Mengenal Perbedaan Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Eau de Cologne
Rabu, 20 Mei 2026, 23:30 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Saat hendak pergi ke supermarket dan membeli parfum, pernahkah kamu memperhatikan tulisan yang tertera di botolnya?
Tulisan seperti Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Eau de Cologne biasanya tertera di botol parfum. Namun, tahukah kamu arti dan perbedaan dari istilah tersebut?
Ket. Foto: Perbedaan Parfum, Eau de Parfum, Eau de Toilette, dan Eau de Cologne — Sumber: Freepik
Ternyata, tulisan berbahasa Prancis itu bukan hanya sebagai dekorasi agar parfum terlihat lebih mewah atau mahal. Istilah tersebut menjelaskan kandungan bahan serta indikasi ketahanan wangi saat digunakan.
Perbedaan utamanya terletak pada kadar essential oil yang terkandung di dalamnya. Kandungan essential oil ini memengaruhi aroma dan seberapa lama wanginya menempel di tubuh.
Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaannya.
1. Parfum
Sumber: Kalvent
Parfum memiliki konsentrat paling tinggi dan paling halus dibandingkan golongan wewangian lainnya. Kandungan essential oil-nya juga paling kuat karena terdiri dari 20 persen hingga 40 persen konsentrat bahan wewangian.
Karena itu, jenis minyak wangi parfum biasanya tahan lama hingga enam sampai tujuh jam. Wanginya juga tidak cepat menguap, tetapi harganya cenderung lebih mahal dibanding jenis lainnya.
Parfum cocok digunakan untuk aktivitas seharian karena aromanya lebih tahan lama di tubuh.
2. Eau de Parfum
Sumber: YSL Beauty Indonesia
Berbeda dengan parfum, Eau de Parfum memiliki kandungan essential oil yang lebih sedikit, yaitu sekitar 10 hingga 15 persen.
Wanginya biasanya bertahan sekitar empat sampai enam jam. Meski begitu, aromanya tetap terasa mewah seperti parfum dan harganya lebih terjangkau.
Jenis ini juga cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari karena aromanya cukup tahan lama tanpa terasa terlalu kuat.
3. Eau de Toilette
Sumber: Givenchy Beauty
Eau de Toilette bukan berarti memiliki aroma seperti toilet.
Jenis ini memiliki aroma yang lebih ringan dengan kadar alkohol yang lebih tinggi dan konsentrat wangi sekitar 4 hingga 10 persen.
Biasanya, Eau de Toilette hadir dalam bentuk spray sehingga praktis dibawa ke mana saja. Selain itu, harganya juga lebih terjangkau dibanding parfum maupun Eau de Parfum.
Namun, wanginya tidak bertahan terlalu lama, yakni hanya sekitar tiga hingga empat jam saja.
4. Eau de Cologne
Sumber: Neiman Marcus
Eau de Cologne lebih dikenal sebagai body mist, body spray, atau body splash.
Jenis ini memiliki kandungan alkohol yang cukup tinggi dan konsentrat wewangian yang paling rendah dibanding jenis lainnya. Karena itu, aromanya lebih cepat menguap dan biasanya hanya bertahan sekitar dua hingga tiga jam saja.
Meski tidak tahan lama, Eau de Cologne tetap banyak digunakan karena memberikan sensasi segar dan ringan saat dipakai sehari-hari.