6 Drama Korea yang Diboikot karena Tuduhan Distorsi Sejarah, Bukan Cuma Perfect Crown!

Selasa, 26 Mei 2026, 12:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Publik Korea Selatan dikenal super sensitif soal sejarah, terutama ketika drama Korea menyinggung hal-hal yang dianggap tidak akurat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah judul drama Korea terkena hantaman keras karena dianggap mendistorsi sejarah, meminjam budaya negara lain, hingga salah menggambarkan tokoh penting.

Berikut enam drama yang sempat jadi sasaran kontroversi besar soal distorsi sejarah!

1. Joseon Exorcist

Kasus ini disebut sebagai skandal distorsi sejarah paling besar dalam sejarah drakor modern. Drama berlatar era Raja Taejong ini menuai kritik karena menampilkan properti dan makanan khas Tiongkok seperti kue bulan, telur abad, dan minuman keras yang muncul di meja kerajaan.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh sejarah yang dihormati digambarkan brutal dan tunduk pada kekaisaran Tiongkok. Dalam waktu 24 jam, lebih dari 130 ribu tanda tangan masuk ke Majelis Nasional, sponsor hengkang, pemerintah daerah menarik dukungan, dan akhirnya drama bernilai jutaan dolar ini dibatalkan hanya setelah dua episode.

2. Snowdrop

Ket. Foto: Drama Korea Joseon Exorcist dan Perfect Crown. — Sumber: Istimewa

Drama yang dibintangi Jung Hae In dan Jisoo BLACKPINK ini memicu demonstrasi online besar-besaran. Latar konflik politik tahun 1987 membuat publik murka karena drama ini dianggap:
- Meromantisasi rezim otoriter.
- Salah menampilkan gerakan pro demokrasi.
- Menghubungkan aktivis demokrasi dengan mata-mata Korea Utara.

Petisi penghentian penayangan mencapai 300 ribu tanda tangan. Meski dihujani protes dan kehilangan sponsor, Snowdrop tetap tayang sampai tamat.

3. Mr. Queen

Drama sageuk komedi ini sebenarnya populer, tapi tetap tak lolos dari kontroversi. Penonton murka karena dialog yang menyebut catatan Sejarah Dinasti Joseon sebagai tabloid, sesuatu yang dianggap merendahkan warisan sejarah Korea.

Selain itu, webtoon asal Tiongkok yang menjadi sumber cerita disebut mengandung sentimen anti Korea. Meski kontroversial, drama tetap tayang dan kini masih ada di platform streaming.

4. The King: Eternal Monarch

Dibintangi Lee Min Ho dan Kim Go Eun, drama fantasi ini dibandingkan dengan Perfect Crown karena menyinggung simbol-simbol monarki.

Kontroversi muncul karena:
- Istana kerajaan digambarkan dengan arsitektur mirip Jepang.
- Adegan pembuka menampilkan elemen bergaya kekaisaran Jepang.
- Kapal perang di drama sangat mirip kapal Angkatan Laut Jepang.

Karena hubungan sejarah Korea dan Jepang sangat sensitif, tim produksi harus mengedit adegan bermasalah sebelum episode berikutnya tayang.

5. River Where the Moon Rises

Drama ini awalnya bermasalah karena kasus bullying aktornya, tetapi kemudian menuai kritik baru terkait akurasi sejarah. Berlatar era Goguryeo, drama ini menampilkan:
- Kostum yang terlalu menyerupai pakaian tradisional Tiongkok.
- Baju zirah yang dianggap tidak akurat.
- Elemen visual yang tidak selaras dengan budaya Korea kuno.

Tim produksi akhirnya meminta maaf dan mengedit adegan tertentu, tetapi penayangan tetap berlanjut.

6. Perfect Crown

Kontroversi terbaru dan paling ramai dibicarakan tahun ini. Drama yang juga dibintangi IU ini dituduh mengacaukan representasi sejarah Korea, terutama soal simbol kedaulatan.

Poin-poin kontroversinya:

a. Mahkota 9 Rumbai

Setelah Korea memproklamasikan status kekaisarannya pada 1897, mahkota penguasa seharusnya memiliki 12 rumbai, simbol negara berdaulat. Namun Perfect Crown memakai mahkota 9 rumbai, yang dalam tradisi Asia Timur menandakan negara masih berada di bawah kekaisaran lain, yaitu Tiongkok.

b. Dialog Cheonse!

Dalam adegan naik takhta, produksi memakai seruan Cheonse! yang digunakan di negara tributary state. Seharusnya, bila Korea digambarkan sebagai negara berdaulat, dialognya adalah Manse!

c. Etiket Minum Teh ala Tiongkok

Adegan lama dari episode awal kembali dipermasalahkan karena terlihat meniru etiket minum teh Tiongkok ketika karakter Seong Hui Ju menuangkan air ke wadah tertentu.

Kontroversi ini semakin membesar karena berbarengan dengan serangan konspirasi dan kampanye kebencian terhadap sang aktris utamanya.

  • Drama Korea
  • snowdrop

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.