Para Taipan Dampingi Trump dalam Kunjungan Kenegaraan ke Tiongkok
Rabu, 13 Mei 2026, 08:30 WIBWASHINGTON, KUCANTIK.COM â Gedung Putih pada hari Senin (11/5) mengabarkan, para eksekutif top Amerika Serikat, termasuk Elon Musk pemilik Tesla dan CEO Apple, Tim Cook, akan mendampingi Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dalam kunjungan ke Tiongkok, pekan ini.
Beijing sendiri telah menyatakan siap bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam upaya mencapai "stabilitas yang lebih besar" dan mengkonfirmasi bahwa Trump akan tercatat sebagai Presiden AS pertama yang berkunjung ke Beijing sejak 2017. Kunjungan Trump dan rombongan itu akan dari Rabu hingga Jumat pekan ini.
Washington dan Beijing telah berselisih mengenai isu-isu penting mulai dari tarif perdagangan hingga perang Iran hingga Taiwan, yang diklaim Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya.
Saat berada di Beijing, Trump akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, dengan berbagai isu perdagangan dan ekonomi kedua negara yang akan dibahas.
Trump dan Xi sepakat pada bulan Oktober untuk gencatan senjata satu tahun dalam perang dagang yang sengit yang menyebabkan tarif pada banyak barang melebihi 100 persen.
Presiden AS telah menekan perusahaan untuk membangun fasilitas manufaktur di Amerika Serikat, sebagai upaya untuk mengurangi impor dan meningkatkan aktivitas ekonomi domestik.
Namun demikian, rantai pasokan banyak perusahaan teknologi terkemuka sangat melibatkan Tiongkok, sehingga mereka sangat rentan terhadap ketegangan perdagangan bilateral.
Blokir Akses
Amerika Serikat juga berupaya untuk memblokir akses Tiongkok terhadap chip kecerdasan buatan kelas atas dari perusahaan-perusahaan AS.
Menurut daftar yang dibagikan oleh seorang pejabat Gedung Putih, yang berbicara dengan syarat anonim, Musk dan Cook akan didampingi oleh 15 kepala eksekutif lainnya.
Mereka termasuk kepala eksekutif Boeing, GE Aerospace, Citi, Goldman Sachs, Mastercard, dan Visa.
Di antara perusahaan teknologi, eksekutif puncak dari Cisco, Meta, Micron, dan Qualcomm akan ikut dalam perjalanan tersebut, kata pejabat itu. Musk, orang terkaya di dunia, sangat mendukung Trump dalam kampanye untuk masa jabatan keduanya sebagai presiden AS, dengan menyumbangkan lebih dari 280 juta dollar AS.
Keduanya sempat berselisih secara publik pada Juli tahun lalu, tetapi tampaknya telah berdamai sejak saat itu, dengan Musk kembali muncul di lingkaran Gedung Putih. AFP/SB/E-9
- hubungan bilateral
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.