Asal-Usul Hari Buruh 1 Mei, Dari Aksi Demo hingga Jadi Libur Nasional
Jum'at, 01 Mei 2026, 16:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COMÂ - Tanggal 1 Mei selalu identik dengan hari libur nasional di Indonesia. Tapi, tahukah kamu kalau di balik âtanggal merahâ ini tersimpan sejarah panjang yang penuh perjuangan? Hari tersebut diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau yang juga dikenal sebagai May Day, sebuah momen penting untuk menghormati kontribusi dan hak para pekerja di seluruh dunia.
Di Indonesia sendiri, penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Pemerintah secara resmi menetapkannya melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 24 Tahun 2013 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejak saat itu, setiap 1 Mei menjadi hari libur nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan buruh.
Namun, sejarah Hari Buruh sebenarnya jauh lebih panjang dan berakar dari peristiwa besar di luar negeri. Pada akhir abad ke-19 di Amerika Serikat, para pekerja harus menghadapi kondisi kerja yang sangat berat dan tidak manusiawi. Mereka bahkan bisa bekerja hingga 20 jam dalam sehari dengan upah yang tidak sebanding.
Ketidakadilan tersebut memicu gelombang protes besar. Pada 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh melakukan aksi mogok kerja massal untuk menuntut pengurangan jam kerja menjadi delapan jam sehari. Aksi ini berlangsung selama beberapa hari dan mencapai puncaknya pada 4 Mei 1886 di Haymarket Square, Chicago, yang berakhir dengan bentrokan antara demonstran dan aparat. Peristiwa tragis ini kemudian dikenal sebagai Tragedi Haymarket.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan tersebut, pada tahun 1889 diadakan Kongres Sosialis Internasional di Paris. Dalam pertemuan itu, diputuskan bahwa tanggal 1 Mei akan diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Tujuannya bukan hanya mengenang peristiwa Haymarket, tetapi juga memperjuangkan hak-hak pekerja, termasuk penerapan jam kerja delapan jam sehari.
Seiring waktu, peringatan ini menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kini, Hari Buruh tidak hanya menjadi simbol perjuangan, tetapi juga momentum refleksi atas pentingnya kesejahteraan pekerja. Selain itu, hari ini juga dimanfaatkan sebagai waktu istirahat dari rutinitas kerja yang padat.
Jadi, di balik libur nasional setiap 1 Mei, ada cerita panjang tentang perjuangan, pengorbanan, dan solidaritas para buruh yang membentuk dunia kerja seperti yang kita kenal sekarang.
- Hari Buruh 2026
- hari buruh sedunia
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.