G-Dragon Kena Semprot Fans Global, Outfit di K-SPARK Diduga Bermuatan Rasis, Agensi Langsung Minta Maaf!

Senin, 04 Mei 2026, 19:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penampilan G-Dragon kembali menjadi perbincangan hangat publik, bukan hanya karena aksi panggungnya, tetapi juga outfit yang ia kenakan saat tampil di acara K-SPARK pada 2 Mei di Makau.

Leader dari BIGBANG tersebut diketahui mengenakan kaus dengan tulisan yang memuat istilah berkonotasi rasis dalam bahasa Belanda. Hal ini langsung memicu reaksi keras dari penggemar internasional dan publik global.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@beritakorea.id

Kontroversi ini dengan cepat menyebar di media sosial, di mana banyak penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka.

Tidak sedikit yang menilai bahwa sebagai figur publik dengan pengaruh besar, G-Dragon seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih busana, terutama ketika tampil di panggung internasional yang disaksikan oleh beragam latar belakang budaya.

Agensi Minta Maaf

Menanggapi situasi tersebut, agensi yang menaungi sang artis, Galaxy Corporation, segera merilis pernyataan resmi pada 3 Mei. Dalam pernyataan tersebut, pihak agensi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas penggunaan kata yang dianggap tidak pantas dalam kostum panggung G-Dragon.

Galaxy Corporation mengakui bahwa insiden ini menjadi pengingat penting tentang sensitivitas budaya, terutama di era globalisasi di mana interaksi lintas budaya semakin intens.

Mereka juga menyoroti pentingnya proses pengecekan yang lebih teliti, tidak hanya dalam aspek musik dan performa, tetapi juga dalam styling, visual, dan elemen pendukung lainnya.

“Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung atau kecewa,” tulis pihak agensi dalam pernyataan resminya.

Pernyataan tersebut juga menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki sistem internal agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Lebih lanjut, agensi menyampaikan bahwa mereka akan meningkatkan koordinasi antara tim kreatif, stylist, dan manajemen untuk memastikan setiap elemen yang ditampilkan oleh artis telah melalui proses evaluasi yang lebih ketat.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah munculnya kontroversi serupa yang berpotensi melukai perasaan penggemar dari berbagai latar belakang budaya.

Di sisi lain, sebagian penggemar tetap memberikan dukungan kepada G-Dragon. Mereka menilai bahwa insiden ini kemungkinan besar bukan disengaja, melainkan akibat kurangnya pemahaman terhadap makna tulisan tersebut.

Meski demikian, banyak pula yang berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran penting, baik bagi sang artis maupun industri hiburan secara keseluruhan.

Kontroversi ini sekali lagi menegaskan bahwa dalam industri global seperti K-pop, sensitivitas budaya bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.

Setiap detail, sekecil apa pun, dapat memiliki dampak besar terhadap persepsi publik. Kasus yang melibatkan G-Dragon ini menjadi pengingat bahwa popularitas global harus diimbangi dengan tanggung jawab yang sama besarnya.*

  • G Dragon

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.