Jaafar Jackson Kenang Sosok Michael Jackson, Cerita Masa Kecil hingga Tantangan Perankan Sang Legenda

Selasa, 05 Mei 2026, 12:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Film biopik Michael (2026) semakin menarik perhatian publik, terutama karena sosok pemeran utamanya, Jaafar Jackson, yang memiliki hubungan darah langsung dengan sang legenda, Michael Jackson. Dalam proyek besar yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini, Jaafar tidak hanya membawa nama besar keluarganya, tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk menghidupkan kembali sosok ikonik di layar lebar.

Film ini mengisahkan perjalanan hidup Michael Jackson, yang dikenal sebagai salah satu musisi paling berpengaruh sepanjang masa sebelum wafat pada 2009 di usia 50 tahun. Dengan popularitas sebesar itu, tentu tidak mudah menemukan aktor yang tepat untuk memerankannya. Menariknya, pilihan justru jatuh pada keponakannya sendiri.

Ket. Foto: Jaafar Jackson perankan sang paman dalam film Michael (2026). — Sumber: Istimewa

Jaafar mengungkapkan bahwa proses untuk mendapatkan peran tersebut tidaklah mudah. Ia harus melalui seleksi panjang dan membuktikan kemampuannya, baik kepada tim produksi maupun keluarganya sendiri. Baginya, ini bukan sekadar kesempatan besar, tetapi juga tantangan emosional yang harus dijalani dengan serius.

Dalam berbagai kesempatan, Jaafar juga mengenang momen kebersamaannya dengan sang paman semasa kecil. Ia bercerita bahwa Michael kerap menghabiskan waktu bersama keluarga, menciptakan kenangan hangat yang sulit dilupakan. Mulai dari bermain bersama, menikmati waktu di Neverland, hingga aktivitas sederhana seperti menonton film dan bermain petak umpet, semuanya menjadi bagian dari kenangan indah masa kecilnya.

Kenangan tersebut menjadi bekal penting bagi Jaafar dalam mendalami karakter. Ia merasa perlu benar-benar memahami esensi Michael, bukan hanya dari gerakan tari atau suara, tetapi juga dari cara berbicara dan ekspresi emosionalnya. Ia bahkan menargetkan dirinya untuk menyeimbangkan kemampuan akting, vokal, dan tarian agar tidak ada satu aspek pun yang terlalu dominan.

Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan Jaafar. Katherine Jackson bahkan secara terbuka menyatakan bahwa Jaafar mampu merepresentasikan sosok putranya dengan baik. Hal ini tentu menjadi dorongan besar bagi Jaafar untuk memberikan performa terbaiknya.

Meski begitu, tidak semua anggota keluarga memiliki pandangan yang sama. Paris Jackson sempat mengkritik film ini karena merasa tidak dilibatkan dan menilai ada beberapa ketidakakuratan dalam cerita.

Terlepas dari pro dan kontra yang ada, Jaafar tetap menunjukkan dedikasi tinggi terhadap perannya. Ia bahkan menyebut bahwa dirinya tidak pernah membayangkan akan menjadi aktor, apalagi memerankan sosok sebesar Michael Jackson. Namun, ia merasa ini adalah panggilan yang harus dijalani.

Dengan kombinasi bakat alami, kedekatan emosional, dan kerja keras, Jaafar Jackson berhasil menghadirkan interpretasi yang personal sekaligus autentik. Film Michael (2026) pun menjadi bukan sekadar tontonan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan besar sang King of Pop.

  • Film Michael
  • Fakta Film Michael

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.