Viral Setiap Iduladha, Ini Fakta dan Mitos Daging Kurban yang Perlu Diketahui

Rabu, 27 Mei 2026, 09:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setiap momen Iduladha, berbagai informasi soal daging kurban selalu ramai dibicarakan. Mulai dari anggapan daging kambing bikin darah tinggi, daging wajib dicuci sebelum dimasak, sampai mitos bahwa ibu hamil tidak boleh makan daging kambing.

Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar benar secara medis. Padahal, jika diolah dan dikonsumsi dengan tepat, daging kurban justru bisa menjadi sumber protein dan zat besi yang baik untuk tubuh.

Ket. Foto: Viral Setiap Iduladha, Ini Fakta dan Mitos Daging Kurban yang Perlu Diketahui — Sumber: Freepik

Oleh karena itu, penting memahami mana fakta yang memang didukung penjelasan kesehatan, dan mana yang hanya mitos turun-temurun. Berikut beberapa fakta dan mitos tentang daging kurban yang masih sering dipercaya banyak orang.

Fakta dan Mitos Seputar Daging Kurban

1. Daging Kambing Langsung Bikin Darah Tinggi

Mitos

Banyak yang percaya makan daging kambing otomatis menyebabkan tekanan darah naik drastis atau memicu “darah manis”.

Fakta

Penyebab utama lonjakan tekanan darah biasanya bukan berasal dari daging kambing itu sendiri, melainkan cara pengolahannya. Penggunaan santan berlebihan, terlalu banyak minyak, garam, atau tambahan sate gajih dengan lemak jenuh tinggi justru lebih berpengaruh terhadap kesehatan.

Menariknya, kadar kolesterol pada daging kambing bahkan diketahui lebih rendah dibandingkan daging sapi. Oleh karena itu, konsumsi daging kambing dalam jumlah wajar sebenarnya tetap aman bagi kebanyakan orang.

2. Daging Kurban Wajib Dicuci Sebelum Dimasak

Mitos

Daging mentah dianggap harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak agar lebih bersih.

Fakta

Mencuci daging mentah justru bisa meningkatkan risiko penyebaran bakteri, seperti salmonella dan E. coli ke area dapur melalui percikan air. Bakteri tersebut dapat menempel di wastafel, meja dapur, atau peralatan masak lainnya.

Jika ingin membersihkan daging, cukup gunakan tisu dapur bersih atau langsung rebus dengan air mendidih agar kuman mati selama proses memasak.

3. Daging Kurban Harus Langsung Dihabiskan

Mitos

Sebagian orang percaya daging kurban harus langsung dimakan habis pada hari penyembelihan.

Fakta

Anggapan ini tidak benar. Daging kurban tetap bisa disimpan dalam freezer untuk jangka waktu lebih lama asalkan dikemas dengan benar. Simpan daging dalam potongan kecil menggunakan wadah kedap udara agar kualitasnya tetap terjaga.

Penyimpanan pada suhu di bawah -18 derajat Celcius membantu menjaga kesegaran daging hingga beberapa bulan tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan.

4. Daging Kambing Bisa Jadi Obat Darah Rendah

Mitos

Daging kambing sering dianggap mampu menyembuhkan anemia atau darah rendah secara instan.

Fakta

Meskipun daging kambing memang mengandung zat besi yang baik untuk membantu pembentukan sel darah merah, konsumsi daging kambing bukan solusi instan untuk mengatasi darah rendah. Penanganan anemia tetap membutuhkan pola makan seimbang dan pemeriksaan medis yang tepat.

5. Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Daging Kambing

Mitos

Banyak yang percaya konsumsi daging kambing saat hamil bisa membahayakan janin.

Fakta

Ibu hamil tetap boleh mengonsumsi daging kambing karena kandungan protein dan zat besinya baik untuk mendukung pertumbuhan janin. Yang paling penting yaitu memastikan daging dimasak hingga matang sempurna agar aman dari bakteri yang berisiko bagi kesehatan ibu dan janin.

  • Idul Adha 2026
  • Mitos Daging Kurban

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.