Viral di X! Chef Juna Akui Pernah Larang Karyawannya Izin Saat Anak Sakit, Sampai Dicap Heartless

Kamis, 21 Mei 2026, 17:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Chef Juna kembali menjadi sorotan publik usai potongan video podcast bersama Raditya Dika ramai beredar di media sosial.

Dalam obrolan tersebut, Chef Juna melontarkan pernyataan yang langsung memicu perdebatan, ia bahkan mempersilakan orang menyebut dirinya “heartless” atau tidak punya empati.

Ket. Foto: Chef Juna bercerita tentang pengalamannya tak izinkan karyawan bolos kerja. — Sumber: Kolase foto YouTube Raditya Dika

Cuplikan podcast itu pun viral dan memancing beragam respons dari warganet. Podcast Chef Juna bersama Raditya Dika sendiri menjadi perhatian publik dalam beberapa kesempatan dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Perdebatan bermula ketika Chef Juna membahas soal etos kerja dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di lingkungan dapur profesional atau professional kitchen.

Menurutnya, ada pola perilaku tertentu yang menurut dirinya menunjukkan sikap terlalu manja dalam dunia kerja.

Ia kemudian membagikan pengalaman soal salah satu staf dengan posisi Chef de Partie (CDP) yang mendadak mengajukan izin tidak masuk kerja karena anaknya sedang sakit. Dari sinilah komentar Chef Juna mulai menuai perhatian besar.

Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan pandangan yang cukup keras. Chef Juna mempertanyakan alasan staf tersebut ikut berada di rumah jika yang sakit adalah anaknya. Menurutnya, selama ada pasangan yang menjaga di rumah, staf seharusnya tetap masuk bekerja.

Bahkan, Chef Juna melontarkan kalimat yang cukup menyita perhatian:

"Call me heartless."

Ia menilai, hadir di rumah belum tentu membuat kondisi anak yang sakit langsung membaik. Di sisi lain, ia menyoroti bahwa kebutuhan biaya pengobatan justru membutuhkan pemasukan, sementara izin tidak masuk kerja berpotensi berdampak pada cuti ataupun pemotongan gaji.

Tak berhenti sampai di situ, Chef Juna juga mengaku memiliki cara mendisiplinkan staf yang absen. Ia menyebut staf tersebut bakal merasakan neraka ketika kembali bekerja. Meski terdengar keras, Chef Juna menegaskan pendekatan itu bukan dilakukan tanpa alasan.

Menurutnya, ritme kerja dapur profesional sangat berbeda dibanding lingkungan kerja biasa. Setiap orang memiliki peran spesifik dan ketidakhadiran satu orang saja bisa membuat alur kerja berantakan. Di dapur, semua orang bekerja dalam sistem yang saling terhubung.

Pandangan keras Chef Juna ini langsung memecah opini publik. Sebagian orang menilai komentarnya terlalu dingin dan mengabaikan sisi kemanusiaan seorang ayah yang ingin mendampingi anak sakit.

Namun di sisi lain, ada pula yang menganggap Chef Juna hanya menggambarkan realita keras dunia kitchen profesional yang memang terkenal disiplin dan penuh tekanan.

Sosok Chef Juna sendiri selama ini dikenal memiliki karakter tegas dan standar kerja tinggi, baik di dapur maupun saat tampil di televisi.

Gaya komunikasinya yang lugas sering memancing kontroversi, tetapi di saat bersamaan juga dianggap sebagai bentuk kejujuran tanpa basa-basi.

Kini, pernyataan “call me heartless” tersebut kembali membuat publik mempertanyakan batas antara profesionalisme dan empati.

Apakah sikap tegas memang diperlukan demi menjaga sistem kerja tetap berjalan, atau justru ada sisi kemanusiaan yang tidak bisa dikesampingkan?

Perdebatan itu tampaknya masih akan terus berlanjut di media sosial.*

  • Chef Juna dianggap heartless

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.