Heboh ASI Steffi Zamora Berwarna Oranye Kecoklatan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 11 Mei 2026, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ramai diperbincangkan di media sosial, warna ASI milik Steffi Zamora yang tampak oranye kecoklatan membuat banyak orang penasaran.

Sebagian ibu mungkin merasa khawatir ketika melihat warna ASI berbeda dari biasanya. Padahal, perubahan warna ASI merupakan hal yang umum terjadi dan sering kali berkaitan dengan kandungan nutrisi di dalamnya.

Ket. Foto: Warna ASI Steffi Zamora yang bikin heboh — Sumber: Kolase foto Instagram

Secara umum, ASI berwarna kuning hingga kekuningan merupakan kondisi normal, terutama pada fase awal menyusui. Berikut beberapa hal yang mempengaruhi perubahan warna pada ASI.

Kolostrum

Warna tersebut biasanya berasal dari kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh ibu setelah melahirkan.

Kolostrum dikenal sebagai “cairan emas” karena kaya akan antibodi, protein, vitamin, dan nutrisi penting untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir.

Kolostrum biasanya keluar sejak hari pertama hingga sekitar hari ke-5 setelah persalinan. Teksturnya lebih kental dibanding ASI matang dan warnanya dapat terlihat kuning terang, keemasan, bahkan oranye kecoklatan.

Kandungan vitamin A dan lemak yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama warna tersebut muncul. Karena itu, warna kuning pada ASI justru sering dianggap sebagai tanda ASI berkualitas dan penuh nutrisi.

Makanan

Selain faktor kolostrum, warna ASI juga bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu menyusui. Makanan tinggi beta-karoten seperti wortel, labu, ubi, atau sayuran hijau dapat membuat warna ASI tampak lebih kuning hingga oranye.

Beberapa jenis vitamin dan suplemen tertentu juga dapat memengaruhi tampilan ASI. Bahkan, kadar lemak yang tinggi pada ASI terkadang membuat warnanya tampak lebih pekat.

Perubahan warna ASI sebenarnya merupakan proses alami. Setelah fase kolostrum selesai, ASI biasanya berubah menjadi ASI transisi lalu ASI matang yang cenderung berwarna putih atau putih kebiruan.

Namun, dalam kondisi tertentu, warna kuning dapat kembali muncul. Hal ini sering terjadi ketika tubuh ibu sedang menyesuaikan kebutuhan nutrisi bayi yang terus berkembang.

ASI Perah dalam Freezer

Tidak hanya ASI langsung, ASI perah yang disimpan di kulkas atau freezer juga bisa mengalami perubahan warna menjadi lebih kekuningan.

Kondisi ini masih tergolong aman selama aroma ASI tetap normal dan tidak berbau asam menyengat. Perubahan warna saat penyimpanan biasanya dipengaruhi oleh pemisahan kandungan lemak alami dalam ASI.

Karena itu, ibu menyusui tidak perlu langsung panik jika mendapati warna ASI berbeda dari biasanya. Selama bayi tetap aktif, sehat, dan tumbuh dengan baik, warna ASI kuning hingga oranye kecoklatan umumnya bukan tanda bahaya.

Justru, hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa ASI mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan bayi.

Hal yang dialami Steffi Zamora ini pun sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap ibu memiliki kondisi ASI yang berbeda-beda. Warna, tekstur, hingga jumlah ASI dapat berubah sesuai kondisi tubuh, pola makan, dan kebutuhan sang buah hati.

Yang terpenting adalah memastikan bayi mendapatkan asupan ASI yang cukup dan ibu tetap menjaga kesehatan selama masa menyusui.*

  • ASI Steffi Zamora

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.