Rahasia Mengolah Daging Kurban agar Empuk, Lembut, dan Juicy

Kamis, 21 Mei 2026, 10:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Momen Idul Adha identik dengan melimpahnya daging sapi kurban di rumah. Namun, banyak orang menghadapi tantangan yang sama, daging terasa alot setelah dimasak.

Padahal, daging sapi kurban bisa diolah menjadi hidangan empuk dan juicy jika menggunakan teknik yang tepat sejak tahap persiapan.

Ket. Foto: Ilustrasi daging kurban — Sumber: Magnific.com

Kunci utamanya bukan hanya pada proses memasak, tetapi juga cara memotong, melunakkan, hingga merebus daging.

Cara Memotong

Langkah pertama yang sangat penting adalah memperhatikan arah serat daging. Banyak orang memotong daging sembarangan tanpa melihat garis-garis serat yang ada pada permukaannya.

Cara terbaik adalah memotong daging berlawanan arah serat atau secara menyilang tegak lurus dengan serat. Teknik ini membantu memutus jaringan otot sehingga daging menjadi lebih mudah dikunyah dan terasa lebih lembut saat disantap.

Cara Membersihkan

Selain itu, jangan lupa membersihkan bagian selaput putih atau silver skin yang sering menempel pada permukaan daging. Lapisan jaringan ikat ini cenderung keras dan tidak mudah lunak meski dimasak dalam waktu lama. Dengan membuang bagian tersebut, tekstur daging akan jauh lebih baik.

Untuk jenis olahan tertentu seperti steak, gepuk, atau daging iris tipis, kamu juga dapat memukul-mukul permukaan daging menggunakan palu khusus daging atau bagian belakang pisau. Cara sederhana ini membantu memecah serat sehingga daging lebih cepat empuk ketika dimasak.

Parutan Nanas

Setelah tahap persiapan selesai, langkah berikutnya adalah menggunakan bahan alami pelunak daging. Beberapa bahan dapur ternyata mengandung enzim yang mampu memecah protein pada daging secara alami.

Parutan nanas menjadi salah satu pilihan paling populer. Nanas mengandung enzim bromelain yang efektif membantu melunakkan serat daging.

Caranya cukup mudah, lumuri daging dengan nanas yang sudah diparut atau dihaluskan, lalu diamkan sekitar 15–30 menit. Namun, jangan terlalu lama karena daging bisa menjadi terlalu lembek bahkan hancur.

Daun Pepaya

Alternatif lain adalah daun pepaya. Daun ini mengandung enzim papain yang terkenal sebagai pelunak alami. Daging dapat dibungkus menggunakan daun pepaya yang telah diremas atau ditumbuk terlebih dahulu, kemudian didiamkan selama kurang lebih 30 menit.

Baking Soda

Ada pula cara praktis menggunakan sedikit baking soda atau soda kue. Taburkan tipis secara merata pada permukaan daging, diamkan selama 20–30 menit, lalu bilas hingga bersih sebelum dimasak.

Teknik Merebus

Tahap terakhir yang tak kalah penting adalah proses memasak. Untuk merebus daging kurban, banyak orang kini menggunakan Teknik 5-30-7.

Metode ini dilakukan dengan merebus daging selama 5 menit setelah air mendidih, mematikan api dan mendiamkannya selama 30 menit tanpa membuka tutup panci, lalu merebus kembali selama 7 menit. Cara ini membantu daging matang perlahan dan tetap lembut.

Jika ingin hasil lebih cepat, panci presto juga bisa menjadi pilihan. Dengan tekanan tinggi, serat daging lebih mudah lunak tanpa menghilangkan cita rasa alaminya. Dengan langkah yang tepat, daging kurban pun bisa diolah menjadi hidangan lezat yang empuk dan menggugah selera.*

  • Cara Mengolah Daging Kurban

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.