4 Tahun Berjuang, Kasus Kekerasan Seksual Kwon Mina Eks AOA Akhirnya Diakui Pengadilan Setelah 18 Tahun

Rabu, 20 Mei 2026, 08:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mantan personel girl group AOA, Kwon Mina, akhirnya angkat bicara setelah pengadilan Korea Selatan secara resmi mengakui sebagian tuntutan hukum atas kasus kekerasan seksual yang menimpanya belasan tahun silam.

Melalui unggahan panjang di akun Instagram pribadinya pada Selasa (19/5/2026), Mina membagikan perkembangan terbaru mengenai akhir dari proses peradilan yang telah ia perjuangkan selama lebih dari empat tahun terakhir.

Ket. Foto: Kwon Mina eks AOA. — Sumber: Instagram @new.kma

Ia menggambarkan seluruh rangkaian persidangan tersebut sebagai sebuah perjalanan emosional yang sangat melelahkan, namun tetap memberikan arti besar bagi hidupnya karena keadilan mulai menemu titik terang.

Kendala Masa Kedaluwarsa Hukum pada Dakwaan Fisik

Dalam penjelasannya, Mina mengungkapkan bahwa sejak awal ia berharap pihak pengadilan dapat mengakui dua dakwaan sekaligus, yakni tindakan pemerkosaan dan penganiayaan fisik, agar pelaku bisa mendapatkan hukuman yang maksimal.

Namun, dalam putusan akhir, majelis hakim hanya mengabulkan tuntutan terkait pemerkosaan.

Sementara itu, dakwaan mengenai luka fisik tidak dapat diterima oleh pengadilan karena ruang lingkup pembuktian yang terbatas serta sebagian perkara yang dinyatakan telah melewati masa kedaluwarsa hukum (statute of limitations).

"Bagi saya sebagai seorang korban, apakah seluruh tuntutan diakui atau tidak, itu sangatlah prinsipil. Meski begitu, saya tetap bersyukur dan merasa putusan ini sangat berarti karena setidaknya ada satu dakwaan utama yang diakui secara hukum," tulis Mina dalam unggahannya yang dikutip pada Rabu (20/5/2026).

Bagi Mina, putusan ini menjadi sebuah pembuktian formal bahwa pelaku memang bersalah dan dirinya kini bisa menerima hasil tersebut dengan lapang dada sampai batas tertentu.

Soroti Stigma Sosial Masa Lalu dan Beri Dukungan untuk Penyintas

Lebih lanjut, Mina juga merefleksikan bagaimana kondisi sosial di masa lalu sering kali tidak berpihak pada korban. Menurutnya, tekanan dan stigma negatif dari lingkungan masyarakat pada masa itu membuat banyak korban kekerasan seksual memilih untuk menutup rapat penderitaan mereka.

Melalui momentum ini, ia menyelipkan pesan penguat bagi para penyintas kekerasan seksual di luar sana agar tetap tegar, tidak menyalahkan diri sendiri atas tragedi yang terjadi, serta tidak perlu merasa malu untuk menyuarakan kebenaran.

Mina tidak lupa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran kepolisian serta jaksa penuntut umum yang telah setia mendampinginya selama bertahun-tahun.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika proses hukum yang berlarut-larut ini sempat menyulitkan atau menyita perhatian banyak pihak.

Fokus pada Pemulihan Trauma Masa Sekolah

Di samping menyelesaikan kasus ini, Mina membeberkan bahwa dirinya saat ini juga tengah mempersiapkan langkah hukum untuk perkara lain. Akumulasi dari berbagai persoalan ini tak ditampik membuat energi dan kondisi psikologisnya kian terkuras habis.

"Korban sering kali merasa sendirian dan tidak memiliki tempat bersandar ketika harus memperjuangkan keadilan mereka," ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk sementara waktu ke depan, Mina memutuskan untuk menarik diri sejenak dari ingar-bingar publik demi fokus pada pemulihan kesehatan mentalnya yang sangat kelelahan.

Di akhir pernyataannya, ia merasa seperti telah melepaskan satu beban besar yang selama ini menggelayuti pundaknya.

Sebagai informasi, Kwon Mina pertama kali memberanikan diri mengungkap trauma masa lalunya ke publik pada tahun 2023 melalui sebuah tayangan di kanal YouTube.

Saat itu, ia membagikan kisah pilu mengenai pelecehan seksual yang dialaminya ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebuah luka lama yang diakuinya masih terus membekas dan memengaruhi kehidupan emosionalnya hingga hari ini.

  • Kwon Mina Eks AOA
  • Kasus Kekerasan Seksual Kwon Mina

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.