Lipstick Effect Jadi Tren di Tengah Ekonomi Sulit, Apa Maksudnya?

Selasa, 19 Mei 2026, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena antrean panjang pembelian parfum lokal hingga jam tangan kolaborasi brand ternama belakangan ramai mencuri perhatian di media sosial. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, banyak orang justru tetap rela mengeluarkan uang demi membeli barang-barang tertentu yang dianggap bisa memberi rasa senang.

Dalam dunia ekonomi dan perilaku konsumen, kondisi ini dikenal dengan istilah lipstick effect. Fenomena ini menggambarkan kebiasaan masyarakat yang tetap membeli barang kecil atau produk tersier untuk menghibur diri saat ekonomi sedang sulit. Meski bukan kebutuhan utama, barang tersebut dianggap mampu memperbaiki suasana hati dan memberikan kepuasan sesaat.

Ket. Foto: Ilustrasi Fenonema Lipstick Effect — Sumber: unsplash

Alih-alih membeli barang mewah dengan harga fantastis, konsumen biasanya memilih produk yang masih terasa “aman” untuk dibeli. Contohnya seperti lipstik, parfum, skincare, jam tangan, hingga hiburan ringan. Produk-produk ini sering dianggap sebagai bentuk self reward di tengah tekanan hidup dan kondisi finansial yang tidak stabil.

Berikut penjelasan lengkap mengenai lipstick effect yang kini banyak terjadi di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

1. Pengertian Lipstick Effect

Lipstick effect merupakan fenomena ketika masyarakat tetap melakukan pembelian barang nonprimer saat ekonomi sedang lesu. Biasanya, pembelian dilakukan untuk mendapatkan rasa nyaman, bahagia, atau sekadar mengurangi stres.

Barang yang dibeli umumnya memiliki harga lebih terjangkau dibanding produk mewah lainnya. Meski kecil, pembelian tersebut dianggap mampu memberi efek emosional positif bagi seseorang yang sedang menghadapi tekanan pekerjaan, penurunan pendapatan, atau ketidakpastian ekonomi.

2. Penyebab Lipstick Effect Terjadi

Ada beberapa faktor yang membuat fenomena ini semakin sering muncul, di antaranya:

  • Mencari pelarian dari stres
    Saat kondisi ekonomi sulit, banyak orang merasa cemas dan tertekan. Belanja barang kecil sering menjadi cara instan untuk menghibur diri.
  • Efek senang setelah belanja
    Aktivitas membeli sesuatu dapat memicu rasa bahagia sesaat karena adanya pelepasan hormon dopamin di otak.
  • Pengaruh media sosial
    Konten gaya hidup, tren viral, hingga rekomendasi influencer membuat banyak orang terdorong mengikuti pola konsumsi tertentu.
  • Harga produk masih dianggap terjangkau
    Karena nominalnya tidak terlalu besar, banyak orang merasa pembelian tersebut masih wajar dilakukan meskipun sebenarnya cukup sering terjadi.
  • Faktor lingkungan sosial
    Lingkungan pertemanan dan budaya konsumtif juga dapat memengaruhi seseorang untuk ikut membeli produk yang sedang tren.

3. Dampak Negatif Lipstick Effect

Meski terlihat sepele, kebiasaan ini tetap memiliki risiko jika dilakukan terus-menerus tanpa kontrol.

  • Memicu pengeluaran impulsif
  • Membuat tabungan berkurang tanpa sadar
  • Berisiko menambah utang
  • Mengabaikan kebutuhan prioritas
  • Membentuk gaya hidup konsumtif

Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa menjadi cukup besar dalam jangka panjang. Karena itu, penting untuk tetap bijak saat membeli sesuatu.

4. Cara Menghindari Dampak Buruk Lipstick Effect

Agar kondisi keuangan tetap aman, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Membuat anggaran bulanan dan memprioritaskan kebutuhan utama
  • Menunda pembelian barang nonmendesak selama 24 jam
  • Mencatat seluruh pengeluaran kecil secara rutin
  • Mengurangi kebiasaan belanja saat stres
  • Fokus pada tujuan finansial jangka panjang seperti tabungan dan dana darurat

Fenomena lipstick effect memang wajar terjadi, terutama saat banyak orang membutuhkan hiburan di tengah tekanan hidup. Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara memenuhi keinginan dan mengatur kondisi finansial agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

  • lipstick effect
  • Fenomena lipstick effect

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.