Bolehkah Makeup saat Lahiran? Dokter Kandungan Jelaskan Produk yang Aman
Selasa, 19 Mei 2026, 19:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di media sosial, banyak beredar cuplikan artis dan pesohor yang tetap tampil cantik dengan makeup saat menjalani proses persalinan. Fenomena ini kemudian memicu rasa penasaran publik mengenai apakah dandan saat melahirkan sebenarnya diperbolehkan atau tidak.
Sebagian orang menganggap penggunaan makeup saat persalinan sebagai hal yang wajar demi menjaga rasa percaya diri. Namun, tidak sedikit pula yang khawatir kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kondisi ibu maupun bayi.
Perdebatan ini membuat banyak calon ibu mulai mencari informasi yang lebih akurat dari sisi medis, terutama terkait keamanan penggunaan produk kosmetik di momen penting seperti persalinan.
Lantas, bolehkah dandan saat lahiran dan produk apa saja yang aman digunakan? Berikut penjelasan dari dokter kandungan.
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Kata Dokter Kandungan
Pro dan kontra soal dandan saat melahirkan memang kerap muncul di media sosial. Sebagian orang menganggapnya normal, sementara lainnya menilai makeup saat persalinan sebaiknya dihindari.
Perbedaan pendapat tersebut juga telah banyak ditanggapi oleh para ahli melalui media sosial mereka. Salah satunya datang dari Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Yusfa Rasyid.
Dalam unggahannya, dr. Yusfa Rasyid menegaskan bahwa memakai makeup saat persalinan sebenarnya diperbolehkan, khususnya untuk persalinan sesar berencana atau operasi kandungan dengan risiko ringan.
âSebenarnya boleh enggak sih makeup saat persalinan, baik normal ataupun sesar?â jelas dr. Yusfa Rasyid dalam unggahan Instagram pada Februari 2026.
âIsu lama, sekarang bagi saya kalau operasi sesar berencana, boleh saja moms secantik mungkin ber-makeup. Demikian juga untuk kandungan/ginekologi risiko ringan,â lanjutnya.
Namun, jika ditinjau dari sisi medis, penggunaan makeup ketika persalinan sebenarnya tidak dianjurkan karena beberapa alasan tertentu.
âTapi bagaimana ya menurut dr. Bius? Jawabannya: secara medis tidak dianjurkan, terutama jika ada kemungkinan tindakan seperti C-section (partus gagal lanjut sc emergency),â tambah dr. Yusfa Rasyid.
Menurut penjelasannya, beberapa produk makeup seperti lipstik, complexion, eye makeup, hingga kutek memiliki risiko tersendiri jika digunakan saat proses persalinan berlangsung.
1. Lipstik dan Complexion (Bedak ataupun Foundation)
Lipstik dan complexion dapat menutupi perubahan warna kulit maupun bibir sehingga tidak dianjurkan digunakan saat melahirkan.
Pasalnya, warna pucat atau kebiruan pada kulit dan bibir bisa menjadi tanda penting adanya gangguan oksigenasi selama proses persalinan maupun anestesi. Hal ini juga berkaitan dengan panduan dari American Society of Anesthesiologists.
2. Kutek
Penggunaan kutek juga disebut dapat mengganggu pembacaan alat oksigen atau pulse oximeter.
Alat tersebut bekerja membaca kadar oksigen melalui ujung jari, sementara lapisan kutek berpotensi membuat hasil pembacaan menjadi tidak akurat. Penjelasan ini juga sejalan dengan panduan dari Association of periOperative Registered Nurses.
3. Makeup dan Skincare Bisa Meningkatkan Risiko Kontaminasi
Selain itu, makeup dan skincare di kulit juga berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi.
Produk kosmetik dapat membawa bakteri dan mengganggu sterilitas apabila sewaktu-waktu dibutuhkan tindakan operasi. Hal ini juga berkaitan dengan panduan pencegahan infeksi operasi dari Centers for Disease Control and Prevention.
Sementara itu, terdapat dua produk yang dinilai relatif aman dan masih boleh digunakan saat persalinan, yaitu lip balm bening dan alis non-waterproof. Kedua produk tersebut dianggap tetap dapat membantu menjaga penampilan ibu tanpa menutupi tanda-tanda klinis penting selama proses persalinan berlangsung.
- Makeup saat Lahiran
- Produk Makeup Aman Digunakan Saat Melahirkan
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.