh menerima asupan gula dalam jumlah besar setiap hari, kelebihan gula tersebut akan diubah menjadi lemak. Sebagian lemak dapat menumpuk di area hati dan menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai perlemakan hati.

Pada tahap awal, kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Akibatnya, banyak orang tetap menjalani kebiasaan yang sama tanpa menyadari bahwa organ hatinya sedang mengalami tekanan.

Jika penumpukan lemak di hati terus berlangsung, risiko terjadinya peradangan akan meningkat. Peradangan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat merusak sel-sel hati secara perlahan.

Seiring waktu, jaringan hati yang sehat dapat tergantikan oleh jaringan parut. Kondisi ini dikenal sebagai fibrosis dan dapat berkembang menjadi sirosis hati apabila tidak ditangani dengan baik.

Sirosis merupakan salah satu bentuk kerusakan hati yang serius. Pada tahap ini, fungsi hati mulai terganggu sehingga tubuh kesulitan menjalankan berbagai proses penting, seperti menyaring racun, mengolah nutrisi, dan membantu pembekuan darah.

Yang mengkhawatirkan, proses menuju sirosis sering kali terjadi secara perlahan selama bertahun-tahun tanpa gejala yang mencolok.

Karena itu, penting untuk mulai memperhatikan kebiasaan konsumsi minuman manis sejak sekarang. Mengurangi frekuensi minum es teh manis, memilih porsi yang lebih kecil, atau menggantinya dengan air putih dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

Selain itu, menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga juga membantu mengurangi risiko gangguan hati.

Es teh manis memang bisa menjadi teman makan yang menyenangkan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan setiap hari dalam jangka panjang, dampaknya dapat dirasakan oleh organ hati yang bekerja tanpa henti menjaga kesehatan tubuh.

Jangan tunggu sampai liver mengalami kerusakan baru menyadari pentingnya pola hidup sehat. Mulailah mengurangi minuman manis berlebihan dari sekarang demi menjaga kesehatan liver dan kualitas hidup di masa depan.*

  • Dampak buruk minum es teh manis

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.