Instagram Hapus Jutaan Akun Palsu, Followers Cristiano Ronaldo hingga Kylie Jenner Langsung Anjlok
Jum'at, 08 Mei 2026, 16:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Gelombang besar pembersihan akun palsu dan tidak aktif yang dilakukan Instagram langsung mengguncang dunia media sosial.
Dalam operasi yang disebut sebagai âbersih-bersih bot terbesar sepanjang masaâ, Meta menghapus jutaan akun spam, fake account, hingga profil tidak aktif hanya dalam semalam.
Dampaknya terasa instan, jumlah followers sejumlah figur publik dunia mendadak anjlok drastis.
Meta menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses rutin untuk menjaga kualitas interaksi di platform mereka.
Melansir dari Daily Mail, skala pembersihan kali ini jauh lebih besar dibanding sebelumnya sehingga memicu kepanikan di kalangan influencer, artis, hingga brand besar yang sangat bergantung pada angka pengikut.
âSebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin telah melihat pembaruan pada jumlah pengikut mereka. Pengikut aktif tetap tidak terpengaruh, dan akun yang disuspend akan dimasukkan kembali ke dalam penghitungan setelah verifikasi,â tulis Meta dalam pernyataan resminya.
Beberapa nama besar langsung menjadi sorotan karena kehilangan followers dalam jumlah fantastis. Akun milik pesepak bola dunia Cristiano Ronaldo disebut mengalami penurunan jutaan followers hanya dalam waktu singkat.
Begitu pula dengan Kylie Jenner, Kim Kardashian, hingga Selena Gomez yang dikenal memiliki basis penggemar sangat besar di Instagram.
Hal ini memicu perdebatan baru soal keaslian angka followers para selebriti. Banyak warganet mulai mempertanyakan apakah jumlah pengikut fantastis yang selama ini terlihat memang berasal dari audiens aktif atau justru dipenuhi akun bot dan spam.
Tidak sedikit pula yang menilai langkah Meta ini sebagai upaya membersihkan ekosistem media sosial agar lebih sehat dan transparan.
Di sisi lain, sejumlah kreator konten mengaku tidak terlalu khawatir dengan penurunan followers tersebut. Mereka menilai engagement atau interaksi nyata jauh lebih penting dibanding sekadar angka pengikut.
Pasalnya, akun palsu tidak memberikan dampak signifikan terhadap performa konten maupun kerja sama komersial.
Pakar media sosial juga menilai aksi besar-besaran Meta ini dapat mengubah peta popularitas digital. Selama ini, jumlah followers sering dijadikan tolok ukur utama dalam menentukan nilai seorang influencer.
Namun setelah pembersihan massal ini, brand diprediksi akan lebih fokus melihat kualitas interaksi, tingkat komentar asli, hingga loyalitas audiens.
Menariknya, tidak semua akun mengalami penurunan besar. Beberapa figur justru hanya kehilangan sedikit followers karena diduga memiliki basis pengikut organik yang lebih kuat.
Hal ini membuat publik semakin mudah membedakan akun dengan audiens asli dan akun yang selama ini ditopang followers tidak aktif.
Langkah Instagram ini diperkirakan belum akan berhenti. Meta disebut akan terus melakukan penyisiran rutin untuk menekan aktivitas spam dan manipulasi angka followers di platform mereka.
Jika pembersihan terus dilakukan, bukan tidak mungkin jumlah pengikut sejumlah selebriti dunia masih akan terus berubah dalam beberapa pekan ke depan.*
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
-
Bukan Sekadar Perhiasan! Kalung Berlian Ines Garcia Ternyata Simpan Makna Spesial untuk Lamine Yamal
-
7 Destinasi Wisata Thailand Paling Cocok untuk Solo Traveler Perempuan, Aman dan Instagramable
-
Followers Instagram Hotman Paris Turun Puluhan Ribu Usai Jadi Kuasa Hukum Febrie Ardiansyah? Netizen Ramai-ramai Unfollow
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.